AMPAR.ID, KOTA JAMBI – Jasad bocah perempuan berinisial (K), ditemukan didalam Saptic Tank dikawasan Kuburan Cina, Kota Jambi, Senin 25 Juli 2022 masih menyimpan banyak kejanggalan.
Keluarga korban terpaksa melakukan visum/autopsi secara mandiri lebih awal dengan biaya bantuan dari berbagai pihak.
“Dari dokter umum melalui keluarga korban ditemukan paha luka dan dibawah bibir seperti sayatan”, ujar Helmi ketua RT 28. Selasa (26/7).
Lanjutnya, informasi yang didapatkan dari pihak korban banyak ditemukan kejanggalan makanya sekarang lagi dilakukan autopsi di RSUD Abdul Manap. “kami tinggal menunggu perkembangan dari autopsi nya”, jelasnya.
Kemudian keterangan dari kakek korban E mengatakan, dirinya sudah membuat laporan polisi ke Polresta Jambi, bahwa ada anak hilang.
“ketika itu Sabtu malam masuk pesan Whatsapp (WA) nggak tahu itu siapa, WA ke saya, dia minta dicabut laporan, kalau K mau dikembalikan”, ucapnya.
“Sabtu malam Minggu, jadi Minggu dini hari dia bilang ada lagi WA ke saya minta uang tembusan berkisar Rp 25 juta minta kirim ke go-pay”, ujar kakek korban.
Pihak keluarga, tegas Kakek korban, menginginkan melakukan autopsi karena selaku pihak keluarga merasa ada kejanggalan dijasadnya (K) khususnya keluar usus, entah itu dari kemaluannya atau dari duburnya.
“itu yang saya ingin dilakukan autopsi biar saya puas, terus sampai ya detik ini kami menunggu untuk melakukan autopsi nanti sore jam 16.00 WIB”, ujar kakek korban.
Selain itu, ada dibagian tubuh lain dipaha ada goresan. “saya dijelaskan sama dokter umum yang melakukan visum di Rumah sakit Bhayangkara”, tutupnya.
(Meli/min)















