• Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Aktual dan Terkini
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
Berita Terbaru
  • NEWS
  • POLITIK
  • EKBIS
  • HUKUM
  • OPINI
  • TREND
  • JAMBI
  • BENGKULU
  • SUMSEL
  • JATIM
  • LAMPUNG
  • Lainnya..

Perjalanan Betuah (20)

Oleh: Musri Nauli

14/11/2020
PostTweetSend
Dibaca 100

AMPAR.ID – Sebelum menuju Meribung yang termasuk kedalam Marga Bukit Bulan, Al Haris sempat menerima keluhan dari masyarakat Desa Sungai Nibung yang termasuk wilayah Singkut.

Membicarakan wilayah singkut tidak dapat dipisahkan wilayah adat Marga Pelawan. Wilayah yang memanjang dari Sarolangun menjelang batas Jambi – Sumsel. Menuju Lubuk Linggau.

Marga Pelawan berpusat di Pelawan. Peta Belanda tahun 1910 juga menyebutkan Pusat Marga Pelawan di Pelawan. Menurut tutur masyarakat, Pelawan terletak di Dusun Rantau “tak Tenang’. Namun dalam perkembangannya kemudian juga disebutkan “Rantau Tenang”.

Masyarakat Marga Pelawan berasal dari Batin, Pelamban Besi, Penghulu dan Depati. Batin terdapat di Lubuk Sepuh dan Penegah. Masing-masing Pemangku adat diberi gelar Rio. Pelamban Besi diberi gelar “Datuk”. Dusun Pulau Aro kemudian disebut Penghulu dan Dusun Pelawan diberi gelar Depati.

Sebagai keturunan Batin mereka mengaku sebagai keturunan Jawa Mataram. “Puyang” yang bernama Putri Dara Putih dan kemudian meneruskan keturunan yang biasa dikenal Putri Ayu. Cerita Putri Dara Putih mengingatkan cerita tentang Putri Dara Jingga Dan Putri Dara Petak.

Didalam Bukunya M. Rasyid Manggis Dt Radjo Panghulu “Cindua Mato” menerangkan “sebuah batu Basurek di Saruaso, Raja Sri Kertanegara membawa dua Putri sebagai persembahan. Kedua Putri kemudian dikenal sebagai Dara Jingga dan Dara Petak.

Bacajuga

BPDP, Dirjenbun dan DGL Learning Institute latih 187 petani Batanghari tingkatkan produktivitas sawit

Al Haris Lapor Pusat: Pastikan Satgas Karhutla Terus Bekerja Padamkan Titik Api di Jambi

Saat Al Haris Serukan Salat Istisqa di Tengah Karhutla Jambi: “Mohon Allah Turunkan Hujan di Bumi Jambi”

SKK Migas Obral PI 7 Persen, Gubernur Jambi Pasrah Sambut “Uang Cepat” September 2026

Menurut N.J. Krom dalam “Inventaris der Oudheden in de Padangsche Bovenlanden“,Prastati Kuburajo menyebutkan keturunan dari Dara Jingga putri Kerajaan Melayu di Dhamasraya adalah Adityawarman. Adityawarman disebutkan oleh Bosch, F.D.K. “Verslag van een reis door Sumatra. Oudheidkundige Verslag dikenal sebagai Penguasa di Kerajaan Malayapura.

Penjelasan ini disampaikan oleh Ulu Kozok dan Eric Van Reijn didalam bukunya “Adityawarman: Three Incriptions of the Sumatran King of All Supreme Kings.” Indonesia and the Malay World”

Oleh Kozok, Ulu, kemudian Kerajaan Malayapura kemudian dikenal sebagai Kerajaan Swarnanadwipa.

Sedangkan dari cerita lain, Dara Jingga merupakan istri dari Raden Wijaya. Dara Jingga dan Dara Petak setelah perjalanan kembali dari Ekspedisi Pamalayu yang dipimpin oleh Mahesa Anabrang. Raden Wijaya kemudian menjadi Raja di Singasari dan Majapahit.

Nama Putri Ayu dapat ditemukan di daerah yang termasuk kedalam wilayah Kecamatan Telanaipura. Nama Putri Ayu juga diberikan kepada Puskesmas Putri Ayu yang terletak di dekat Mesjid Agung Jambi.

Sedangkan keturunan dari Lubuk Sepuh, Dusun Penegah dan Dusun Sebakul merupakan keturunan dari Batin V. Mereka kemudian menyebar dan kemudian menghuni di daerah Lubuk Sepuh, Dusun Penegah dan Dusun Sebakul.

Marga Pelawan terdiri dari Dusun Rantau Tak Tenang, Dusun Lubuk Sepuh. Dusun Pulau Aro, Dusun Padang Sungkai, Dusun Pelawan dan Dusun Penegah. Dusun Rantau Tak Tenang atau Dusun Rantau Tenang yang kemudian dikenal sebagai Pelawan.

Cerita Rantau Tak Tenang adalah sikap “Pelawan” terhadap serangan dari luar.

Sedangkan Lubuk Sepuh berasal dari kata “Sepuh”. Artinya menyepuhkan pedang di Lubuknya. Daerah ini kemudian dikenal sebagai Muara Danau.

Pulau Aro adalah berasal dari kata “aro”. Aro merupakan batang Aro. Sedangkan Padang Sungkai adalah tempat perladangan.

Kata Pelawan merupakan Depati yang sangar atau “melawan”. Karena sifatnya yang melawan kemudian diperlukan “orang” yang menjadi Penengah atau dalam dialek Jambi “Penegah yang artinya orang yang menyabarkan.

Dusun Rantau Tak Tenang terdiri kampong Rantau Tak Tenang yang terletak di Air Deras. Kemudian Kampung Muara Singkut.

Sedangkan Dusun Lubuk Sepuh terdiri dari Dusun Muara Dana,u Dusun Ujung Tanjung, Dusun Kampung Baru, Dusun Kasai, Dusun Air Berduri.

Dusun Pulau Aro terdiri dari Pulau Aro, Kandang 20 dan Padang Pinang.

Dusun Padang Sungkai berasal dari Bukit Padang Sungkai. Sedangkan Dusun Pelawan terdiri dari Muara Pelawan, Dusun Pelawan, Dusun Pelayang dan Dusun Kampung Rendah. Sedangkan Dusun Penegah terdiri Dusun Ujung Tanjung, Dusun Penegah dan Dusun Lubuk Sayak atau biasa dikenal Lubuk Tempurung.

Dalam perkembangannya, maka Rantau Tenang dan Muara Singkut kemudian menjadi Desa Rantau tak Tenang atau Desa Rantau Tenang.

Muara Danau dan Kasai kemudian menjadi Desa Muara Danau.

Dusun Ujung Tanjung, Dusun Kampung Baru dan Dusun Aur Berduri kemudian menjadi Desa Lubuk Sepuh.

Dusun Sungai Merah, Dusun Pasir Putih, Dusun Pematang Kolin dan Dusun Mekar Sari kemudian menjadi Desa Lubuk Sepuh.

Pulau Aro kemudian menjadi Desa Pulau Aro. Begitu juga Padang Sungkai kemudian menjadi Desa Padang Sungkai.

Sedangkan Pelawan dan Dusun Muara Pelawan menjadi Desa Pelawan. Kemudian Desa Pelawan menjadi Desa Suka Mulya dan Desa Pelawan Jaya.

Diluar dari wilayah yang termasuk kedalam Marga Pelawan juga dikenal daerah Pelamban Besi. Dusun Pelamban Besi terletak di Bukit Lahu. Dusun Pelamban Besi kemudian menjadi Desa Pelamban Besi.

Daerah transmigrasi yang biasa dikenal dengan daerah Singkut merupakan Wilayah Dusun Penegah, Dusun sebakul dan Dusun Lubuk Sepuh. Sehingga hanya Dusun Lubuk Sepuh dan Penegah mempunyai tanah di Pelawan. Sehingga daerah ini kemudian biasa dikenal “Pelawan Singkut”. Pelawan menjadi kecamatan. Begitu juga Singkut kemudian menjadi Kecamatan.

(Direktur Media Publikasi dan Opini Tim Pemenangan Al Haris-Sani)

(tut/min)

Kata kunci: Al Harisberita Jambicagub Al HarisMUSRI NAULI
Berita sebelumnya

Warga Sarolangun Curhat ke Al Haris Soal ini

Berita selanjutnya

Rumit, Remeh dan Ramahnya Penanggulangan Pandemi Covid-19 di Indonesia

Berita Terkait

BPDP, Dirjenbun dan DGL Learning Institute latih 187 petani Batanghari tingkatkan produktivitas sawit

02/09/2026

Al Haris Lapor Pusat: Pastikan Satgas Karhutla Terus Bekerja Padamkan Titik Api di Jambi

10/08/2026

Saat Al Haris Serukan Salat Istisqa di Tengah Karhutla Jambi: “Mohon Allah Turunkan Hujan di Bumi Jambi”

10/08/2026
Gubernur Jambi Al Haris

SKK Migas Obral PI 7 Persen, Gubernur Jambi Pasrah Sambut “Uang Cepat” September 2026

31/07/2026
Anggota DPR RI Rocky Candra saat meninjau persoalan kelistrikan di Kec Alam Barajo Kota Jambi, Selasa 28 Juli 2026 (Foto: Juanda/Ampar)

Sikapi Keluhan Warga, Anggota DPR RI Rocky Candra Tinjau Infrastruktur Listrik dan Kabel Semrawut di Alam Barajo

28/07/2026
OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah 

OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah 

06/07/2026

Gubernur Al Haris Kukuhkan Kepala BPKP Jambi yang Baru

23/06/2026

Program IJD 2025, AL Haris: Provinsi Jambi Dapat Jatah Perbaikan Jalan 50 Kilometer

23/06/2026

Gubernur Al Haris Apresiasi Job Fair dan Bazaar UMKM Polda Jambi

22/06/2026

Gubernur Al Haris: ISMI Harus Jadi Wadah Pengabdian dan Mitra Pembangunan Jambi

19/06/2026
Berita selanjutnya

Rumit, Remeh dan Ramahnya Penanggulangan Pandemi Covid-19 di Indonesia

Rakerprov Perkemi Jambi di Gelar

Polwan Jambi Bagi-Bagi Nasi Kotak ke Warga Kurang Mampu

JAMBI BUTUH PEMIMPIN YANG MEMBAWA BERKAH

Masyarakat Senang Respon Positif, Ketua Tim Partai Koalisi MANTAP Optimis Raih Kemenangan

TERHANGAT

Lirik Lagu Bintang - Anima Band/ (Foto: Cuplikan layar Youtube @AnimaBandOfficialAnima)

Lirik Lagu Bintang – Anima Band

04/02/2024

Ahli Waris Ketua RT Terima Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan

8.190 PPPK Jember Diperpanjang, Gus Fawait Siapkan Alih Status

HKI Percepat Pembangunan Jalan Tol Betung-Jambi Seksi 1A, Progress Konstruksi Capai 69%

KPM Terima BLT DD, Bukti Nyata Kepedulian Pemdes Bandar Jaya

Penyaluran BLT DD Desa Sumber Makmur Tahun 2026 Tahap 3

Viral Video Syur Mirip Gisel, Tagar Cowonya Ikut Trending di Twitter

New Honda Vario 125 dengan Penyegaran Warna Baru telah Hadir di Jambi

Honda ST125 Dax Tampil Makin Ikonik dengan Warna Baru

New Honda BeAT, Always BeAT for You

Berita Media Online

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.

INFORMASI

  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

MEDIA SOSIAL

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.