AMPAR.ID, Jambi– Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Jambi, akan membuat sesuatu destinasi wisata di Kota Jambi.
Destinasi wisata di Kota Jambi ini yang dimaksud yakni destinasi wisata Batik yang berlokasi di Seberang Kota Jambi, Kelurahan Ulu Gedong, Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi.
Pemkot Jambi akan melestarikan Batik Jambi itu dengan cara akan dijadikan tempat destinasi wisata yang bisa dikunjungi oleh para wisatawan baik itu lokal maupun para wisatawan asing.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Jambi, Mariani Yanti mengatakan bahwa memang benar tempat lokasi batik itu akan dijadikan destinasi wisata.

“Pak Walikota juga sudah menegaskan ke kita bahwa itu sudah menjadi pekerjaan kita, baik itu Bappeda, PU dan Disperindag untuk membuat kawasan wisata budaya batik di Sebrang. Itu wacana kita ke depan,”ujarnya, Selasa (12/10).
Ia juga menyampaikan, jika para wisatawan hendak memasuki wilayah destinasi wisata Batik itu, sudah terdapat jalur rutenya. Rute pintu masuk itu sepanjang 2,1 KM.
“Jadi nanti untuk para wisatawan yang hendak memasuki wilayah destinasi wisata Batik itu mungkin akan menggunakan batik yakni Selendang Mayang. Karena kita ingin menerapkan hal itu seperti di daerah lain maupun negara lain, yang mana di suatu tempat destinasi wisata harus menggunakan pakaian khas atau tradisional yang dimiliki,”jelasnya.

Ia pun juga mengatakan, para wisatawan yang menggunakan Selendang Mayang itu sambil berkeliling di lokasi destinasi wisata Batik, menuju sentral-sentral batik di lokasi tersebut. Pada saat menuju pintu keluar, para wisatawan tidak menggunakan Selendang Mayang itu.
Ditambahkan, pihaknya tengah mempersiapkan segala sesuatunya untuk menjadikan tempat itu menjadi objek destinasi wisata Batik.
“Untuk sekarang perlahan-lahan sudah kita siapkan. Dalam waktu 1-2 tahun Insyaallah sudah lengkap,”katanya.
Namun sangat disayangkan, tempat yang akan dijadikan objek destinasi wisata Batik itu diketahui salah satu tempat yang rawan terjadinya banjir.
Guna mengatasi hal tersebut, pihaknya pun akan membenahi infrastrukturnya supaya tidak menimbulkan banjir lagi. (*/Ichsan)
















