AMPAR.ID, Jambi – Gubernur Jambi Fachrori Umar memimpin dan membuka langsung rapat evaluasi penanganan Covid-19 yang semakin hari semakin bertambah di kabupaten/kota se provinsi jambi. Rapat evaluasi yang digelar diruang kerja gubernur jambi pada Jum’at siang (7/8) terkait makin bertambah nya angka kasus pandemi covid-19 diprovinsi Jambi.
Rapat evaluasi ini dilaksanakan secara daring dan diikuti seluruh perwakilan dari kabupaten/kota se provinsi jambi, Juga turut dihadiri Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Zulkifli, Pj sekda , serta beberapa kepala OPD terkait.
Gubernur Fachrori menekankan pentingnya masyarakat untuk tetap disiplin dalam menjalankan Protokol kesehatan demi menghentikan penyebarluasan Covid-19.
Sementara itu Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi yang turut hadir dalam rapat evaluasi tersebut, menyampaikan serta menyorot lemahnya pengawasan orang yang hilir mudik pasca Idul fitri yang lalu.
“Artinya, akankah jambi mengambil langkah pembatasan pintu masuknya orang yang hilir mudik, karena untuk daerah dan provinsi yang lain sudah menerapkan hal itu, untuk menekan masuknya kasus pandemi Covid-19 yang dibawa orang dari zona merah,”paparnya.
Lebih lanjut, Kapolda Jambi Irjen Pol Firman juga mendorong perlunya payung hukum di kabuten/kota sesuai Instruksi Presiden tentang sanksi pelanggar protokol kesehatan.
“Maskud kita agar teman Pol-PP didaerah bisa menertibkan pelanggar protokol kesehatan, nanti kita Polri dan TNI akan dukung pengawasannya didaerah,” tegasnya.
Hal lain disampaikan Dandrem 042/Gapu Brigjen TNI Zulkifli menyebutkan Covid-19 yang datang kali ini merupakan jenis penyakit yang jauh lebih ganas.
Brigjen TNI Zulkifli menghimbau serta memberikan masukan seperti kantor yang sudah terpapar covid-19 selayaknya diambil kebijakan penutupan sementara.
“Kantor (yang ada pasien positif) harus segera disterilisasi, ini penting untuk menekan serta penyebarluasan covid”.
Bahkan dari data gugus tugas yang dipegang pihaknya, Danrem Zulkifli menyebut untuk hari ini (7/8) sendiri ada 12 penambahan positif Covid19 dan untuk yang sembuh hanya bertambah 1 pasien.
“Artinya dari 193 kasus kemarin kini sudah jadi 205 kasus hari ini, ini agar jadi perhatian pendisiplinan kedepannya,” pungkasnya.(DR)









