• Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Aktual dan Terkini
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
Berita Terbaru
  • NEWS
  • POLITIK
  • EKBIS
  • HUKUM
  • OPINI
  • TREND
  • JAMBI
  • BENGKULU
  • SUMSEL
  • JATIM
  • LAMPUNG
  • Lainnya..

Sebelum Ramadan Benar-Benar Pergi

15/03/2026
PostTweetSend
Dibaca 4,458

Ramadan hampir sampai di ujung perjalanannya. Di banyak tempat, suasana menjelang hari raya mulai terasa semakin nyata. Jalanan tampak lebih ramai dari biasanya, pusat-pusat perbelanjaan dipadati pengunjung, dan percakapan masyarakat perlahan bergeser pada rencana mudik, saweu gampong, baju baru, kue uroe raya, serta berbagai persiapan menyambut Idul Fitri.

Semua itu merupakan bagian dari tradisi yang wajar. Ia juga menjadi salah satu wajah kebahagiaan yang selalu menyertai datangnya hari raya dalam kehidupan masyarakat Muslim.

Namun di tengah suasana tersebut, ada satu hal yang patut kita renungkan yaitu Ramadan sedang berada di hari-hari terakhirnya. Bulan yang penuh rahmat ini perlahan akan meninggalkan kita. Sebentar lagi, malam-malam yang biasanya dipenuhi lantunan Alquran, doa, dan zikir akan berlalu, meninggalkan kenangan sekaligus pelajaran bagi setiap hati yang merasakannya.

Bagi kita, Ramadan bukan sekadar bulan yang datang dan pergi setiap tahun. Ia adalah madrasah, ruang pembinaan spiritual yang Allah berikan agar manusia memiliki kesempatan memperbaiki diri. Selama sebulan penuh, kita tidak hanya dilatih menahan lapar dan dahaga, tetapi juga belajar menahan amarah, menjaga lisan, menata hati, serta memperbanyak amal kebaikan.

Karena itulah, Ramadan sering menghadirkan suasana yang berbeda dalam kehidupan kita. Amal-amal kebaikan terasa lebih mudah dilakukan. Masjid dan meunasah (surau/musala) menjadi lebih hidup. Tadarus Al-Qur’an terdengar di berbagai sudut kampung. Semangat berbagi dan kepedulian kepada sesama pun semakin menguat. Ramadan seakan menghadirkan energi spiritual yang menguatkan hubungan manusia dengan Rabb-nya sekaligus mempererat ikatan sosial di tengah masyarakat.

Namun sebagaimana waktu yang terus silih berganti, Ramadan pun terasa berlalu begitu cepat. Baru terasa memulainya, kini kita telah berada di penghujungnya. Hari-hari berlalu tanpa terasa, dan yang tersisa kini hanyalah kesempatan terakhir untuk menutupnya dengan sebaik-baiknya.

Bacajuga

Kapolda Jambi dan Wakapolda Turun Langsung Atur Lalu Lintas, Wujud Nyata Polisi Bersama Masyarakat

OJK Putuskan Sanksi Pihak Terkait Emitmen DSSA, Bren, dan Cuan

OJK Berkomitmen Untuk Terus Melanjutkan dan Memperkuat Reformasi Pasar Modal Indonesia

Warga Pematang Pauh Keluhkan Berat Beras Bantuan Pangan, Karung Berlabel 10 Kg Disebut Hanya 9 Kg

Karena itu, pada fase inilah kesungguhan dalam beribadah seharusnya semakin ditingkatkan. Rasulullah SAW telah memberikan teladan yang sangat jelas. Dalam riwayat Aisyah r.a. disebutkan bahwa Rasulullah menghidupkan sepuluh hari terakhir Ramadan dengan kesungguhan yang lebih besar dibandingkan hari-hari sebelumnya. Rasulullah memperbanyak ibadah, memperpanjang doa, serta menghidupkan malam dengan berbagai bentuk ketaatan.

Teladan tersebut menunjukkan bahwa penghujung Ramadan bukanlah waktu untuk mengendurkan semangat, melainkan saat yang tepat untuk menyempurnakan perjalanan ibadah yang telah dijalani selama sebulan penuh.

Pandangan serupa juga disampaikan oleh ulama senior Mesir, Syeikh Ali Jum’ah. Ia menjelaskan bahwa sepuluh malam terakhir Ramadan merupakan malam-malam paling agung dalam bulan suci ini. Pada saat itulah hati-hati yang rindu kepada Allah mencari rahmat-Nya, memohon ampunan-Nya, serta berharap terbebas dari api neraka.

Karena itu, menurutnya seorang Muslim dianjurkan memasuki hari-hari terakhir Ramadan dengan tekad yang tulus serta membuka berbagai pintu kebaikan. Tidak hanya berfokus pada satu bentuk ibadah, tetapi juga menghimpun berbagai amal saleh sekaligus, seperti membaca Al-Qur’an, memperbanyak zikir, memperpanjang doa, bersedekah, dan bermunajat kepada Allah dengan hati yang penuh kerendahan.

Selain ibadah pribadi, mantan mufti Mesir itu juga menegaskan bahwa Ramadan mengajarkan pentingnya memperkuat hubungan sosial. Memanfaatkan hari-hari terakhir Ramadan berarti pula memperbanyak kebaikan kepada sesama, menebarkan kepedulian, serta menghadirkan manfaat bagi orang lain.

Kesadaran ini lahir dari satu pemahaman sederhana: tidak ada jaminan bahwa seseorang akan bertemu kembali dengan Ramadan berikutnya. Karena itu, sebelum Ramadan benar-benar pergi, yang paling penting adalah memanfaatkan sisa waktunya dengan sebaik-baiknya. Hari-hari yang tersisa ini menjadi kesempatan berharga untuk menyempurnakan berbagai program ibadah yang mungkin belum tuntas, seperti mengkhatamkan bacaan Al-Qur’an, memperbanyak qiyamul lail, serta meningkatkan berbagai amal saleh lainnya.

Jika pada awal Ramadan atau hari-hari sebelumnya kita belum maksimal memanfaatkannya, maka hari-hari terakhir ini menjadi kesempatan berharga untuk memperbaikinya dengan lebih fokus dan sungguh-sungguh dalam berbagai aktivitas ibadah.

Sebab pada akhirnya Ramadan pasti akan pergi. Namun sebelum ia benar-benar meninggalkan kita, setidaknya kita telah berusaha memberikan yang terbaik. Mungkin tidak semua target ibadah tercapai dengan sempurna, dan masih ada kekurangan dalam perjalanan sebulan ini. Namun selama kita menutupnya dengan kesungguhan dan keikhlasan, selalu ada harapan akan rahmat dan ampunan Allah SWT.

Karena itu, ketika kita berpisah dengan Ramadan, kita berharap telah melewatinya dengan amalan-amalan terbaik serta meraih berbagai keutamaan yang ada di dalamnya. Kita juga memohon agar dosa-dosa diampuni dan amal ibadah yang telah dilakukan diterima oleh Allah SWT.

Dengan demikian, perpisahan dengan Ramadan bukan sekadar berakhirnya sebuah bulan, melainkan perpisahan yang penuh penghormatan setelah kita berusaha menjalani bulan mulia ini dengan sebaik-baiknya. Ramadan kali ini pun diharapkan menjadi saksi bahwa kita telah berusaha mendekat kepada-Nya, memperbaiki diri, dan menata kembali langkah kehidupan.

Ketika Ramadan akhirnya berlalu, semoga ia meninggalkan hati yang lebih bersih, iman yang lebih kuat, serta tekad yang lebih kokoh untuk terus berjalan di jalan kebaikan. Kita pun berharap termasuk hamba-hamba yang diampuni dan diberi kesempatan untuk kembali bertemu dengan Ramadan pada tahun-tahun yang akan datang. Aamiin.

Muhammad Nasril, Lc. MA (ASN Kemenag Aceh Besar & Mahasiswa S3 Hukum Islam UIN Jakarta – Awardee BIB Kemenag-LPDP)

Berita sebelumnya

Presiden, Wapres, dan KMP Berzakat melalui Baznas di Istana, Terkumpul Rp3,8 M

Berita selanjutnya

Salurkan Zakat Mal, Wali Kota Maulana Ingatkan Warga Waspada Kebakaran Saat Mudik Lebaran

Berita Terkait

Kapolda Jambi dan Wakapolda Turun Langsung Atur Lalu Lintas, Wujud Nyata Polisi Bersama Masyarakat

19/10/2026
Ilustrasi Otoritas jasa keuangan/ foto/ OJK

OJK Putuskan Sanksi Pihak Terkait Emitmen DSSA, Bren, dan Cuan

17/10/2026

OJK Berkomitmen Untuk Terus Melanjutkan dan Memperkuat Reformasi Pasar Modal Indonesia

16/10/2026

Warga Pematang Pauh Keluhkan Berat Beras Bantuan Pangan, Karung Berlabel 10 Kg Disebut Hanya 9 Kg

16/10/2026

PTĀ PegadaianĀ (Persero)Ā KanwilĀ IIIĀ PalembangĀ SalurkanĀ BantuanĀ AlatĀ PertanianĀ KopiĀ Rp50Ā JutaĀ UntukĀ GapoktanĀ CurupĀ 

16/10/2026
Otoritas Jasa Keuanngan: Sumber Foto: Website-OJK

Terbitkan POJK Rencana Bisnis Bank Umum, OJK Perkuat Kontribusi Perbankan dalam Pembangunan NasionalĀ 

15/10/2026
Bisa Cetak Emas Fisik & Beli Emas Instan Tanpa Waktu Tunggu

Bisa Cetak Emas Fisik & Beli Emas Instan Tanpa Waktu Tunggu

15/10/2026

Sekda Sudirman Tekankan Soliditas Organisasi dan Sinergi dengan Pemerintah

14/10/2026

Pemdes Arah Tiga Salurkan BLT DD Tahap III Tahun 2026 untuk Periode Juli–September kepada 10 KPM

13/10/2026
Gandeng BSI, Akses Pembayaran Iuran JKN Jadi Lebih Luas

Gandeng BSI, Akses Pembayaran Iuran JKN Jadi Lebih Luas

12/10/2026
Berita selanjutnya

Salurkan Zakat Mal, Wali Kota Maulana Ingatkan Warga Waspada Kebakaran Saat Mudik Lebaran

Gus Fawait memberikan sambutan dalam acara silaturahmi bersama para kiai, Minggu (15/3/2026) dini hari. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

Pemkab Jember Libatkan Pesantren dalam Upaya Tekan Kemiskinan

Dedikasi Sosial Diakui Nasional, Bupati Fadhil Arief Raih Cahaya Hati Award 2026

Salah satu spot wisata di Kabupaten Jember. (Foto: Dok/Disparbudpar Jember)

Jember Siapkan Wisata Lengkap Saat Libur Lebaran, dari Lereng Argopuro hingga Seafood Pantai Selatan

Bupati Jember, Muhammad Fawait. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

Pemkab Jember Perketat Rekomendasi BBM Subsidi, Gus Fawait Peringatkan Oknum Nakal

TERHANGAT

Lirik Lagu Bintang - Anima Band/ (Foto: Cuplikan layar Youtube @AnimaBandOfficialAnima)

Lirik Lagu Bintang – Anima Band

04/02/2024

Ahli Waris Ketua RT Terima Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan

HKI Percepat Pembangunan Jalan Tol Betung-Jambi Seksi 1A, Progress Konstruksi Capai 69%

Langkah Nyata Pertamina EP Terhadap Penyelesaian Isu Tanah di Kota Jambi

Viral Video Syur Mirip Gisel, Tagar Cowonya Ikut Trending di Twitter

New Honda Vario 125 dengan Penyegaran Warna Baru telah Hadir di Jambi

Mobilitas Makin Praktis Tanpa Perlu Isi Bensin, Kenali Teknologi Honda CUV e:

New Honda BeAT, Always BeAT for You

Honda ST125 Dax Tampil Makin Ikonik dengan Warna Baru

Tempat Nongkrong Baru di Jambi, Jati Coffee Hadirkan Suasana Hangat untuk Semua Kalangan

Berita Media Online

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.

INFORMASI

  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

MEDIA SOSIAL

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.