• Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Aktual dan Terkini
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
Berita Terbaru
  • NEWS
  • POLITIK
  • EKBIS
  • HUKUM
  • OPINI
  • TREND
  • JAMBI
  • BENGKULU
  • SUMSEL
  • JATIM
  • LAMPUNG
  • Lainnya..

Disdikbud Muba Luruskan Pemberitaan Terkait Anak Putus Sekolah, Tegaskan Data yang Beredar Merupakan Data Awal ATS yang Masih Diverifikasi

24/07/2026
PostTweetSend
Dibaca 1,289

AMPAR.ID, SEKAYU – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin memberikan klarifikasi atas pemberitaan yang menyebut Kabupaten Musi Banyuasin memiliki sekitar 19 ribu anak putus sekolah. Pemberitaan tersebut perlu diluruskan agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh, akurat, dan tidak menimbulkan persepsi yang keliru. Jumat (24/7/2026)

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin, Yayan, S.E., M.M., menjelaskan bahwa angka yang beredar bukan merupakan data riil anak putus sekolah, melainkan data awal Anak Tidak Sekolah (ATS) yang bersumber dari dashboard nasional dan masih harus melalui proses verifikasi serta validasi di lapangan.

“Perlu kami sampaikan bahwa data ATS merupakan data awal yang menjadi sasaran penanganan pemerintah. Data tersebut tidak dapat langsung dimaknai sebagai jumlah anak putus sekolah karena masih harus diverifikasi satu per satu untuk mengetahui kondisi sebenarnya,” ujar Yayan.

Ia menjelaskan, data awal ATS Kabupaten Musi Banyuasin yang menjadi dasar pelaksanaan verifikasi berjumlah 14.193 anak, bukan 19 ribu anak sebagaimana diberitakan. Hingga Juli 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, satuan pendidikan, dan PKBM telah melaksanakan verifikasi di seluruh 15 kecamatan dengan capaian 11.885 data atau sekitar 84 persen, sedangkan 2.308 data atau sekitar 16 persen masih dalam proses verifikasi.

Hasil verifikasi lapangan menunjukkan bahwa banyak anak yang sebelumnya tercatat sebagai ATS ternyata telah kembali bersekolah, melanjutkan pendidikan, telah lulus, berpindah ke pondok pesantren yang tercatat dalam sistem EMIS, maupun mengalami perubahan kondisi lainnya sehingga tidak lagi berstatus sebagai ATS.

Namun demikian, perubahan status tersebut belum seluruhnya tercermin pada Dashboard ATS nasional. Hal ini disebabkan sistem dari pemerintah pusat masih dalam tahap penyempurnaan sehingga sebagian hasil verifikasi, khususnya perubahan status menjadi “bersekolah”, belum dapat tersinkronisasi secara optimal. Akibatnya, data pada dashboard nasional masih menampilkan angka yang lebih tinggi dibandingkan kondisi riil hasil verifikasi di lapangan.

Bacajuga

Perkuat Organisasi, OJK Lantik Pejabat Baru

Kapolresta Jambi Lepas Keberangkatan Rombongan PWI Kota Jambi Rakerda di Bandung

KCU Bank Jambi Resmi Beroperasi di Gedung Baru

BPS Catat Inflasi Jambi September 2026 Mencapai 2,97 Persen, Ekspor dan Kinerja Petani Ikut Membaik

Menurut Yayan, permasalahan tersebut telah beberapa kali disampaikan kepada pemerintah pusat melalui Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Selatan agar dilakukan penyempurnaan sistem sehingga hasil verifikasi daerah dapat segera terakomodasi.

“Sejak awal kami terus berkoordinasi dengan BPMP Provinsi Sumatera Selatan terkait kendala sinkronisasi data ini. Kami berharap sistem nasional dapat segera disempurnakan agar kondisi riil di lapangan dapat tergambarkan secara akurat,” katanya.

Selain melakukan verifikasi dan validasi data, Staf Khusus dan tim Ahli Bupati Musi Banyuasin bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin juga terus melaksanakan berbagai upaya penanganan terhadap anak-anak yang benar-benar masih berstatus ATS. Intervensi dilakukan melalui koordinasi bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, satuan pendidikan, PKBM, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Berbagai langkah yang telah dilakukan meliputi kunjungan lapangan, pendampingan kepada anak dan orang tua, penjangkauan langsung ke rumah-rumah, koordinasi lintas sektor, serta fasilitasi agar anak dapat kembali mengikuti pendidikan melalui sekolah formal maupun pendidikan kesetaraan.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menekan angka Anak Tidak Sekolah, dalam waktu dekat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin juga akan melaksanakan Gerakan Kembali Bersekolah (GKB) sebagai upaya percepatan mengembalikan anak-anak ATS agar memperoleh kembali haknya atas pendidikan.

“Kami menyadari bahwa penanganan Anak Tidak Sekolah tidak dapat diselesaikan secara instan. Keberhasilannya memerlukan dukungan seluruh pihak, termasuk keluarga, pemerintah desa, sekolah, masyarakat, dan pemerintah daerah. Namun kami memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan terus bekerja maksimal agar semakin banyak anak kembali mengenyam pendidikan,” tegas Yayan.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin juga mengajak seluruh pihak, termasuk media massa, untuk bersama-sama menyampaikan informasi berdasarkan data yang telah diverifikasi sehingga masyarakat memperoleh gambaran yang utuh mengenai kondisi pendidikan di Kabupaten Musi Banyuasin. Klarifikasi ini disampaikan bukan untuk menyanggah pentingnya perhatian terhadap Anak Tidak Sekolah, melainkan untuk memastikan bahwa informasi yang disampaikan kepada publik sesuai dengan kondisi faktual di lapangan serta hasil verifikasi yang terus dilakukan secara berkelanjutan.(Nuria)

Berita sebelumnya

Al Haris Tekankan Sinergi dan Kepastian Pengadaan Lahan Percepat Persiapan Pembangunan Jalan Tol Jambi–Rengat Fase I

Berita selanjutnya

Gubernur Al Haris Terima Audiensi Komisaris Utama PT Jasa Raharja

Berita Terkait

Perkuat Organisasi, OJK Lantik Pejabat Baru

02/10/2026

Kapolresta Jambi Lepas Keberangkatan Rombongan PWI Kota Jambi Rakerda di Bandung

01/10/2026

KCU Bank Jambi Resmi Beroperasi di Gedung Baru

01/10/2026

BPS Catat Inflasi Jambi September 2026 Mencapai 2,97 Persen, Ekspor dan Kinerja Petani Ikut Membaik

01/10/2026
Ilustrasi Seleksi KI Jambi/ Foto: Ampar

87 Calon Anggota KI Jambi Lolos Administrasi, Lanjut Tes Potensi 6 Oktober

01/10/2026
Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026, Polda Jambi Teguhkan Nilai Pancasila dan Semangat Kebangsaan

Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026, Polda Jambi Teguhkan Nilai Pancasila dan Semangat Kebangsaan

01/10/2026
Pemkab Jember Sambangi BPS RI Integrasikan Data Intervensi Kemiskinan Daerah

Pemkab Jember Sambangi BPS RI Integrasikan Data Intervensi Kemiskinan Daerah

01/10/2026
Sinergi Bea Cukai dan Polres Langsa Bongkar Peredaran 46,6 Kg Sabu Jaringan Lintas Negara

Sinergi Bea Cukai dan Polres Langsa Bongkar Peredaran 46,6 Kg Sabu Jaringan Lintas Negara

01/10/2026
Al Haris Momen Hari Kesaktian Pancasila: Refleksi Anak Bangsa bahwa Pancasila Pernah Dirongrong

Al Haris Momen Hari Kesaktian Pancasila: Refleksi Anak Bangsa bahwa Pancasila Pernah Dirongrong

01/10/2026
Tim Gabungan Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Desa Manis Mato Muaro Jambi

Tim Gabungan Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Desa Manis Mato Muaro Jambi

01/10/2026
Berita selanjutnya

Gubernur Al Haris Terima Audiensi Komisaris Utama PT Jasa Raharja

TMMD 129 Bojonegoro Asah Kesadaran Hukum Warga Desa Kesongo

Satgas TMMD 129 Bojonegoro Percepat Pemotongan Besi Jembatan Brang Etan, Hadiah Spesial bagi Warga Kesongo

Sentuhan Nyata! TMMD 129 Bojonegoro: Sulap Perbatasan Kesongo-Lamongan Jadi Rest Area dan Sentra Ekonomi Baru

Aksi Cepat Satgas TMMD 129 Bojonegoro: Ketika 'Mesin Penggerak' Tak Boleh Padam di Kesongo

TERHANGAT

Lirik Lagu Bintang - Anima Band/ (Foto: Cuplikan layar Youtube @AnimaBandOfficialAnima)

Lirik Lagu Bintang – Anima Band

04/02/2024

Ahli Waris Ketua RT Terima Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan

8.190 PPPK Jember Diperpanjang, Gus Fawait Siapkan Alih Status

HKI Percepat Pembangunan Jalan Tol Betung-Jambi Seksi 1A, Progress Konstruksi Capai 69%

KPM Terima BLT DD, Bukti Nyata Kepedulian Pemdes Bandar Jaya

Penyaluran BLT DD Desa Sumber Makmur Tahun 2026 Tahap 3

Viral Video Syur Mirip Gisel, Tagar Cowonya Ikut Trending di Twitter

New Honda Vario 125 dengan Penyegaran Warna Baru telah Hadir di Jambi

Mobilitas Makin Praktis Tanpa Perlu Isi Bensin, Kenali Teknologi Honda CUV e:

Honda ST125 Dax Tampil Makin Ikonik dengan Warna Baru

Berita Media Online

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.

INFORMASI

  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

MEDIA SOSIAL

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.