• Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Aktual dan Terkini
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
Berita Terbaru
  • NEWS
  • POLITIK
  • EKBIS
  • HUKUM
  • OPINI
  • TREND
  • JAMBI
  • BENGKULU
  • SUMSEL
  • JATIM
  • LAMPUNG
  • Lainnya..

Saya Ingin Tampak Apa Adanya

Oleh: Firli Bahuri

15/03/2022
Firli Bahuri (kanan) Mursid Sonsang (Kiri)

Firli Bahuri (kanan) Mursid Sonsang (Kiri)

PostTweetSend
Dibaca 98

SELAMAT malam kawan-kawan. Menemani akhir pekan para sahabat, saya ingin membuat catatan yang ringan tetapi sangat terkait dengan hal-hal yang saya alami setiap hari dalam tugas. Ada soal perasaan saja sih.

Saya ingin garisbawahi soal konsekuensi tugas itu karena catatan ini bisa menggambarkan perbedaan saya dengan orang lain.

Intinya saya ingin nampak apa adanya. Saya tidak suka sok istimewa karena saya ini hanya anak kampung yang miskin pada dasarnya.

Saya tidak mau berlebihan karena saya sadari seorang aparat penegak hukum dan penegak keadilan harus berlaku adil sejak niat dan pikiran. Dan saya anggap pengistimewaan diri adalah awal dari tindakan tidak adil.

Itu prinsip yang sayang ingin tegakkan dalam tugas saya sehari-hari. Karena itu saya ingin menanggapi berbagai isu tentang saya secara adil dengan menimbang seluruh situasi yang meliputinya.

Pertama, tentang orang-orang yang menilai saya. Di satu sisi ada yang mendukung, di sisi lain ada yang tidak mendukung; ada yang suka, ada yang tidak suka; ada yang cinta dan ada yang benci.

Bacajuga

Pemkab Mukomuko Bersama Camat Lubuk Pinang Razia Warung Tuak di Gang Becek

R-APBD 2027, Pemkab dan DPRD Jember Dorong Sinergi Anggaran Pusat

Dihantam Karhutla dan Pangkas Anggaran, Al Haris Minta Camat Tetap Semangat

Al Haris Buka Rakor Camat 2026, Minta Perketat Pengawasan Program Bedah Rumah

Saya menganggap itu semua wajar karena dalam seluruh tugas saya sekarang penuh dengan expose dan pemberitaan.

Saya pernah bertugas dalam peran-peran yang lebih berat tetapi saya tidak dikenal oleh masyarakat karena dalam tugas tersebut tidak mewajibkan saya untuk dikenal apalagi populer.

Tapi sekarang saya tidak bisa menghindari popularitas karena setiap hari saya memimpin lembaga yang sangat populer. Maka nama saya, baik sebagai pribadi maupun sebagai pemimpin lembaga, ikut terseret popularitas. Adalah tidak wajar apabila kita menghindari fakta ini.

Kedua, saya ingin mengomentari secara adil misalnya adanya kelompok atau orang atau siapa saja yang menilai dan memantau tindak perilaku saya sebagai pribadi dan sebagai pimpinan lembaga.

Suatu yang saya syukuri sekarang adalah karena saya memimpin untuk pertama kalinya KPK setelah UU-nya direvisi. Kini, KPK menjadi lembaga negara dalam rumpun eksekutif dan dalam pelaksanaan tugas dan wewenangnya tidak terpengaruh kekuasaan manapun, walaupun dengan pengawasan yang sangat ketat.

Sejak awal kami berkeyakinan bahwa semakin diawasi, kita tidak semakin buruk. Justru kita semakin baik karena dengan pengawasan kita menjadi terdorong untuk menyerahkan yang terbaik yang sanggup kita lakukan dalam pengawasan dan batas- batas yang ada.

Jika kita tidak diawasi boleh jadi kita hanya menerima tepuk tangan dan pujian, padahal kita sedang melakukan kesalahan, yang kesalahan itu akan menjadi beban mereka mereka yang datang setelah kita.

Maka, mental diawasi ini sangat baik bagi saya dan juga bagi seluruh pegawai KPK. Kami bisa saja membela diri atas kritik dengan mengatakan adanya serangan balik dari koruptor, tapi itu sikap yang tidak ksatria!

Memang ada orang yang karena merasa sudah melakukan hal yang benar lalu merasa tidak ingin diawasi. Ini bertentangan dengan prinsip check and balances dalam demokrasi kita.

Ketiga, belakangan ada yang mempersoalkan munculnya semacam dukungan politik kepada saya berupa spanduk, media sosial, pernyataan emak-emak di kampung dan lain lain.

Sekali lagi saya justru memandang bahwa itulah akibat dari hal hal yang saya sampaikan di awal.

Saya tidak punya hubungan dengan orang orang yang mengenal saya dari jarak jauh; ada yang membenci ada yang menyayangi. Semuanya sudah di luar kendali saya.

Keempat, maka apapun yang saya lakukan menjadi cenderung sangat dinilai dan dikritisi.

Saya mengajak seluruh anak bangsa untuk terlibat dalam upaya membangun budaya antikorupsi, menghindari perilaku koruptif. Semua dilakukan untuk membersihkan NKRI dari praktik praktik korupsi. Semua menjadi ramai sekali lagi karena saya tidak bisa menghindar menjadi pribadi yang disorot dengan mata yang lebih tajam dari hari ke hari.

Bahkan istri saya pun, ikut disorot. Beliau yang mencintai seni dan musik itu, karena rasa bangganya menjadi bagian dari kerja pemberantasan korupsi di KPK lalu menciptakan lagu yang merupakan hak setiap warga negara untuk mencipta. Juga memperoleh kritik.

Dan lagu itu telah didaftarkan tahun lalu di Direktorat Hak Cipta Kemenkumham. Lalu pencipta lagu itu menyumbangkannya kepada lembaga tempat saya bekerja dan lembaga menerima lagu itu dengan sebuah ucapan terima kasih.

Saya terima kritik ini, termasuk kritik kepada pencipta lagu itu dan tentu saya tidak akan menghindar apabila itu semua demi kebaikan bangsa dan negara saya akan teruskan.

Saya ingin tetap menjadi manusia biasa, menjadi Patriot bangsa yang bekerja untuk Indonesia Raya.

Makanya saya menulis Firli Bahuri untuk Indonesia. Saya singkat FBI pun menjadi sorotan. Padahal saya sampaikan itu semua untuk mengingatkan diri saya bahwa saya dalam pengabdian kepada Indonesia Raya.

Saya memimpin sebuah lembaga yang saya harus jaga reputasi dan kehormatannya, tetapi saya tidak ingin yang bekerja di lembaga itu menjadi manusia yang berbeda. Kita adalah manusia biasa yang berusaha menegakkan hukum dan etika dalam tugas kita sebagai manusia biasa, sebagai warga dan sebagai hamba Tuhan Yang Maha Kuasa.

Saya tidak ingin menjadi manusia yang kaku, yang membenci pergaulan hanya karena pada dasarnya tidak memahami arti dari kehormatan dan jiwa besar.

Saya percaya Indonesia dapat menjadi negara yang bersih dari korupsi bukan karena pencitraan tapi karena tegaknya sistem hukum dan keadilan di semua lini kehidupan kita.

Demikian catatan ringan saya mendampingi sahabat menjalani akhir pekan yang ber bahagia. Terima kasih atas perhatiannya. Merdeka! []

Penulis adalah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. (*jd)

Berita sebelumnya

Sekda Sudirman di Rakor TPID: Jaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga

Berita selanjutnya

DPRD Tanjabtim Kunker ke RSUD Mattaher Jambi

Berita Terkait

Pemkab Mukomuko Bersama Camat Lubuk Pinang Razia Warung Tuak di Gang Becek

29/09/2026
Bupati Jember, Muhammad Fawait, diwawancarai media. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

R-APBD 2027, Pemkab dan DPRD Jember Dorong Sinergi Anggaran Pusat

29/09/2026
Gubernur Jambi Al Haris/ foto/istimewa

Dihantam Karhutla dan Pangkas Anggaran, Al Haris Minta Camat Tetap Semangat

29/09/2026
Gubernur Al Haris Buka Rakor Camat 2026, Minta Perketat Pengawasan Program Bedah Rumah

Al Haris Buka Rakor Camat 2026, Minta Perketat Pengawasan Program Bedah Rumah

29/09/2026
Terpidana Yuliani. AF Alias Lina Binti M.Yunus diamankan di tempat kerja yang beralamat di jalan Ir Haji Juanda Simpang 3 Sipin Kota Jambi.

Yuliana DPO Terpidana Perzinahan Ditangkap Tim Tabur Kejati Jambi di SipinĀ 

28/09/2026

Desa Tanjung Mulya Gelar Musrenbangdes Tahun Anggaran 2027

28/09/2026

Pemdes Pauh Terenja Salurkan BLT-DD 2026 kepada 23 KPM

28/09/2026
Tim Satgas Saber Pangan gabungan saat sidak pasar tradisional, Senin (28/9/2026). (Foto: Teamwork)

Tim Gabungan Pantau Pasar Tanjung dan Ritel, Harga Beras Jember Dipastikan Sesuai HET

28/09/2026

Kisruh Muswil APJII Jambi, Kadin : Penggugat dan Tergugat Harus Segera Berdamai

25/09/2026

Meninggal Saat Jalankan Tugas, Pekerja DLH Kota Jambi Dapat Santunan dan Beasiswa Anak

25/09/2026
Berita selanjutnya

DPRD Tanjabtim Kunker ke RSUD Mattaher Jambi

Ilustrasi lelang jabatan Eselon II

Hari Terakhir, Pendaftar Lelang Jabatan Pemprov Jambi Masih Sepi Terancam Diperpanjang

Akh Dapid Ditetapkan Sebagai Ketua Muktamar X LKA MPM UINAM Periode 2022-2023

DPRD Gelar Peripurna HUT ke-76 Kabupaten Asahan

DPRD Provinsi Bengkulu Minta Tindak Tegas Penimbun Minyak Goreng

DPRD Provinsi Bengkulu Minta Tindak Tegas Penimbun Minyak Goreng

TERHANGAT

Lirik Lagu Bintang - Anima Band/ (Foto: Cuplikan layar Youtube @AnimaBandOfficialAnima)

Lirik Lagu Bintang – Anima Band

04/02/2024

Ahli Waris Ketua RT Terima Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan

8.190 PPPK Jember Diperpanjang, Gus Fawait Siapkan Alih Status

HKI Percepat Pembangunan Jalan Tol Betung-Jambi Seksi 1A, Progress Konstruksi Capai 69%

KPM Terima BLT DD, Bukti Nyata Kepedulian Pemdes Bandar Jaya

Penyaluran BLT DD Desa Sumber Makmur Tahun 2026 Tahap 3

Viral Video Syur Mirip Gisel, Tagar Cowonya Ikut Trending di Twitter

New Honda Vario 125 dengan Penyegaran Warna Baru telah Hadir di Jambi

Honda ST125 Dax Tampil Makin Ikonik dengan Warna Baru

New Honda BeAT, Always BeAT for You

Berita Media Online

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.

INFORMASI

  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

MEDIA SOSIAL

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.