Mukomuko, Ampar.id – Tepat nya di Desa agung Jaya kecamatan Air manjunto kabupaten mukomuko pada tanggal 4 Mei 2026 Kegiatan tradisi bersih desa di Desa Agung Jaya, Kecamatan Air Manjunto, Kabupaten Mukomuko.
Pemerintah Desa Agung Jaya, Kecamatan Air Manjuto, melaksanakan kegiatan bersih desa yang digelar pada Minggu, 3 Mei 2026. Acara ini merupakan upaya pemerintah desa Dengan tokoh masyarakat setempat dalam melestarikan suatu warisan budaya yang sudah di lakukan turun temurun ke Anak cucu, Media ampar.id ikut pantau langsung dalam pelestarian budaya adat Jawa ini yang di laksanakan Rutin dalam setiap tahun nya.

Sejumlah tokoh masyarakat Desa ikut meramaikan di Dalam acara tersebut, Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan bahwa tradisi bersih Desa masih mendapat perhatian sangat lah serius sebagai bagian dari bentuk kearifan budaya lokal yang harus kita jaga secara bersama sama.
Kepala Desa Agung Jaya,(Hartono) mengatakan kegiatan ini tidak hanya sekadar seremonial tahunan saja tetapi menjadi momentum khusus yang sangat lah penting dalam memperkuat nilai budaya dan kebersamaan, dalam ber gotong royong, serta kepedulian sosial di tengah tengah kalangan masyarakat.
Selain itu ia menegaskan bahwa tradisi ini memiliki makna mendalam sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur yang telah mewariskan nilai-nilai budaya kehidupan, menjaga kesinambungan tradisi di tengah kemajuan zaman.
“Budaya bersih desa ini adalah merupakan salah satu warisan yang tidak ternilai kita wajib untuk menjaga melestarikannya sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus sebagai pengingat agar masyarakat tetap hidup dalam kebersamaan, saling menghargai, dan menjaga lingkungan” terang kades Agung Jaya (Hartono)
Lebih lanjut Hartono juga mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat Di Desa Agung Jaya untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang di tengah kehidupan masyarakat Desa Agung Jaya.
Nilai kebersamaan, kerukunan, serta sikap welas asih terhadap sesama dinilai menjadi fondasi utama dalam menciptakan kehidupan sosial yang harmonis.
“Seiring berjalannya waktu yang terpenting bukan hanya melaksanakan tradisi, tetapi bagaimana kita memaknai dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari Saling rukun, saling peduli, dan memiliki rasa welas asih adalah kunci menjaga persatuan,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Air Manjuto, Sutarto, mengapresiasi pelaksanaan bersih desa yang dinilai mampu menjadi contoh bagi desa lain dalam menjaga budaya lokal Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya berdampak pada pelestarian adat tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat.
Menurutnya, di tengah tantangan modernisasi, menjaga budaya lokal merupakan langkah strategis untuk mempertahankan jati diri masyarakat Ia juga berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan secara konsisten dan melibatkan generasi muda agar nilai-nilai budaya tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
“Tradisi bersih desa yang dilaksanakan ini diharapkan terus bisa hidup di kalangan kita dan menjadi salah satu perekat sosial yang mampu menjaga keharmonisan serta memperkuat solidaritas antar warga”
Walaupun kita hidup di era yang modern namun budaya kita tetap kita pertahankan dan kita lestarikan.(mnr)
















