AMPAR.ID, JAMBI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Komisi XII Rocky Candra mengunjungi gudang Perum Bulog Kanwil Jambi di kawasan Pasir Putih, Kota Jambi, untuk mengetahui kinerja dan kesiapan Bulog mendukung program Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).
Politisi Gerindra ini melakukan kunjungan kerja bagian dari kerja DPRD reses ke Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Jambi, memastikan stabilitas pasokan pangan di Provinsi Jambi menjelang akhir tahun. Selasa 14 Oktober 2025.
Ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR terhadap pelaksanaan tugas BUMN pangan strategis sekaligus memastikan program pemerintah pusat memperkuat ketahanan pangan nasional berjalan efektif hingga ke daerah.
Rocky mengapresiasi capaian kerja Bulog Kanwil Jambi yang mampu menjaga kestabilan pasokan dan harga pangan di tengah dinamika cuaca dan tekanan pasokan nasional.
“Saya mengapresiasi kinerja Bulog Kanwil Jambi yang sudah sangat solid dan terukur. Penyaluran bantuan pangan tepat waktu, stok aman, dan distribusi berjalan lancar,” ujar legislator muda yang duduk di Komisi XII DPR RI ini melansir metrojambi.

Dalam peninjauan itu, Rocky diterima langsung oleh Kepala Perum Bulog Kanwil Jambi Ali Ahmad Bajih Amsari beserta jajarannya.
Kepada Rocky Candra, Ali Ahmad menyampaikan bahwa dengan penduduk sekitar 3,7 juta jiwa, kebutuhan konsumsi beras Provinsi Jambi mencapai 28.000 ton per bulan.
Dari jumlah tersebut, Bulog berperan menyalurkan sekitar 5.000 ton per bulan melalui skema CBP atau setara 17 persen dari total kebutuhan konsumsi beras di provinsi ini.
Per Oktober 2025, posisi stok beras Bulog mencapai 13.230 ton, yang terdiri terdiri atas 12.739 ton CBP dan 491 ton beras komersial.
Selain beras, stok komoditas strategis lain juga dalam kondisi aman, di antaranya jagung pipil 122.662 kg, gula pasir 38.551 ton, minyak goreng 160.370 liter, dan tepung terigu 1.710 kg.
“Kami memastikan stok pangan aman hingga akhir tahun. Bulog Jambi terus melakukan penguatan jaringan distribusi dengan menggandeng koperasi, distributor, serta pemerintah daerah,” ujar Ali Ahmad.
Menanggapi beberapa usulan pimpinan Bulog Jambi, Rocky Candra langsung memberikan respons. Di antaranya usulan pembangunan gudang baru di beberapa daerah.
Menurut Rocky, usulan tersebut sangat relevan dan akan dikawal di tingkat pusat, termasuk memperjuangkan dukungan anggaran maupun kebijakan agar Bulog di daerah memiliki infrastruktur modern yang memadai.
“Ketahanan pangan tidak hanya tentang beras, tapi juga kemampuan logistik dan penyimpanan yang efisien,” tegas Rocky.
Menurutnya penguatan sarana logistik pangan akan memperkuat ketahanan daerah dalam menghadapi kondisi darurat seperti bencana, fluktuasi harga global, atau hambatan distribusi lintas wilayah.
Bulog Kanwil Jambi menempati posisi ke-2 nasional dalam realisasi penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Rocky menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa Bulog Jambi tidak hanya menjaga stok pangan, tetapi juga mendorong ekonomi lokal melalui penyerapan hasil pertanian rakyat dan menjaga harga di tingkat produsen.
Menurutnya, ketahanan pangan tidak akan kuat tanpa sinergi antara petani, Bulog, dan pemerintah daerah. “Jambi harus menjadi contoh provinsi yang tangguh dalam menjaga stok dan harga pangan secara berkelanjutan,” ujar Rocky.
Ia juga menambahkan bahwa Gerindra mendorong agar setiap kebijakan ketahanan pangan nasional diarahkan tidak hanya untuk konsumsi, tetapi juga untuk kemandirian produksi pangan lokal.
“Saya bangga dengan kinerja Bulog Jambi. Semoga dengan dukungan infrastruktur dan kebijakan yang tepat, Bulog bisa terus menjadi garda depan dalam memastikan ketersediaan pangan untuk seluruh rakyat,” pungkas Rocky.. (red)
















