AMPAR.ID, KOTA JAMBI – Pucuk pimpinan Provinsi dan Kota Jambi menunjukkan komitmen tinggi terhadap kualitas generasi muda. Gubernur Jambi, Al Haris, bersama Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., meninjau langsung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP di sejumlah sekolah, Senin pagi (6/4/2026).
Peninjauan yang juga diikuti Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha dan Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly ini menyasar tiga titik utama: SMP N 1 Kota Jambi, SMP N 7 Kota Jambi, dan SMP Al Azhar. Langkah ini diambil untuk memastikan evaluasi akademik berjalan transparan, jujur, dan sesuai standar Kemendikdasmen.
TKA tahun 2026 ini bukan sekadar ujian biasa. Diikuti oleh 8.620 siswa SMP se-Kota Jambi, hasil tes ini akan menjadi instrumen penting bagi pemerintah untuk memetakan capaian kurikulum secara objektif.
Gubernur Al Haris menegaskan bahwa TKA merupakan indikator kunci untuk mengukur sejauh mana penguasaan materi siswa, khususnya pada kemampuan dasar seperti Bahasa Indonesia dan Matematika.
“Dari sini kita dapat menilai standar kompetensi siswa sekaligus mengevaluasi efektivitas proses pembelajaran di sekolah. Hasilnya akan menjadi pijakan untuk meningkatkan mutu pendidikan ke depan,” ujar Gubernur Al Haris.
Senada dengan Gubernur, Kepala BPMP Jambi, Juwita Iranita, mengungkapkan bahwa hasil TKA kedepannya direncanakan menjadi salah satu syarat masuk SMA melalui jalur prestasi.
Di sela-sela dialog dengan para siswa, Wali Kota Maulana memberikan motivasi agar peserta tidak merasa tertekan. Ia menekankan bahwa ujian ini adalah refleksi dari proses panjang belajar mengajar, bukan momok yang harus ditakuti.
“Jangan menjadikan tes ini sebagai beban. Tetap percaya diri, jaga fisik, dan yang paling penting adalah kejujuran serta doa dari orang tua. TKA ini justru menjadi motivasi untuk meningkatkan prestasi,” pesan Maulana.
Wali Kota juga berharap hasil TKA dapat menjadi cermin bagi para kepala sekolah dan guru untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan pendidikan yang lebih berkualitas.
Pelaksanaan TKA di Kota Jambi kali ini menerapkan dua moda, yakni daring penuh dan semi daring, menyesuaikan dengan kesiapan infrastruktur internet di masing-masing sekolah. Hal ini menunjukkan fleksibilitas pemerintah dalam memastikan hak setiap siswa untuk mengikuti evaluasi akademik terpenuhi tanpa kendala teknis.
Rangkaian TKA 2026 ini dijadwalkan berlangsung hingga beberapa hari ke depan, dengan harapan dapat melahirkan data yang valid demi mewujudkan visi pendidikan Jambi yang lebih kompetitif dan unggul. (Adv)
















