AMPAR.ID, Jambi – Gabungan dari elemen aktivis, buruh, petani dan mahasiswa yang tergabung Gerakan Suara Tuntutan Rakyat (Gestur) Jambi menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Provinsi, Selasa (14/3/2023) kemarin, menuntut Perpu Cipta Kerja agar dibatalkan.
“Menindaklanjuti janji kepada massa aksi kemarin, pihak DPRD menjanjikan adanya pertemuan pada pukul 10 pagi hari ini, namun diundur menjadi pukul 17.00 WIB,” kata anggota Gestur Risma pasaribu. Rabu (15/3/2023) malam.
Ia mengatakan pembicaraan di ruangan tadi membahas jadwal pertemuan selanjutnya dengan anggota DPRD.
“Hasil pertemuan hari ini terkait penolakan perpu ciptaker yaitu pertama, Ketua DPRD Jambi menemui aliansi Gestur, kedua Gestur Jambi meminta ketua DPRD Edi Purwanto mengagendakan ulang pertemuan dan harus dihadiri semua fraksi,” kata Risma.
Adapun tuntutan Gestur Jambi pada aksi kemarin diantaranya Tolak Perpu Cipta Kerja, Stop kriminalisasi dan intimidasi terhadap petani, buruh, perempuan, aktivis dan mahasiswa, Laksanakan reforma agraria sejati, Hentikan kebijakan eksploitatif di Provinsi Jambi, Tindak tegas pelaku kejahatan kemanusian (HAM) di Provinsi Jambi, Hentikan komersialisasi di dunia pendidikan, Jaminan kesejahteraan terhadap buruh, serta Stop eksploitasi kelompok rentan.
(Meli)






