AMPAR.ID, JAMBI – Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, menyerukan pentingnya rejuvenasi atau peremajaan organisasi kepemudaan di Provinsi Jambi. Hal ini dinilai mendesak agar generasi muda mampu menjawab tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi hingga ketidakpastian ekonomi yang kian dinamis.
Pernyataan tersebut disampaikan Hafiz dalam forum diskusi bertajuk “Mengembalikan Khittah Perjuangan dalam Menghadapi Tantangan Masa Depan pada Dunia Industri, Teknologi, dan Adaptasi Dunia Kerja” yang digelar di Swiss-Belhotel Jambi, Jumat (10/4/2026).
Hafiz menegaskan bahwa pemuda tidak boleh terjebak dalam rutinitas organisasi yang bersifat seremonial. Menurutnya, organisasi kepemudaan harus menjadi kawah candradimuka yang melahirkan generasi progresif.
“Rejuvenasi organisasi kepemudaan harus menjadi gerakan nyata, bukan sekadar seremonial. Pemuda dituntut adaptif menghadapi perubahan. Kalian harus menguasai teknologi, meningkatkan kompetensi, dan memiliki jiwa kewirausahaan tanpa meninggalkan nilai-nilai akhlak,” tegas Hafiz di hadapan ratusan aktivis muda.
Lebih lanjut, politisi muda ini menyoroti dampak ketidakpastian ekonomi global yang mulai terasa di tingkat daerah, termasuk ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK). Hafiz menantang organisasi kepemudaan untuk mengambil peran aktif dalam memperkuat ekonomi lokal.
Ia menekankan bahwa ketergantungan struktur keuangan Jambi terhadap dana transfer pusat harus mulai dikurangi melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam konteks ini, inovasi dari tangan pemuda sangat dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan sektor riil.
Dukungan senada juga datang dari Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman. Ia menyatakan bahwa penguatan organisasi kepemudaan harus dibarengi dengan revitalisasi program kerja agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman.
“Regenerasi kepemimpinan dan pembaruan program kerja adalah kunci agar organisasi tetap eksis dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya maupun masyarakat luas,” tutur Sudirman.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jambi, Novriadi, melaporkan bahwa agenda ini diikuti oleh sedikitnya 200 peserta yang mewakili 100 organisasi kepemudaan di Provinsi Jambi.
“Melalui forum ini, kami berharap tercipta sinergi antar-organisasi yang lebih solid, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi untuk membawa Jambi ke arah yang lebih baik,” pungkas Novriadi. (adv)















