AMPAR.ID, TANJABTIM – Bupati Tanjung Jabung Timur Romi Hariyanto, menyaksikan fakta integritas organisasi yang merupakan penggalangan komitmen perangkat daerah untuk meningkatkan kinerja, di Aula Utama Kantor Tanjung Jabung Timur, Selasa (6/9).
Penggalangan komitmen itu menunjukkan pakta integritas yang disaksikan langsung oleh kepala BPKP Jambi, Sueb Cahyadi dan jajarannya. Seluruh kepala OPD hadir. Dengan komitmen itu, kedepan kinerja setiap OPD akan mengacu pada alur kerja terpadu. Mulai perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan. Ego sektoral akan diminimalisir. Kinerja setiap OPD terintegrasi dengan sasaran tercapainya sasaran sebagaimana visi misi daerah.
Dalam sambutannya saat membuka acara tersebut, Bupati mengingatkan bahwa pengendalian kinerja Pemkab selama ini diterapkan. Hanya saja, masih cenderung belum terdokumentasi dengan baik. Pelaksanaannya masih bergantung pada individu. Pelibatan unsur organisasi secara menyeluruh belum optimal. āIndikasinya, maturitas atau kematangan SPIP kita masih di level 2,409 atau berkembang,ājelas bupati.
Padahal kata dia, sesuai RPJM Tanjab Timur, pada 2023 seharusnya SPIP Tanjab Timur harus mencapai level tiga atau terdefinisi.
Bupati juga menyatakan bahwa dia sangat mendukung upaya percepatan yang digaungkan melalui komitmen para OPD. Hanya saja beliau mengingatkan komitmen ini tidak hanya sebatas seremoni. āSaya minta laporan perkembangannya secara berkala, saya minta inspektorat mengawasi ini. Berkala akan kita evaluasi,ātegas Bupati.
SPIP adalah Sistem Pengawasan Intern Pemerintah. Sistem ini dibangun pemerintah sesuai amanat PP nomor 60 tahun 2008. Guna memastikan pelaksanaan pembangunan sistem ini di semua organisasi, BPKP diberi mandat sebagai pembina penyelenggaraan SPIP.
āSaya juga berterima kasih kepada BPKP Jambi untuk memastikan memastikan berjalannya SPIP ini, dan kami semua berharap BPKP bisa memberikan bimbingan dan demi efektifnya rencana kerja terkait melanjutkan SPIP ini,ā ujar Bupati usai acara.(Adv)
















