• Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Aktual dan Terkini
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
Berita Terbaru
  • NEWS
  • POLITIK
  • EKBIS
  • HUKUM
  • OPINI
  • TREND
  • JAMBI
  • BENGKULU
  • SUMSEL
  • JATIM
  • LAMPUNG
  • Lainnya..

ASEAN Taxonomy Board menerbitkan ASEAN Taxonomy for Sustainable Finance Version 2 untuk Mendukung Transisi Berkelanjutan di ASEAN

01/04/2023
ASEAN Taxonomy Board menerbitkan ASEAN Taxonomy for Sustainable Finance Version 2 untuk Mendukung Transisi Berkelanjutan di ASEAN/ DOK. OJK

ASEAN Taxonomy Board menerbitkan ASEAN Taxonomy for Sustainable Finance Version 2 untuk Mendukung Transisi Berkelanjutan di ASEAN/ DOK. OJK

PostTweetSend
Dibaca 86

AMPAR.ID, JAMBI – ASEAN merupakan salah satu kawasan paling rentan terhadap dampak perubahan iklim, yang mana dalam jangka panjang diperkirakan akan berdampak pada perekonomian negara-negara anggotanya. Diperlukan “common language” di kawasan ASEAN terkait kegiatan ekonomi dan instrumen keuangan yang berkelanjutan terutama untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

Oleh karena itu, ASEAN Taxonomy Board (ATB) dibentuk pada Maret 2021 di bawah naungan ASEAN Finance Ministers and Central Bank Governors’ Meeting (AFMGM) dan didukung oleh ASEAN Capital Markets Forum (ACMF), ASEAN Insurance Regulators Meeting (AIRM), ASEAN Senior Level Committee on Financial Integration (SLC) dan ASEAN Working Committee on Capital Market Development (WC-CMD) bertujuan untuk mendorong kegiatan dan investasi berkelanjutan di kawasan termasuk salah satunya menyusun Taxonomy di level kawasan. OJK turut berperan sebagai principal representative Indonesia dalam ATB.

Pada 10 November 2021 lalu, ATB telah menerbitkan ASEAN Taxonomy for Sustainable Finance version 1 yang berisi kerangka konseptual multi-tier taxonomy dengan dua elemen utama, yaitu Foundation Framework merupakan prinsip-prinsip umum yang digunakan untuk menilai aspek berkelanjutan dari suatu aktivitas ekonomi dan Plus Standard yang berisi kriteria lebih lanjut atau technical screening criteria (TSC). Taksonomi ini ditujukan untuk fasilitasi transisi dengan mempertimbangkan keragaman dalam pembangunan ekonomi, sektor keuangan, dan infrastruktur di berbagai ASEAN Member States (AMS).
Sebagai langkah lanjutan dari version 1, pada 27 Maret 2023 ATB telah menerbitkan ASEAN Taxonomy for Sustainable Finance version 2 (ATSF v2) dengan highlight:

1) Penyelesaian Foundation Framework, memuat metodologi terperinci terdiri dari decision trees dan guiding questions untuk seluruh tujuan lingkungan (environmental objectives/EO) dan kriteria esensial (essential criteria/EC) untuk menilai suatu aktivitas ekonomi, serta dilengkapi use cases; dan
2) Plus Standard dengan pengembangan TSC untuk focus sector pertama yaitu sektor energi. Plus Standard mengklasifikasikan suatu aktivitas menjadi Green, Amber Tier 2 dan Amber Tier 3. Green tier diselaraskan dengan taksonomi internasional lainnya dan mengacu pada target Perjanjian Paris 1,50C. Sementara Amber Tier 2 dan Amber Tier 3 bertujuan untuk mendorong transisi aktivitas ekonomi.

ATSF v2 juga menyoroti pentingnya aspek sosial dalam Taksonomi, dengan menggabungkannya sebagai EC ketiga di samping “Do No Significant Harm” (DNSH) dan “Remedial Measures to Transition” (RMT). Kemudian dikombinasikan dengan fitur lain seperti perluasan kriteria DNSH, common building blocks dibentuk untuk memungkinkan transisi yang teratur dan adil (orderly and just transition) serta mendorong adopsi keuangan berkelanjutan oleh AMS.

Dalam mempertimbangkan “kondisi khusus” di ASEAN, ATSF mengakui upaya early retirement dari pembangkit listrik tenaga batu bara. ATSF menjadi pionir global untuk taksonomi kawasan yang mempertimbangkan secara menyeluruh upaya penghentian penggunaan batu bara (coal phase-outs/CPOs) dapat memberikan peran dalam dekarbonisasi untuk mencapai tujuan Perjanjian Paris dengan menyediakan tools yang memiliki kontribusi yang signifikan untuk upaya transisi.

Bacajuga

OJK dan DSN-MUI Gelar Ijtima’ Sanawi 2026

OJK Putuskan Sanksi Pihak Terkait Emitmen DSSA, Bren, dan Cuan

OJK Berkomitmen Untuk Terus Melanjutkan dan Memperkuat Reformasi Pasar Modal Indonesia

Terbitkan POJK Rencana Bisnis Bank Umum, OJK Perkuat Kontribusi Perbankan dalam Pembangunan Nasional 

Dengan dirilisnya ATSF v2, ATB menunjukkan komitmennya untuk menyediakan kerangka kerja bersama berbasis ilmu pengetahuan kepada para pemangku kepentingan, bersifat inklusif dan mengakomodir berbagai tahap perkembangan AMS. Setelah dirilisnya version 2, ATB akan mengadakan rangkaian kegiatan stakeholder consultation untuk membahas metodologi penilaian serta metrik dan TSC untuk sektor energi dalam Plus Standard. Setelah konsultasi dilaksanakan, ATB akan menyempurnakan TSC untuk sektor energi pada awal tahun 2024. Sementara TSC untuk lima sektor fokus lainnya yang tercakup dalam Plus Standard akan dirilis secara bertahap yang ditargetkan selesai pada tahun 2025.

Pembentukan Taksonomi ASEAN ini diharapkan dapat menarik investasi global ke ASEAN untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di kawasan. Bersamaan dengan Keketuaan Indonesia di ASEAN 2023, momentum ini perlu dioptimalkan oleh Indonesia sebagai salah satu negara ASEAN yang memiliki kebutuhan pembiayaan berkelanjutan yang besar untuk mendapat manfaat dari aliran investasi tersebut serta mendorong implementasi transisi berkelanjutan. Lebih lanjut dalam rangka interoperability taksonomi kawasan dengan taksonomi nasional, ATSF v2 akan dipertimbangkan sebagai salah satu referensi dalam penyempurnaan Taksonomi Indonesia ke depan.

(jp/jp)

Kata kunci: ASEANOJK
Berita sebelumnya

Gubernur Jambi Safari Ramadhan di Rawasari

Berita selanjutnya

Jadwal Imsakiyah Kota Jambi Sabtu 1 April 2023

Berita Terkait

OJK dan DSN-MUI Gelar Ijtima’ Sanawi 2026

OJK dan DSN-MUI Gelar Ijtima’ Sanawi 2026

20/10/2026
Ilustrasi Otoritas jasa keuangan/ foto/ OJK

OJK Putuskan Sanksi Pihak Terkait Emitmen DSSA, Bren, dan Cuan

17/10/2026

OJK Berkomitmen Untuk Terus Melanjutkan dan Memperkuat Reformasi Pasar Modal Indonesia

16/10/2026
Otoritas Jasa Keuanngan: Sumber Foto: Website-OJK

Terbitkan POJK Rencana Bisnis Bank Umum, OJK Perkuat Kontribusi Perbankan dalam Pembangunan Nasional 

15/10/2026
OJK Perkuat Ekosistem Pembiayaan UMKM degan Penyediaan Informasi Kompeherensif

OJK Perkuat Ekosistem Pembiayaan UMKM degan Penyediaan Informasi Kompeherensif

07/10/2026

Perkuat Organisasi, OJK Lantik Pejabat Baru

02/10/2026
Otoritas Jasa Keuanngan: Sumber Foto: Website-OJK

OJK Tetapkan 1.277 Sanksi Pelanggaran Pasar Modal hingga Agustus 2026

31/08/2026
Otoritas Jasa Keuanngan: Sumber Foto: Website-OJK

OJK Terbitkan Laporan Perkembangan Keuangan Syariah Tahun 2025

06/08/2026

OJK Lantik Deputi Komisioner dan Kepala Departemen Baru

05/08/2026

Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga Mendukung Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan

04/08/2026
Berita selanjutnya
Ilustrasi Puasa Ramadhan/ Foto: Pexels/Thirdman

Jadwal Imsakiyah Kota Jambi Sabtu 1 April 2023

Bupati Tanjab Barat Buka Secara Resmi Festival Arakan Sahur

Jubir Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Jambi, Abun Yani. Foto: Dok Ist

Terkait Angkutan Barubara, DPRD Provinsi Jambi Dukung Penutupan Jalan Nasional

Sinsen Berbagi Tips Perawatan Sepeda Motor di Bulan Puasa/ Foto: Sinsen

Sinsen Berbagi Tips Perawatan Sepeda Motor di Bulan Puasa

Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani/ Foto: Dok.Kominfo

Wagub Sani Bilang Bulan Ramadhan Momentum Tingkatkan Kepedulian Kepada Sesama

TERHANGAT

Lirik Lagu Bintang - Anima Band/ (Foto: Cuplikan layar Youtube @AnimaBandOfficialAnima)

Lirik Lagu Bintang – Anima Band

04/02/2024

Ahli Waris Ketua RT Terima Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan

HKI Percepat Pembangunan Jalan Tol Betung-Jambi Seksi 1A, Progress Konstruksi Capai 69%

Langkah Nyata Pertamina EP Terhadap Penyelesaian Isu Tanah di Kota Jambi

Viral Video Syur Mirip Gisel, Tagar Cowonya Ikut Trending di Twitter

New Honda BeAT, Always BeAT for You

New Honda Vario 125 dengan Penyegaran Warna Baru telah Hadir di Jambi

Mobilitas Makin Praktis Tanpa Perlu Isi Bensin, Kenali Teknologi Honda CUV e:

Honda ST125 Dax Tampil Makin Ikonik dengan Warna Baru

Skandal Anggaran DPRD Merangin Rp19,55 Miliar, Kejati Jambi Tetapkan 6 Tersangka

Berita Media Online

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.

INFORMASI

  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

MEDIA SOSIAL

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.