AMPAR.ID, JAMBI – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi resmi memberlakukan status siaga penuh guna mengantisipasi lonjakan kasus gangguan saluran pernapasan akibat paparan kabut asap yang kian memburuk. Pihak manajemen memastikan seluruh ketersediaan obat-obatan, peralatan medis penunjang, hingga ruang perawatan intensif dan rawat inap dalam kondisi siap melayani pasien.
Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi, drg. Iwan Hendrawan, MARS, menegaskan bahwa seluruh jajaran rumah sakit dikerahkan secara maksimal (all out) untuk menghadapi dampak penurunan kualitas udara di wilayah tersebut.
“Kasus saluran pernapasan berpotensi meningkat. Maka dari itu, semua obat-obatan dan penunjang harus tersedia, pelayanan adalah hal utama,” tegas Iwan, Selasa (25/8/2026).
Guna memastikan kesiapan penanganan medis, RSUD milik Pemprov Jambi ini telah menyiagakan puluhan tempat tidur (bed) yang tersebar di sejumlah ruang perawatan khusus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Rinciannya meliputi:
Ruang Rawat Anak: 15 bed
Ruang Paru: 14 bed
Ruang Interna: 7 bed
Ruang PICU (Pediatric Intensive Care Unit): 7 bed
Ruang ICU (Intensive Care Unit): 3 bed
Hingga saat ini, Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Raden Mattaher mencatat telah menerima dua pasien baru dengan keluhan kesehatan akibat paparan kabut asap. Tim medis IGD bergerak cepat memberikan tindakan penanganan darurat untuk meredakan gejala para pasien tersebut.
Menyikapi kondisi udara saat ini, pihak rumah sakit mengimbau masyarakat Jambi untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, konsisten menggunakan masker saat bepergian, serta segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala sesak napas atau batuk parah. (red)
















