• Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Aktual dan Terkini
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
Berita Terbaru
  • NEWS
  • POLITIK
  • EKBIS
  • HUKUM
  • OPINI
  • TREND
  • JAMBI
  • BENGKULU
  • SUMSEL
  • JATIM
  • LAMPUNG
  • Lainnya..

Sungai Batanghari Terancam Pencemaran Zat Kimia

28/11/2020
PostTweetSend
Dibaca 85

Oleh: Dwita Sari Fathina
(Mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta)

AMPAR.ID, Jambi – Sungai Batanghari merupakan sungai terpanjang di Pulau Sumatera dan merupakan salah satu objek wisata di Provinsi Jambi. Selain itu, Sungai Batanghari juga dimanfaatkan masyarakat untuk menopang berabagai aspek kehidupan, seperti jalur transportasi, perdagangan dan sumber utama pencaharian bagi masyarakat. Sungai yang berwarna cokelat ini menjadi tempat masyarakat bergantung hidup mulai dari mencari nafkah serta menjadi tempat Mandi Cuci Kakus (MCK).

Sungai Batanghari memiliki hasil perikanan yang sangat melimpah, di sana terdapat juga berbagai macam sumber daya alam yang dapat diolah seperti pasir, emas, dan lainnya yang menyebabkan pihak-pihak tertentu ingin berinvestasi dan tertarik untuk mengeksploitasinya. Sungai Batanghari di tercatat memiliki 132 spesies ikan bahkan ada 76 jenis ikan yang dapat di konsumsi dan 56 jenis ikan hias.

Besarnya potensi perikanan di daerah ini membuat warga yang tinggal di pinggiran sungai menjadikan tempat ini sebagai sumber mata pencaharian masyarakat yaitu sebagai nelayan. Komoditas perikanan yang ditangkap oleh nelayan di Sungai Batanghari yaitu ikan-ikan sungai seperti Juaro, Lampam, Patin, Sengarat, Lais, Seluang, Udang Kecil, Kalui/Gurame, Lambak, Belida, Betulu, Tapah, Tilan, Bajubang, Baung, Pari dan lain sebagainya

Di sisi lain, eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan tentu akan menyebabkan pencemaran lingkungan. Salah satu kegiatan penambangan yang mengeksploitasi bahan galian adalah berupa emas.

Kegiatan ini bersifat illegal karena tidak dilandasi aturan atau tanpa memperoleh perizinan dari pemerintah pusat ataupun daerah.

Bacajuga

625 Tahun Tanah Pilih Pusako Betuah, Jambi Business Center Berkomitmen Dukung Kemajuan Kota

Ketua DPRD Kota Jambi Sambut Massa Demo dengan Dialog

Sebaran Bedah Rumah Pro Jambi 2025 Sesuai Usulan, PUPR Jambi: IPM Masyarakat Kerinci-Sungai Penuh Terbilang Tinggi 

Zakat Fitrah Kota Jambi Tahun 2025: Besaran dan Cara Pembayaran

Saat membersihkan emas yang diambil dari sungai, penambang memisahkan butir-butir emas dan kotorannya di badan Sungai Batanghari dengan menggunakan zat kimia berupa air raksa.

Penggunaan air raksa secara berlebihan serta pembuangannya langsung ke sungai dapat menimbulkan pencemaran.

Air sungai yang tercemar dapat menimbulkan dampak yang serius terhadap penurunan kualitas dan kuantitas sumber daya ikan karena zat kimia dapat mengkontaminasi ikan-ikan di sungai melalui rantai makanan.

Dengan kondisi sungai yang sudah tercemar akan menimbulkan berbagai permasalahan dan merugikan berbagai pihak. Beberapa jenis ikan seperti ikan belida, betulu, patin, tapah, dan ikan lampam sudah sangat langka atau susah ditemukan di sungai Batanghari, hal ini dikarenakan ikan-ikan tersebut sudah tidak dapat bertahan hidup di sungai yang sudah tercemar limbah air raksa hasil kegiatan eksploitasi emas (PETI) di sungai ini.

Pencemaran zat kimia dari kegiatan tersebut dapat menyebabkan potensi ikan-ikan di perairan Sungai Batanghari semakin terancam serta merugikan kondisi ekonomi para nelayan serta kondisi sosial warga sekitar.

Keberadaan ikan-ikan di sungai Batanghari telah memberikan kontribusi yang baik bagi penghasilan nelayan tetapi dengan pencemaran air sungai yang ditimbulkan oleh pihak penambang membuat para nelayan dapat kehilangan mata pencaharian mereka.

Tidak hanya nelayan tetapi juga warga yang tinggal di pinggiran Sungai Batanghari juga tidak dapat menggunakan air sungai tesebut sebagai kebutuhan sehari-hari dan seringnya anak-anak yang bermain di sungai batanghari dapat terinfeksi zat kimia yang dapat menyebabkan penyakit tifus, kolera, hepatitis, dan lainnya. Maka, orangtua mereka harus menghimbau agar anak-anak mereka tidak bermain di air sungai yang masih tercemar oleh zat kimia.

Dengan begitu, untuk mencegah kerusakan yang lebih parah dan menjaga kualitas air Sungai Batanghari dari pencemaran zat kimia, Pemerintah Daerah (Pemda) harus mensosialisasikan standar yang tegas untuk batasan pencemaran air sungai, memberi hukuman yang pantas bagi pihak yang masih membuang limbah perusahaan atau membuang zat kimia, serta membuat alat atau teknologi yang dapat mencegah dan mengatasi pencemaran air di sungai.

Pemerintah daerah juga dapat memberikan himbauan kepada masyarakat bahayanya atau akibat menambang emas ilegal yang bisa membahayakan dan merusak lingkungan yang dapat menimbulkan kerugian terhadap orang banyak.

Lebih dari itu, seharusnya pemerintah juga bisa lebih memperhatikan warganya dengan menyediakan lapangan pekerjaan, agar warga tidak menjadikan tambang emas illegal sebagai mata pencarian.

Akhirnya, untuk menjaga kelestarian Sungai Batanghari ini, semua orang harus mengambil perannya. Warga juga dapat membantu pemerintah untuk mencegah pencemaran air sungai dengan mengelola sumber daya alam yang ada karena peran warga akan mempengaruhi kelangsungan sumber daya tersebut, dengan demikian pencemaran air sungai dapat dicegah. Bersama kita menjaga lingkungan untuk kelestarian alam semesta.

Kata kunci: kota JambiProvinsi Jambi
Berita sebelumnya

Jaga Suara, Tim Pemenangan Partai Koalisi Fachrori-Syafril Siapkan 1 TPS  2 Saksi

Berita selanjutnya

Rio Siregar : Tidak Dibenarkan Masyarakat Pakai Plat Palsu, Bisa Dijerat Sesuai UU No 22 Tahun 2009

Berita Terkait

625 Tahun Tanah Pilih Pusako Betuah, Jambi Business Center Berkomitmen Dukung Kemajuan Kota

625 Tahun Tanah Pilih Pusako Betuah, Jambi Business Center Berkomitmen Dukung Kemajuan Kota

17/05/2026

Ketua DPRD Kota Jambi Sambut Massa Demo dengan Dialog

01/09/2025

Sebaran Bedah Rumah Pro Jambi 2025 Sesuai Usulan, PUPR Jambi: IPM Masyarakat Kerinci-Sungai Penuh Terbilang Tinggi 

07/08/2025

Zakat Fitrah Kota Jambi Tahun 2025: Besaran dan Cara Pembayaran

17/03/2025
Resmi Pimpin Kota Jambi Langsung Bagi Tugas; Wako Maulana Ikuti Retret, Wawako Diza Pimpin Apel ASN/foto/adv

Resmi Pimpin Kota Jambi Langsung Bagi Tugas; Wako Maulana Ikuti Retret, Wawako Diza Pimpin Apel ASN

20/02/2025
Dinyatakan Penuhi Syarat, Maulana-Diza Siap Ikuti Proses Pelantikan/foto/adv

Dinyatakan Penuhi Syarat, Maulana-Diza Siap Ikuti Proses Pelantikan

16/02/2025
Budi Setiawan, Calon Walikota Jambi 2024

Kader Golkar Kota Jambi Dukung Penuh Budi Setiawan di Pilwako Jambi 2024

06/08/2024

Sekretaris LAM Kota Jambi Harap Pemkot Jambi Tegas Terapkan Perda Penutupan Lokalisasi Payo Sigadung ‘Pucuk’

14/05/2024
Parkir liar di kota Jambi (foto: alan-ampar)

Maraknya Parkir Liar di Kota Jambi, Masyarakat Minta Aparat Berwenang Menertibkan

09/05/2024
Yulfi Alfikri Noer S.IP., M.AP, Tenaga Ahli Gubernur Bidang Sumber Daya Manusia (Foto: dok.pribadi)

Gubernur Al Haris: Memimpin Jambi Menuju Keberlanjutan Gambut Nasional

08/05/2024
Berita selanjutnya

Rio Siregar : Tidak Dibenarkan Masyarakat Pakai Plat Palsu, Bisa Dijerat Sesuai UU No 22 Tahun 2009

Bagi-Bagi Sembako di Pilgub Jambi, P Ditahan

Al Haris Sisir Hingga Pelosok Pijoan

Al Haris Tampung Aspirasi Warga Muaro Jambi Soal Karet

Simbol Kuda, Feng Shui Ini Dipercaya Datangkan Kekuatan dan Kesuksesan

TERHANGAT

Lirik Lagu Bintang - Anima Band/ (Foto: Cuplikan layar Youtube @AnimaBandOfficialAnima)

Lirik Lagu Bintang – Anima Band

04/02/2024

Ahli Waris Ketua RT Terima Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan

HKI Percepat Pembangunan Jalan Tol Betung-Jambi Seksi 1A, Progress Konstruksi Capai 69%

Penyaluran BLT DD Desa Sumber Makmur Tahun 2026 Tahap 3

Viral Video Syur Mirip Gisel, Tagar Cowonya Ikut Trending di Twitter

New Honda Vario 125 dengan Penyegaran Warna Baru telah Hadir di Jambi

Mobilitas Makin Praktis Tanpa Perlu Isi Bensin, Kenali Teknologi Honda CUV e:

Honda ST125 Dax Tampil Makin Ikonik dengan Warna Baru

New Honda BeAT, Always BeAT for You

Tempat Nongkrong Baru di Jambi, Jati Coffee Hadirkan Suasana Hangat untuk Semua Kalangan

Berita Media Online

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.

INFORMASI

  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

MEDIA SOSIAL

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.