AMPAR.ID, JAMBI- Pemerintah provinsi Jambi terus melakukan berbagai upaya dalam pengendalian inflasi. Hal itu terungkap dalam pertemuan kunjungan Spesifik Komisi XI DPR RI ke pulau Sumatera khususnya ke provinsi Jambi yang diagendakan membahas pengendalian kondisi inflasi daerah, yang dilaksanakan di Swiss-Belhotel, Jum’at (9/9).
Ketua Tim Komisi XI DPR RI, Achmad Hatari, mengatakan, kunjungan ini mengecek tingkat inflasi di masing-masing provinsi.
“Ada lima tim dipecahkan semuanya di pulau Sumatera ke provinsi laju inflasinya tinggi diatas rata-rata nasional. Bahkan, provinsi Jambi sendiri inflasinya 8,55 itu termasuk tinggi sekali, itu yang kita ingin mendapat masukan bagaimana kita pemerintah bisa mengerem laju daripada inflasi ini”, sebut wakil rakyat itu saat diwawancarai setelah usai pertemuan bersama gubernur Jambi.
BACA JUGA: Sambut Kunker Komisi XI DPR RI, Gubernur Al Haris Paparkan Upaya Pengendalian Inflasi
Ditegaskannya, harus kolaborasi atau daerah dengan daerah juga harus bersatu, jangan berjalan sendiri-sendiri.
Menurut Achmad Hatari, sepertinya orang tidak bisa hidup kalau tidak makan cabe, komoditi yang satu ini mendominasi. Padahal di Jambi ini ada pasar, toko inflasi tetapi kondisinya masih seperti itu tetapi kita tetap dengan pemerintah mencari solusi bagaimana menekan ini.
“Di Jambi termasuk yang tinggi dari lima provinsi di pulau Sumatera”, ungkapnya.
(Meli/ampar)
















