TANJUNG JABUNG BARAT, AMPAR.ID — Jerambah kayu di Parit Sapat RT 02, Dusun Rawai Jaya, Desa Kuala Baru, Kecamatan Seberang Kota, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, mengalami kerusakan parah. Jalur tersebut merupakan akses utama sekaligus satu-satunya penghubung bagi mobilitas warga dari delapan desa di wilayah tersebut.
Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi lantai kayu yang sudah lapuk dan berlubang. Beberapa bagian struktur jembatan juga terlihat miring serta tidak lagi kokoh, sehingga membahayakan warga yang melintas setiap hari untuk urusan ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.
Perwakilan warga setempat menegaskan bahwa infrastruktur tersebut sudah tidak layak digunakan dan mengancam keselamatan jiwa.
”Kondisi jerambah ini sekarang sudah sangat memprihatinkan. Banyak bagian yang rusak dan tidak layak. Kami khawatir kalau dibiarkan terus akan membahayakan warga,” ujar seorang warga.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat segera meninjau lokasi dan melakukan perbaikan nyata. Warga mengingatkan agar pemerintah tidak menunggu jatuhnya korban jiwa baru mengambil tindakan, merujuk pada insiden robohnya Jembatan Sungai Landak sebelumnya.
”Kami tidak ingin seperti kejadian Jembatan Sungai Landak yang roboh hingga menelan korban baru mendapat perhatian. Kami berharap kondisi jerambah ini segera ditangani sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, warga mendesak pemerintah daerah melakukan pemeriksaan teknis guna menentukan langkah penanganan penataan ulang atau pembangunan jembatan permanen yang lebih aman.
















