AMPAR.ID, JAMBI — Ketua Pengprov Percasi Jambi, Mario L. Siregar, menegaskan bahwa olahraga catur memiliki nilai sosiologis yang sangat tinggi sebagai instrumen pemersatu bangsa. Hal tersebut disampaikannya di sela-sela pembukaan Turnamen Catur Piala Kapolda Jambi Tahun 2026 dalam rangka semarak Hari Bhayangkara ke-80 di Paviliun JBC, Kota Jambi.
Di bawah nahkoda Mario L. Siregar, Percasi Jambi sukses berkolaborasi dengan Polda Jambi dan KONI untuk menggelar turnamen bergengsi yang diikuti oleh ratusan pecatur dari berbagai daerah ini.
Menurut Mario, kedekatan antara komunitas catur dan kepolisian di Jambi sudah mengakar kuat. Ia mengungkapkan fakta menarik bahwa beberapa atlet andalan yang selama ini membela nama Percasi Jambi justru lahir dari personel aktif kepolisian. Dari seragam dinas ke papan catur, para anggota Polri ini terbukti mampu memborong prestasi.
“Hubungan kami sangat erat. Turnamen ini merupakan instrumen pemersatu yang harmonis antara masyarakat dan Polri,” pungkas Mario dengan optimis.
Konsistensi Mario L. Siregar dalam menata ekosistem catur di Jambi mendapat acungan jempol dari Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi. KONI menilai, di bawah kepengurusan Percasi saat ini, pembinaan atlet berjalan sangat dinamis dan terstruktur.
“Percasi Jambi terbukti sukses menyelenggarakan turnamen secara rutin. Ini adalah model pembinaan yang sangat baik untuk mencetak bibit-bibit atlet masa depan bagi Provinsi Jambi,” puji AKBP Mat Sanusi saat menghadiri acara tersebut.
Turnamen ini dibuka secara resmi oleh Wakapolda Jambi, Brigjen Pol Benny Ali. Senada dengan visi Percasi, Wakapolda berharap sinergi ini mampu melahirkan pecatur tangguh yang siap bersaing di kancah nasional hingga internasional.
“Polda Jambi akan terus memberikan dukungan penuh terhadap program pembinaan olahraga. Jadikan momentum ini sebagai wadah silaturahmi dan junjung tinggi sportivitas,” ujar Wakapolda saat membacakan arahan pembukaan.
Melalui langkah strategis yang digagas oleh Ketua Pengprov Percasi Jambi bersama mitra terkait, turnamen ini diharapkan menjadi batu loncatan penting agar bidak-bidak catur Jambi mampu bergerak maju dan menembus panggung dunia.
















