AMPAR.ID,JAMBI- Jembatan Gantung Putus di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi. Tepatnya di Desa Rantau Benar Kecamatan Renah Mendaluh,pada Rabu (30/3) pagi.
Mirisnya, yang jadi korban adalah 19 orang anak siswa Sekolah Dasar. Sontak belasan anak ini langsung terjatuh ke sungai. Beruntung tidak ada korban jiwa, dari peristiwa ini.
Kapolres Tanjabbar, AKBP Muharman Arta saat dikonfirmasi mengungkapkan, penyebab putusnya jembatan adalah karena sudah termakan usia.
“Jembatan itu sudah 12 tahun disana,” ujar Muharman, Rabu (30/3).
Dengan putusnya jembatan ini, sambung Muharman pihaknya mengalihkan akses lain, yang bisa dilalui kendaraan.
“Kita alihkan melintas ke melalui PT Bukit Kautsar, Desa Penyabungan dengan waktu tempuh 35 menit lebih lamanya,” imbuhnya.
Muharman menyebutkan, terkait Jembatan putus, sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk segera melakukan perbaikan jembatan agar akses jalan masyarakat bisa lancar.
“Semoga kejadian jembataan putus tidak terulang kembali lagi dan kita sudah informasikan ke pemerintah agar diperbaiki jembatan,” ujarnya.
Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa nahas terjadi pada pukul 06.30 wib. Saat itu belasan anak ini pergi ke sekolah melintasi jembatan, namun saat di tengah jembatan secara tiba-tiba besi ulir penahanan seling sebelah kiri patah dan jembatan langsung miring. Siswa yang melintas langsung berjatuhan ke sungai.
Para korbanpun langsung dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.(sn)
















