AMPAR.ID, Batang Hari – Sama hal nya dengan Bupati Batang Hari Fadhil Arief, Wakil Bupati H. Bakhtiar Beserta keluarga juga melaksanakan sholat Idul l Adha 1446 H, Jum’at, (06/06/2025)
Wabup Bakhtiar memilih shalat di Masjid Al Barokah Teratai, Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari.
Idul Adha atau Iduladha (عيد الأضحى) adalah hari raya umat Islam tanggal 10 Zulhijjah. Idul Adha merupakan peringatan peristiwa kurban Nabi Ibrahim a.s. yang mengorbankan putranya, Ismail, yang kemudian digantikan oleh Allah Swt. dengan domba.
Pada Idul Adha, umat Islam disunahkan berkumpul pada pagi hari dan melakukan Shalat Id berjamaah di tanah lapang atau di masjid, seperti ketika merayakan Idulfitri.
Setelah Salat Idul adha, dilakukan penyembelihan hewan kurban sebagai amalan sunah paling disukai Allah Swt. pada Idul Adha.
Pusat perayaan Idul Adha adalah sebuah desa kecil di Arab Saudi yang bernama Mina, dekat Makkah. Di sini ada tiga tiang batu yang melambangkan Iblis dan harus dilempari batu oleh umat Muslim yang sedang naik haji.
Pengertian Idul Adha
Idul Adha adalah puncak ibadah Haji yang dilaksanakan kaum muslim di Makkah, Arab Saudi. Terkadang Iduladha yang dirayakan setiap tanggal 10 Dzulhijjah ini disebut pula sebagai “Idul Kurban” atau “Lebaran Haji”.
Kata Idul Adha berasal dari kata ‘id dan ‘adha. ‘Id berakar pada kata ‘aada ya’uudu’ yang artinya “menengok”, “menjenguk”, atau “kembali”. Kata Adha bermakna ‘qurban’ (kurban).
Disebut ‘Id karena hari raya kembali berulang setiap tahun. Di Indonesia, Id kerap disamakan artinya dengan ayyada’, yakni “berhari raya”.
Dengan demikian, Idul Adha berarti kembali melakukan penyembelihan hewan kurban sehingga dikenal pula sebagai Hari Raya Qurban. (ADV)
















