AMPAR.ID – Bisnis Ekspedis PT. Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) yang berkantor pusat di Jl.Tomang Raya No.11 Jakarta Barat, terus mengembangkan sayapnya hingga kedaerah dan pelosok.
JNE yang didirikan 31 tahun silam, justru terbilang tidak amat terdampak Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan bahkan semakin melejit kendati ada penurunan saat lockdown karena kebijakan pemerintah, sementara bisnis lain banyak yang ambruk dan gulung tikar.
Tak dipungkiri, Kecepatan dan kehandalan layanan yang konsisten dan bertanggung jawab membuat kredibilitas JNE semakin tinggi di mata pelanggan maupun mitra kerja, utamnya adalah masyarakat.
Seperti penelusuran media ini disalah satu cabang JNE Express Martadinata, berlokasi di Jl. RE. Martadinata, Telanaipura, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.
Baca juga: Libur Akhir Tahun, Bandara Sultan Thaha Jambi Tambah Dua Rute Penerbangan
Diakhir tahun 2021, Ekspedisi pengiriman JNE terbilang semakin stabil seusai penegetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 beberapa bulan lalu khussnya di Jambi.
“Saat lockdown atau PPKM level 4 lalu, pengiriman terbilang turun mungkin ada 50 persen penurunan, seperti pengiriman express melalui penerbangan pesawat biasanya pukul 09.00 WIB pagi closing menerima barang, namun dipindahkan menjadi Pukul 12.00 WIB siang ketika itu”, kata Evan Hutabarat, Agen JNE Martadinata Telanaipura, Jambi, kepada media ini, Selasa (28/12).
Ia mengakui pengiriman sudah membaik, hingga pencapaian persentase naik bertambah menjadi sekitar 30 persen.
Baca juga: Honda CB150X Resmi Diluncurkan di Jambi, Cocok untuk Touring
“Karena JNE ini sifatnya keagenan, apalagi ekspedisi pengiriman serupa juga makin bertambah, bisa jadi bukan disebabkan corona penurunan saat ini tetapi mereka memang pindah karena sekarang ekspedisi pengiriman bukan hanya JNE saja yang ada di Jambi bahkan makin bertambah”, katanya lagi.
Namum demikian, kata Evan, jika agen JNE atau yang lain semakin menjamur khussnya di wilayah Telanaiura tentu akan berdampak terhadap jumlah pelanggan.
“Persaingan pengiriman bukan hanya dengan ekspedisi lain, sesama JNE pun saling berkompetisi makanya kalau di Jambi terus ada di buka agen JNE dan makin banyak itu pusing kepala saya, jadi nanti kita ini saling makan kawan sendiri jadinya, malahan saya lebih senang ekspedisi lain yang dibuka karena tidak begitu berpengaruh persaingannya”, pungkasnya.
Terpisah, dikatakan Dinda Osiana, salah satu pelanggan setia JNE, Ia sangat merasa terbantu dengan keberadaan jasa pengiriman JNE karena menurutnya salah satu ekpspedisi tertua membuka cabang di Jambi.
Baca juga: Bank 9 Jambi ā PWI Siap Berkolaborasi
“Alhamdulilah saya sudah beberapa tahun menggunkan jasa JNE, amanah dan bertanggung jawab”, ujarnya.
Di Era digitalisasi seperti sekarang, Lanjut Dinda, masyarakat merasa sangat terbantu dengan jasa Ekspedisi, turut berkontribusi membantu pemerintah memulihkan ekonomi indonesia, dengan menjembatani kebutuhan stakenholder (konsumen, marketplace dan lainnya).
“Saya selaku pelaku usaha UMKM (kuliner dan pasar online) tentunya wajib memakai jasa ekspedisi untuk pengiriman barang ke pelanggan apalagi di luar daerah kita, dengan jaminan aman dan memuaskan”, ungkapnya.
Baca juga: Luminor Hotel Jambi Bangkit Dari Pandemi, Intip Promonya Disini










