AMPAR.ID, Jambi – Belum terlampau lama perusahaan Stockpile Surya Global Makmur (SGM) didirikan, sudah banyak konflik dan keluhan terdengar, yang disuarakan Warga di Desa Teluk Jambu, Kecamatan Taman Rajo, Muaro Jambi.
Untuk diketahui. Stockpile atau tempat penyimpanan sementara batubara yang digunakan sebagai penyangga antara pengiriman dan produksi batubara tersebut akan diresmikan dibulan Oktober 2021 ini.
Dulu sebelum dibangun, perusahaan sudah meminta izin kepada warga sekitar. lalu di ijinkan dengan syarat perjanjian 60 persen Warga Teluk Jambu bekerja disana. Dengan perjanjian mayoritas menerima Warga Teluk Jambu terlebih dahulu, setelah itu baru menerima orang dari luar.
Salah satu warga mengatakan, Stockpile tidak sesuai perjanjian yang memprioritaskan pemuda desa tapi setelah dilamar kesana, kok malah orang dari luar yang diterima. Dari sepuluh (10), hanya diterima satu (1).
Banyak laporan masuk ke kantor desa dan kondisi tersebut pun Warga sudah ada ancang-ancang untuk demo Stockpile tersebut.
“Hasil demo pertamo, mereka mengiyakan semuo. Kareno secaro lembut mereka idak mau, kayak nyo caro kasar, ya udah kami demoin ge” ungkap warga, Kamis (30/09/21).
Warga yang lain juga menyampaikan, kalau Warga sekitar sangat membutuhkan sekali pekerjaan dan berharap hadirnya Stockpile memberikan lapangan kerja di Teluk Jambu.
“Tidak ado informasi adonyo info lowongan kerjo (loker) untuk Warga, jadi kami tidak tau tetapi mereka bilang sudah ado, disitu kami marah jugo” jelas warga lagi.
Kondisi jalan yang bagus, sekarang tambah hancur dan saat musim kemarau aktivitas warga dihadapkan pada masalah debu membuat polusi udara buruk.”pungkasnya
Wartawan: Meli
Editor: Datut Rakash











