• Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Aktual dan Terkini
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
Berita Terbaru
  • NEWS
  • POLITIK
  • EKBIS
  • HUKUM
  • OPINI
  • TREND
  • JAMBI
  • BENGKULU
  • SUMSEL
  • JATIM
  • LAMPUNG
  • Lainnya..

Bersama Lawan Narkoba: Saatnya “Serbu” Pulau Pandan

08/07/2020
PostTweetSend
Dibaca 126

Oleh: Bahren Nurdin

Apakah anda mengenal Pulau Pandan? Jika anda orang Jambi, dipastikan sudah akrab di telinga sebutan ini. Daerah yang terkenal dengan ‘pasar narkoba’ yang mungkin lebih popular dari Pasar Angso Duo. Secara geografis, tempat ini tidak begitu luas. Boleh dikatakan semacam ‘suburb’ yang berada di Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi. Nama populernya adalah ‘KAMPUNG NARKOBA’.

DARI WAKTU KE WAKTU
Seperti apa Pulau Pandan dalam pusaran sejarah? Saya tampilkan saja beberapa data ilmiah dari sebuah penelitian yang berjudul ‘Kampung Pulau Pandan Dalam Kajian Sejarah Sosial 1980-2015’. Skripsi Ken Ayu Taradipha, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Jambi (UNJA), 2017. Menarik untuk melihat kajian sejarah yang dilakukan. Saya kutifkan saja secara langsung beberapa poin penting dalam artikel singkat ini.

Nama Pulau Pandan didapat karena daerah ini dahulu banyak terdapat tanaman pandan (Pandanus Amaryllifolius) di sekitaran danau. Dahulu daerah ini sangat sepi, jauh dari hubungan lalu lintas serta jumlah penduduk yang masih sedikit.

Kampung Pulau Pandan dahulunya merupakan hutan belantara pada tahun 1980. Awalnya masyarakat pendatang dari Palembang bermukim di rumah rakit sepanjang sungai Batang Hari. Namun, Pada tahun 1990 terdapat himbauan dari Pemerintah Daerah agar rumah rakit di pinggiran sungai Batanghari untuk dibersihkan. Warga pendatang kemudian banyak yang pindah kedaratan dan membeli tanah orang Melayu asli.

Mulai tahun 2005 Pulau pandan dihadapkan oleh masalah kemiskinan yang menjadikan mereka memilih jalan pintas dengan menjadi bandar, pengedar, atau pemakai narkoba. Hal ini disebabkan rendahnya faktor pendidikan dan perekonomian di sana.

Bacajuga

BPDP, Dirjenbun dan DGL Learning Institute latih 187 petani Batanghari tingkatkan produktivitas sawit

Benteng Penegak Perda Tercoreng: Oknum Anggota Terseret Jaringan Narkoba, Satpol PP Kota Jambi Diuji

Sikapi Keluhan Warga, Anggota DPR RI Rocky Candra Tinjau Infrastruktur Listrik dan Kabel Semrawut di Alam Barajo

OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah 

Pada Juli 2015 dilakukan penggerebekan yang paling besar dan di duga mampu meredam peredaran narkotika di Pulau Pandan hingga bersih dari narkoba.

Namun, pada tahun 2017 narkoba di Pulau Pandan kembali tumbuh subur.

BERSAMA ‘SERBU’ PUALU PANDAN
Bagaimana sekarang? Agaknya dalam kurun waktu tiga tahun terakhir belum banyak berubah. Berbagai usaha sudah dilakukan. Upaya yang paling kerap dilaksanakan adalah penggerebekan dan penangkapan sejumlah pelaku. Ratusan orang telah digiring ke penjara. Beberapa ‘toke’ nya pun sudah digelandang ke bui. Tapi, faktanya, daerah ini tetap saja menjadi ‘mall’-nya para penikmat barang haram tersebut.

Agaknya, kita semua sudah harus mulai bertanya, apa lagi yang dapat dilakukan?

Tidak bermaksud menafikan kerja keras kawan-kawan dari Polri dan BNN selama ini yang sudah bekerja maksimal melakukan penagakan hukum. Namun, tidak ada salahnya jika kita mulai berpikir lebih komprehenship dalam mencari solusi penyelesaian Pualau Pandan ini.

Saya ingin mengatakan, penegakan hukum dengan penggerebekan, penangkapan, bahkan penyerbuan sekalipun, hanyalah salah satu solusi. Catat, salah satu yang artinya masih ada solusi yang lain.

Kita semua faham bahwa persoalan narkoba bukan hanya urusan aparat keamaan seperti Polri dan BNN, tapi adalah masalah kita semua. Setiap hari korban berjatuhan. Setiap hari ribuan anak-anak negeri ini sakau dan kehilangan masa depan. Narkoba harus kita ‘keroyok’ jika tidak ingin suatu saat nanti mendatangi rumah kita. Ya, lambat atau cepat, jika kita selalu abai ia akan menjadikan anak-anak kita sendiri sebagai mangsa.

Maka dari itu, saya menggunakan kata ‘serbu’ pada judul di atas tidak berkonotasi pada penyerbuan aparat bersenjata, tapi semua orang mengambil perannya dalam menyelesaikan masalah ini.

Setiap orang sudah harus memengang ‘senjata’ masing-masing dan ikut ‘perang’. Seperti apa konsep yang ditawarkan? BERSAMBUNG.

Penulis: Barhen Nurdin, Akademisi UIN STS Jambi dan Penggiat anti narkoba P4GN BNN

Kata kunci: akademisiBarhen Nurdinberita Jambinarkoba
Berita sebelumnya

Proyek APBD 2019 di Tebing Tinggi Mangkrak, Kontraktor Angkat Bicara

Berita selanjutnya

Batanghari Tertinggal, Sapuan: Masyarakat Jangan Asal Pilih Pemimpin

Berita Terkait

BPDP, Dirjenbun dan DGL Learning Institute latih 187 petani Batanghari tingkatkan produktivitas sawit

02/09/2026
Kantor Satpol PP kota Jmabi/ istimewa

Benteng Penegak Perda Tercoreng: Oknum Anggota Terseret Jaringan Narkoba, Satpol PP Kota Jambi Diuji

30/07/2026
Anggota DPR RI Rocky Candra saat meninjau persoalan kelistrikan di Kec Alam Barajo Kota Jambi, Selasa 28 Juli 2026 (Foto: Juanda/Ampar)

Sikapi Keluhan Warga, Anggota DPR RI Rocky Candra Tinjau Infrastruktur Listrik dan Kabel Semrawut di Alam Barajo

28/07/2026
OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah 

OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah 

06/07/2026

Program IJD 2025, AL Haris: Provinsi Jambi Dapat Jatah Perbaikan Jalan 50 Kilometer

23/06/2026

Gubernur Al Haris Apresiasi Job Fair dan Bazaar UMKM Polda Jambi

22/06/2026

Dari Skutik Hingga Sport, Yamaha Sapu Bersih 7 Penghargaan di Event Otomotif Award 2026

08/06/2026
Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga Ditengah Meningkatnya Tekanan Terhadap Kinerja Perekonomian Global.

Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga Ditengah Meningkatnya Tekanan Terhadap Kinerja Perekonomian Global

05/06/2026

Sebelum Dibawa ke RS Jiwa, Pemuda di Jambi Ini Habisi Ibunya dengan Mesin Pompa

29/05/2026

Polda Jambi Gagalkan Penyelundupan Narkoba Senilai Rp25,9 Miliar, 4 Tersangka Ditangkap

11/05/2026
Berita selanjutnya

Batanghari Tertinggal, Sapuan: Masyarakat Jangan Asal Pilih Pemimpin

Kemenkes Tetapkan Tarif Rapid Test Rp150 Ribu, Refrizal: Jambi Ikuti Itu

Proyek Mangkrak Dilaporkan ke Polda, Sub Kon Membenarkan

Sidang Tuntutan Fathuri, Terdakwa Korupsi Dana Bansos

Sandiaga Uno: Selamat Dilantik Pengurus PWI Pokja Kota Jambi

TERHANGAT

Lirik Lagu Bintang - Anima Band/ (Foto: Cuplikan layar Youtube @AnimaBandOfficialAnima)

Lirik Lagu Bintang – Anima Band

04/02/2024

Ahli Waris Ketua RT Terima Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan

8.190 PPPK Jember Diperpanjang, Gus Fawait Siapkan Alih Status

HKI Percepat Pembangunan Jalan Tol Betung-Jambi Seksi 1A, Progress Konstruksi Capai 69%

KPM Terima BLT DD, Bukti Nyata Kepedulian Pemdes Bandar Jaya

Penyaluran BLT DD Desa Sumber Makmur Tahun 2026 Tahap 3

Viral Video Syur Mirip Gisel, Tagar Cowonya Ikut Trending di Twitter

New Honda Vario 125 dengan Penyegaran Warna Baru telah Hadir di Jambi

Honda ST125 Dax Tampil Makin Ikonik dengan Warna Baru

New Honda BeAT, Always BeAT for You

Berita Media Online

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.

INFORMASI

  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

MEDIA SOSIAL

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.