JEMBER, AMPAR.ID – Askab PSSI Jember resmi menabuh genderang perang dalam kancah sepak bola lokal melalui sosialisasi Turnamen Antar Kecamatan Piala Bupati Jember 2026 yang digelar di Aula Pemkab Jember, Selasa (12/5/2026).
Kompetisi yang telah memasuki tahun ketiga ini bukan sekadar ajang adu taktik di lapangan hijau, melainkan simbol konsistensi pembinaan atlet Jember yang berjenjang.
Deni Ariyanto, yang mewakili Ketua Askab PSSI Jember, menekankan pentingnya kesinambungan kompetisi ini bagi masa depan sepak bola daerah.
āTurnamen ini merupakan Piala Bupati Jember yang ketiga. Sebelumnya kami juga sukses menggelar kompetisi tingkat SD, SMP, SMA hingga Liga Mahasiswa,ā jelasnya.
Melalui skema ini, Askab berharap bibit-bibit unggul dari setiap kecamatan dapat terpantau secara berkelanjutan.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Disporabudpar Jember, Dendhy Radiant, mengapresiasi langkah Askab dan melihat adanya nilai tambah yang besar bagi masyarakat luas.
Menurutnya, antusiasme warga dalam mendukung tim kecamatan mereka akan menjadi katalisator bagi para pelaku usaha kecil.
āIni bukan sekadar pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antar kecamatan. Kalau masyarakat ramai menonton, UMKM dan pedagang kecil juga ikut bergerak,ā ungkap Dendhy optimis.
Pihak panitia memastikan akses seluas-luasnya bagi seluruh kecamatan dengan meniadakan biaya pendaftaran.
Ketua Askab PSSI Jember, Abdulah Waid, menegaskan bahwa turnamen ini sepenuhnya gratis namun tetap menjanjikan apresiasi yang layak bagi sang juara.
Dengan total hadiah mencapai Rp25 juta, turnamen ini diprediksi akan berlangsung sengit seiring dengan penjelasan teknis yang telah disampaikan oleh Andik Slamet kepada seluruh perwakilan kecamatan se-Kabupaten Jember.
















