” Perubahan itu terjadi pada umur 9 sampai 19 tahun, yang termasuk perubahan fisik, baik yang bisa dilihat dari luar (eksternal) maupun yang tidak kelihatan (internal). Akan ada perubahan emosional yang kemudian tercermin dalam sikap dan tingkah laku,” jelasnya.
Sedangkan Kepala DPPKB Sarolangun,Linda Novita Hirawati sebelumnya dalam laporannya menyebutkan, kegiatan ini menyasar siswa sekolah SMA, guna memberi pemahaman terkait pentingnya kesehatan reproduksi bagi remaja.
Halaman3 dari4
















