OJK Putuskan Sanksi Pihak Terkait Emitmen DSSA, Bren, dan Cuan
Jakarta, AMPAR.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan telah menetapkan sanksi terhadap pihak-pihak yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan di Pasar...
Jakarta, AMPAR.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan telah menetapkan sanksi terhadap pihak-pihak yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan di Pasar...
AMPAR.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati pengumuman yang dirilis oleh lembaga penyedia indeks global MSCI Inc. pada tanggal 15...
MERANGIN, AMPAR.ID — Sejumlah warga Desa Pematang Pauh, Kecamatan Jangkat Timur, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, mengeluhkan berat beras bantuan pangan...
AMPAR.ID, Rejang Lebong - PT Pegadaian (Persero) melalui Kantor Wilayah III Palembang terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan sektor pertanian melalui program The Gade Integrated Farming. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan sarana produksi pertanian kopi senilai Rp50.000.000 kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Lubuk Kembang. Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari upaya mendukung pengembangan potensi pertanian lokal, khususnya komoditas kopi, sekaligus mendorong peningkatan kapasitas petani melalui dukungan sarana produksi yang sesuai dengan kebutuhan usaha pertanian. Program The Gade Integrated Farming merupakan inisiatif pemberdayaan yang mengintegrasikan dukungan terhadap sektor pertanian dengan penguatan ekonomi masyarakat. Melalui program ini, PT Pegadaian (Persero) berupaya menghadirkan kontribusi yang tidak hanya berorientasi pada bantuan, tetapi juga pada pengembangan potensi lokal dan keberlanjutan usaha masyarakat. Pimpinan Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil III Palembang, Novryandi, menyampaikan bahwa dukungan terhadap sektor pertanian merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya kelompok petani yang memiliki potensi untuk terus berkembang. “Melalui program The Gade Integrated Farming, kami berharap bantuan sarana produksi pertanian ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Gapoktan Desa Lubuk Kembang untuk mendukung aktivitas pertanian kopi. Kami percaya bahwa penguatan sektor pertanian perlu dilakukan melalui kolaborasi, pendampingan, serta dukungan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujar Novryandi. Pemimpin Cabang PT Pegadaian (Persero) Cabang Curup, Lukmanul Hakim, menambahkan bahwa dukungan melalui program The Gade Integrated Farming diharapkan dapat membantu kelompok tani mengembangkan potensi pertanian kopi secara lebih optimal. “Kami berharap bantuan sarana produksi pertanian ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh Gapoktan Desa Lubuk Kembang untuk mendukung kegiatan usaha tani kopi. Kami juga berharap sinergi ini dapat mendorong semangat para petani untuk terus berkembang, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat kemandirian ekonomi kelompok tani. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, potensi pertanian lokal diharapkan dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat,” ujar Lukmanul Hakim. Bantuan senilai Rp50 juta tersebut diharapkan dapat menunjang proses produksi pertanian kopi dan membantu petani mengembangkan usaha secara lebih produktif. Dukungan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pertanian lokal dengan melibatkan kelompok tani sebagai pelaku utama dalam pengembangan potensi daerah. Kolaborasi antara PT Pegadaian (Persero), pemerintah daerah, dan kelompok tani menjadi faktor penting dalam mendorong keberhasilan program pemberdayaan. Sinergi tersebut diharapkan dapat membuka peluang pengembangan usaha, memperkuat kapasitas petani, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat. Novryandi menambahkan bahwa keberhasilan program pemberdayaan tidak hanya diukur dari bantuan yang disalurkan, tetapi juga dari keberlanjutan pemanfaatannya dan kemampuan masyarakat dalam mengembangkan potensi yang dimiliki. “Harapan kami, bantuan ini menjadi langkah...
AMPAR.ID, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 Tahun 2026 tentang Rencana Bisnis...
Satu Tahun Tring!: Pegadaian hadirkan Pengalaman Baru Bertransaksi Melalui ATM Emas Pertama di Seluruh Indonesia AMPAR.ID, Palembang – Bertepatan dengan...
AMPAR.ID, JAMBI – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, S.H., M.H., menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi, memperkuat kebersamaan,...
MUKOMUKO, LUBUK PINANG – Ampar.id - Pemerintah Desa Arah Tiga, Kecamatan Lubuk Pinang, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT...
AMPAR.ID - Kemudahan membayar iuran menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesinambungan kepesertaan aktif Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)....
AMPAR.ID, JAKARTA — PT Bank Pembangunan Daerah Jambi (Bank Jambi) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Bank Jambi sukses...
JAMBI, AMPAR.ID — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan anggaran Sekretariat DPRD...
MUKOMUKO, Ampar.id — Direktur RSUD Mukomuko, Darmono, memberikan penjelasan terkait proses rujukan pasien ke rumah sakit lain, termasuk ke rumah...
JEMBER, AMPAR.ID - Pemerintah Kabupaten Jember terus memperluas jangkauan layanan kesehatan hingga ke wilayah pinggiran melalui peresmian fasilitas medis baru....
Kabut asap bukan sekadar persoalan lingkungan, melainkan juga ujian bagi kualitas pelayanan publik dan kapasitas pemerintah dalam melindungi masyarakat. Ketika...
JAMBI, Ampar.id — Pertamina EP Jambi terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keharmonisan dengan masyarakat sekitar wilayah operasi. Menanggapi dinamika isu...
Mukomuko, Ampar.id – 6 Oktober 2026 BANDAR JAYA – Pemerintah Desa (Pemdes) Bandar Jaya, Kecamatan Teramang Jaya, Kabupaten Mukomuko, melaksanakan...
AMPAR.ID, JAMBI — Kabar gembira bagi nasabah setia Bank Jambi Syariah. Layanan Mobile Banking Bank Jambi Syariah kini resmi aktif...
Jakarta, AMPAR.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan telah menetapkan sanksi terhadap pihak-pihak yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan di Pasar...
AMPAR.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati pengumuman yang dirilis oleh lembaga penyedia indeks global MSCI Inc. pada tanggal 15...
MERANGIN, AMPAR.ID — Sejumlah warga Desa Pematang Pauh, Kecamatan Jangkat Timur, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, mengeluhkan berat beras bantuan pangan...
AMPAR.ID, Rejang Lebong - PT Pegadaian (Persero) melalui Kantor Wilayah III Palembang terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan sektor pertanian melalui program The Gade Integrated Farming. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan sarana produksi pertanian kopi senilai Rp50.000.000 kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Lubuk Kembang. Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari upaya mendukung pengembangan potensi pertanian lokal, khususnya komoditas kopi, sekaligus mendorong peningkatan kapasitas petani melalui dukungan sarana produksi yang sesuai dengan kebutuhan usaha pertanian. Program The Gade Integrated Farming merupakan inisiatif pemberdayaan yang mengintegrasikan dukungan terhadap sektor pertanian dengan penguatan ekonomi masyarakat. Melalui program ini, PT Pegadaian (Persero) berupaya menghadirkan kontribusi yang tidak hanya berorientasi pada bantuan, tetapi juga pada pengembangan potensi lokal dan keberlanjutan usaha masyarakat. Pimpinan Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil III Palembang, Novryandi, menyampaikan bahwa dukungan terhadap sektor pertanian merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya kelompok petani yang memiliki potensi untuk terus berkembang. “Melalui program The Gade Integrated Farming, kami berharap bantuan sarana produksi pertanian ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Gapoktan Desa Lubuk Kembang untuk mendukung aktivitas pertanian kopi. Kami percaya bahwa penguatan sektor pertanian perlu dilakukan melalui kolaborasi, pendampingan, serta dukungan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujar Novryandi. Pemimpin Cabang PT Pegadaian (Persero) Cabang Curup, Lukmanul Hakim, menambahkan bahwa dukungan melalui program The Gade Integrated Farming diharapkan dapat membantu kelompok tani mengembangkan potensi pertanian kopi secara lebih optimal. “Kami berharap bantuan sarana produksi pertanian ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh Gapoktan Desa Lubuk Kembang untuk mendukung kegiatan usaha tani kopi. Kami juga berharap sinergi ini dapat mendorong semangat para petani untuk terus berkembang, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat kemandirian ekonomi kelompok tani. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, potensi pertanian lokal diharapkan dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat,” ujar Lukmanul Hakim. Bantuan senilai Rp50 juta tersebut diharapkan dapat menunjang proses produksi pertanian kopi dan membantu petani mengembangkan usaha secara lebih produktif. Dukungan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pertanian lokal dengan melibatkan kelompok tani sebagai pelaku utama dalam pengembangan potensi daerah. Kolaborasi antara PT Pegadaian (Persero), pemerintah daerah, dan kelompok tani menjadi faktor penting dalam mendorong keberhasilan program pemberdayaan. Sinergi tersebut diharapkan dapat membuka peluang pengembangan usaha, memperkuat kapasitas petani, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat. Novryandi menambahkan bahwa keberhasilan program pemberdayaan tidak hanya diukur dari bantuan yang disalurkan, tetapi juga dari keberlanjutan pemanfaatannya dan kemampuan masyarakat dalam mengembangkan potensi yang dimiliki. “Harapan kami, bantuan ini menjadi langkah...
MERANGIN, AMPAR.ID — Sejumlah warga Desa Pematang Pauh, Kecamatan Jangkat Timur, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, mengeluhkan berat beras bantuan pangan...
AMPAR.ID, Rejang Lebong - PT Pegadaian (Persero) melalui Kantor Wilayah III Palembang terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan sektor pertanian melalui program The Gade Integrated Farming. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan sarana produksi pertanian kopi senilai Rp50.000.000 kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Lubuk Kembang. Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari upaya mendukung pengembangan potensi pertanian lokal, khususnya komoditas kopi, sekaligus mendorong peningkatan kapasitas petani melalui dukungan sarana produksi yang sesuai dengan kebutuhan usaha pertanian. Program The Gade Integrated Farming merupakan inisiatif pemberdayaan yang mengintegrasikan dukungan terhadap sektor pertanian dengan penguatan ekonomi masyarakat. Melalui program ini, PT Pegadaian (Persero) berupaya menghadirkan kontribusi yang tidak hanya berorientasi pada bantuan, tetapi juga pada pengembangan potensi lokal dan keberlanjutan usaha masyarakat. Pimpinan Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil III Palembang, Novryandi, menyampaikan bahwa dukungan terhadap sektor pertanian merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya kelompok petani yang memiliki potensi untuk terus berkembang. “Melalui program The Gade Integrated Farming, kami berharap bantuan sarana produksi pertanian ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Gapoktan Desa Lubuk Kembang untuk mendukung aktivitas pertanian kopi. Kami percaya bahwa penguatan sektor pertanian perlu dilakukan melalui kolaborasi, pendampingan, serta dukungan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujar Novryandi. Pemimpin Cabang PT Pegadaian (Persero) Cabang Curup, Lukmanul Hakim, menambahkan bahwa dukungan melalui program The Gade Integrated Farming diharapkan dapat membantu kelompok tani mengembangkan potensi pertanian kopi secara lebih optimal. “Kami berharap bantuan sarana produksi pertanian ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh Gapoktan Desa Lubuk Kembang untuk mendukung kegiatan usaha tani kopi. Kami juga berharap sinergi ini dapat mendorong semangat para petani untuk terus berkembang, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat kemandirian ekonomi kelompok tani. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, potensi pertanian lokal diharapkan dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat,” ujar Lukmanul Hakim. Bantuan senilai Rp50 juta tersebut diharapkan dapat menunjang proses produksi pertanian kopi dan membantu petani mengembangkan usaha secara lebih produktif. Dukungan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pertanian lokal dengan melibatkan kelompok tani sebagai pelaku utama dalam pengembangan potensi daerah. Kolaborasi antara PT Pegadaian (Persero), pemerintah daerah, dan kelompok tani menjadi faktor penting dalam mendorong keberhasilan program pemberdayaan. Sinergi tersebut diharapkan dapat membuka peluang pengembangan usaha, memperkuat kapasitas petani, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat. Novryandi menambahkan bahwa keberhasilan program pemberdayaan tidak hanya diukur dari bantuan yang disalurkan, tetapi juga dari keberlanjutan pemanfaatannya dan kemampuan masyarakat dalam mengembangkan potensi yang dimiliki. “Harapan kami, bantuan ini menjadi langkah...
JAMBI,AMPAR.ID — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi merilis laporan perkembangan indikator strategis ekonomi dan sosial daerah untuk periode kuartal...
JAMBI, AMPAR.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi telah menerima hasil audit forensik terkait dugaan serangan siber yang melumpuhkan sistem...