JAMBI, AMPAR.ID – Industri pariwisata di Provinsi Jambi menunjukkan tren positif sepanjang bulan Juni 2026. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatatkan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Jambi naik menjadi 57,37 persen, meningkat dibandingkan Mei 2026 yang sebesar 53,04 persen.
Seiring melonjaknya okupansi kamar, jumlah tamu yang menginap di hotel bintang tumbuh 5,96 persen, yakni dari 57.825 orang pada Mei menjadi 61.269 orang pada Juni 2026. Dari total kunjungan tersebut, rasio tamu mancanegara berada di angka 0,007 artinya terdapat 7 wisatawan asing dari setiap 1.000 tamu yang menginap dengan rata-rata lama menginap (length of stay) mencapai 1,67 hari.
Berbeda dengan sektor pariwisata yang tumbuh pesat, kinerja perdagangan luar negeri Provinsi Jambi pada bulan Juni 2026 mengalami penyesuaian. Nilai ekspor asal Jambi tercatat sebesar US$190,78 juta, turun 2,02 persen dibandingkan bulan Mei 2026 yang mencapai US$194,72 juta.
Singapura, Jepang, Malaysia, India, dan Amerika Serikat masih menjadi lima negara tujuan utama ekspor barang-barang asal Jambi. Hingga pertengahan tahun 2026, sektor industri pengolahan menjadi penyumbang ekspor terbesar yaitu 50,11 persen, disusul sektor pertambangan (45,41 persen), dan sektor pertanian (4,49 persen).
Sementara itu, nilai impor Provinsi Jambi pada Juni 2026 tertekan hingga 18,73 persen menjadi US$9,02 juta dari sebelumnya US$11,09 juta pada bulan Mei. Pasokan barang impor terbanyak berasal dari Tiongkok, Finlandia, Amerika Serikat, Prancis, dan Malaysia. Komoditi kelompok mesin dan alat angkutan mendominasi struktur impor Jambi dengan porsi mencapai 69,27 persen. (red)
















