AMPAR.ID,JAMBI – Setelah dua tahun Kota Jambi tanpa Pasar Bedug. Akhirnya pada ramadhan kali ini, pasar kuliner yang jadi favorit masyarakat untuk “ngabuburit” digelar kembali oleh Pemerintah Kota Jambi.
Menanggapi hal ini, Anggota DPRD Kota Jambi, Maria Magdalena mengatakan pemkot harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Karena dipastikan terjadi penumpukkan massa.
“Pemerintah membuat sistem dengan batasan-batasan untuk masuk ke wilayah pasar tersebut, dengan membuat jarak dari satu jual ke jualan lain serta antri dibatasi 5 orang saja per satu jualan dan tidak lupa juga dalam pengawasan pemerintah untuk memakai masker,” ujarnya, Sabtu (2/4).
Namun, sambung Maria, dirinya secara pribadi mengapresiasi Pemkot Jambi untuk menggelar pasar murah artinya masyarakat terbantu untuk kebutuhan sandang dan pangannya.
“Dengan itu berharap ini bisa memberikan berkah buat semua masyarakatnya di Kota Jambi,” ungkapnya.
“Banyak makanan khas dijual di sana, yang barang kali susah membuatnya di rumah, artinya kuliner banyak bisa dicari di sana dan UMKM pun bisa terbantu di tengah tengah ramadhan ini,” imbuhnya.
Masyarakat semakin semangat meningkatkan ekonomi yang selama ini mulai turun, dengan begini Ekonomi perlahan-lahan menanjak. (Meli)
















