• Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Aktual dan Terkini
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
Berita Terbaru
  • NEWS
  • POLITIK
  • EKBIS
  • HUKUM
  • OPINI
  • TREND
  • JAMBI
  • BENGKULU
  • SUMSEL
  • JATIM
  • LAMPUNG
  • Lainnya..

Light Sleeper, Kondisi Ketika Seseorang Sulit Tidur Nyenyak

08/02/2026
PostTweetSend
Dibaca 206

AMPAR.ID – Light sleeper adalah istilah untuk orang yang tidurnya mudah terganggu. Mereka dapat dengan cepat terbangun akibat suara, cahaya, atau gangguan kecil di sekitarnya. Kondisi ini membuat tidur terasa kurang nyenyak, sehingga tubuh menjadi lebih cepat lelah dan kurang bertenaga saat beraktivitas keesokan harinya.

Saat seseorang menjadi light sleeper, gangguan kecil seperti suara kipas, lampu, suara kendaraan, atau perubahan suhu ruangan dapat dengan mudah membangunkannya. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya, tetapi jika terjadi terus-menerus, bisa menyebabkan rasa kantuk di siang hari, sulit berkonsentrasi, serta menurunkan produktivitas.

Ciri-Ciri Light Sleeper

Seseorang dapat dikatakan sebagai light sleeper jika menunjukkan beberapa tanda berikut ini:

  • Mudah terbangun karena suara kecil, cahaya, atau sentuhan ringan.
  • Sulit tidur kembali setelah terbangun di malam hari.
  • Merasa tidur tidak nyenyak meskipun durasi tidur sudah cukup.
  • Sering merasa lelah atau mengantuk di siang hari.
  • Rutinitas tidur mudah terganggu oleh hal-hal sepele, misalnya suara hujan atau hewan di luar rumah.

Penyebab Seseorang Menjadi Light Sleeper

Kondisi light sleeper dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut ini:

1. Faktor usia

Seiring bertambahnya usia, pola dan struktur tidur akan berubah secara alami. Pada orang dewasa dan lansia, fase tidur dalam (deep sleep) cenderung berkurang, sementara fase tidur ringan menjadi lebih dominan.

Akibatnya, tubuh menjadi lebih sensitif terhadap rangsangan dari lingkungan sekitar, seperti suara atau cahaya, sehingga seseorang lebih mudah terbangun dan tergolong sebagai light sleeper.

Bacajuga

Penis Bengkok ke Bawah, Ketahui Penyebab, Risiko, dan Penanganannya

Mengenal Distimia, Depresi Ringan yang Berkepanjangan

Capek Mental, Ini Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Anggota DPR RI Rocky Candra Tinjau Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Jambi

2. Konsumsi kafein atau alkohol secara berlebihan

Kafein merupakan zat stimulan yang dapat meningkatkan kewaspadaan dan menunda rasa kantuk, bahkan hingga beberapa jam setelah dikonsumsi. Alkohol juga dapat mengganggu kualitas tidur dengan membuat tidur menjadi tidak stabil dan sering terbangun.

Jika dikonsumsi menjelang waktu tidur, kafein atau alkohol dapat membuat seseorang lebih sulit mencapai tidur nyenyak dan menjadi light sleeper.

3. Kamar tidur yang tidak nyaman

Kamar tidur yang bising, terlalu terang, atau memiliki suhu yang tidak nyaman dapat mengganggu proses tidur. Otak akan tetap waspada terhadap rangsangan tersebut, sehingga tidur menjadi lebih ringan. Bagi light sleeper, kondisi lingkungan yang kurang ideal ini sangat mudah memicu terbangun berulang kali di malam hari.

4. Kebiasaan menggunakan gawai sebelum tidur

Paparan cahaya biru dari layar ponsel, tablet, atau komputer dapat menghambat produksi hormon melatonin, yaitu hormon yang berperan dalam mengatur siklus tidur. Akibatnya, tubuh kesulitan mengenali waktu istirahat, tidur menjadi lebih dangkal, dan seseorang lebih mudah terbangun di malam hari, terutama pada light sleeper.

5. Kondisi medis tertentu

Beberapa kondisi medis ringan, seperti alergi, hidung tersumbat, nyeri otot ringan, atau gangguan pencernaan, dapat menimbulkan rasa tidak nyaman saat tidur. Meski tidak berbahaya, gangguan ini dapat menghambat tidur dalam dan membuat seseorang sering terbangun. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menyebabkan kualitas tidur menurun dan memperberat light sleeper.

Cara Mengatasi Light Sleeper

Berikut ini adalah beberapa langkah berikut dapat membantu penderita light sleeper mendapatkan tidur yang lebih nyenyak:

  • Menghindari konsumsi kafein, alkohol, dan makanan berat setidaknya 4–8 jam sebelum tidur.
  • Mematikan gawai atau mengurangi paparan layar minimal 1 jam sebelum tidur.
  • Menggunakan penutup mata atau ear plug untuk mengurangi gangguan cahaya dan suara.
  • Mengatur suhu kamar agar terasa nyaman, tidak terlalu panas atau dingin.
  • Melakukan relaksasi sebelum tidur, seperti mandi air hangat atau latihan pernapasan.
  • Menjaga rutinitas tidur yang konsisten dengan waktu tidur dan bangun yang sama setiap hari.
  • Memastikan kasur, bantal, dan lingkungan kamar mendukung kenyamanan serta suasana yang tenang dan redup.

Jika Anda termasuk light sleeper dan sering merasa tidak segar meski sudah tidur cukup, kondisi ini sebaiknya tidak diabaikan. Untuk mengetahui penyebab yang mendasari dan mendapatkan saran yang sesuai dengan kondisi Anda, jangan ragu untuk memanfaatkan fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER. (Sumber: alodokter)

Kata kunci: KesehatanTidur
Berita sebelumnya

Prabowo: Persatuan Ulama dan Umara Fondasi Perdamaian dan Kebangkitan Indonesia

Berita selanjutnya

Bupati Anwar Sadat Buka Manasik Haji Terintegrasi Tahun 1447 H/2026 M

Berita Terkait

Ilustrasi Penis Bengkok Ke bawah

Penis Bengkok ke Bawah, Ketahui Penyebab, Risiko, dan Penanganannya

29/01/2026
Ilustrasi Depresi

Mengenal Distimia, Depresi Ringan yang Berkepanjangan

03/11/2025
Ilustrasi capek mental

Capek Mental, Ini Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

27/10/2025

Anggota DPR RI Rocky Candra Tinjau Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Jambi

13/08/2025
Ilustrasi gangguan pendengaran/ (Foto: Alodokter)

Tes Pendengaran, Ini yang Harus Anda Ketahui

27/07/2025
ilustrasi memutihkan leher/ Foto: Istimewa

8 Cara Ampuh Memutihkan Leher yang Efektif, Coba Sekarang

23/06/2025
Ilustrasi diet/foto: Alodokter

6 Penyebab Berat Badan Susah Turun Saat Diet dan Tips Mengatasinya?

01/05/2025
Kabar Gembira Untuk Jamaah Haji dan Umroh, Klinik Pratama 16 Medika Jambi Buka Layanan Vaksin Meningitis; Dilakukan Vaksinator Tersertifikasi

Kabar Gembira Untuk Jamaah Haji dan Umroh, Klinik Pratama 16 Medika Jambi Buka Layanan Vaksin Meningitis; Dilakukan Vaksinator Tersertifikasi

21/04/2025

Dinkes Rejang Lebong Layani Masyarakat Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Hari Ulang Tahun 2025

13/03/2025
Ilustrasi susah tidur/ Foto:Alodokter

11 Cara Ampuh Mengatasi Susah Tidur di Bulan Ramadan

03/03/2025
Berita selanjutnya

Bupati Anwar Sadat Buka Manasik Haji Terintegrasi Tahun 1447 H/2026 M

Gedung Mahligai 9 Bank Jambi/Foto: doc.bank jambi

Sinergi Bank Jambi dan BPJS Ketenagakerjaan Dorong Likuiditas Daerah dan Perluas Ekosistem Bisnis Lokal

Progres 98 Persen, Jembatan Siak Akan Dukung Konektivitas Wilayah Rengat-Pekanbaru

Bupati Syukur Sumbangkan Enam Bulan Gaji untuk "Perangi Sampah"

HPN 2026: Ketua DPRD Muaro Jambi Sebut Pers Pilar Vital Pengawal Pembangunan

TERHANGAT

Lirik Lagu Bintang - Anima Band/ (Foto: Cuplikan layar Youtube @AnimaBandOfficialAnima)

Lirik Lagu Bintang – Anima Band

04/02/2024

Ahli Waris Ketua RT Terima Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan

HKI Percepat Pembangunan Jalan Tol Betung-Jambi Seksi 1A, Progress Konstruksi Capai 69%

Penyaluran BLT DD Desa Sumber Makmur Tahun 2026 Tahap 3

Viral Video Syur Mirip Gisel, Tagar Cowonya Ikut Trending di Twitter

New Honda Vario 125 dengan Penyegaran Warna Baru telah Hadir di Jambi

Mobilitas Makin Praktis Tanpa Perlu Isi Bensin, Kenali Teknologi Honda CUV e:

Honda ST125 Dax Tampil Makin Ikonik dengan Warna Baru

New Honda BeAT, Always BeAT for You

Tempat Nongkrong Baru di Jambi, Jati Coffee Hadirkan Suasana Hangat untuk Semua Kalangan

Berita Media Online

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.

INFORMASI

  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

MEDIA SOSIAL

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.