• Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Aktual dan Terkini
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
Berita Terbaru
  • NEWS
  • POLITIK
  • EKBIS
  • HUKUM
  • OPINI
  • TREND
  • JAMBI
  • BENGKULU
  • SUMSEL
  • JATIM
  • LAMPUNG
  • Lainnya..

Ketua Umum JMSI Mengapresiasi Anugerah Jurnalistik M.H Thamrin

Oleh: Arief Gunawan, Pemerhati Sejarah/Anggota Dewan Pakar JMSI

17/09/2022
Arief Gunawan, Pemerhati Sejarah/Anggota Dewan Pakar JMSI/ doc.ist

Arief Gunawan, Pemerhati Sejarah/Anggota Dewan Pakar JMSI/ doc.ist

PostTweetSend
Dibaca 64

AMPAR.ID – DI MEDAN, Sumatera Utara, ada satu nama jalan penting bernama Jalan Mohammad Husni Thamrin.

Kenapa tokoh yang dikenal sebagai pembela kaum Betawi kelahiran Kampung Sawah Besar, Jakarta, ini diabadikan jadi nama jalan di Tanah Sumatera ?

Sejarawan Belanda, Bob Hering, yang menulis biografi “Mohammad Hoesni Thamrin, Tokoh Betawi, Nasionalis Revolusioner Perintis Kemerdekaan”, menyebut nama jalan itu diberikan oleh Sultan Deli setelah era kemerdekaan, untuk mengenang jasa-jasa Thamrin yang membela nasib para kuli kontrak di perkebunan tembakau Deli.

Para kuli ini tertindas akibat Poenale Sanctie karena pemberlakuan Undang-undang Koeli Ordonantie pada 1881.

Peraturan berupa sanksi dan tindak kekejaman tak manusiawi ini akhirnya dihapus oleh pemerintah kolonial Belanda setelah dikecam oleh dunia internasional, termasuk Amerika Serikat. Di dalam negeri Thamrin yang paling lantang dan berani melawannya saat menjadi anggota Volksraad tahun 1920-an dan secara langsung melakukan kunjungan ke Deli.

Thamrin bukan seorang pejuang Jakartasentris yang membela kepentingan kaum Betawi belaka. Ia nasionalis berciri beschermer (pelindung) yang secara aktif mengayomi rakyat.

Bacajuga

PH Soroti Vonis Kasus Sucolite Tirta Mayang: Mustazal dan Heri Dinilai Semestinya Bebas

Serius dalam Penegakan Hukum, OJK Jatuhkan Total Denda Rp 2,52 Triliun Pelaku Pelanggaran di Pasar Modal 

Tak Terbukti dalam Dakwaan Primer, Mantan Dirtek Tirta Mayang Divonis 1 Tahun Penjara

Anomali yang Dibutuhkan: Koreksi Paradigma Seleksi KIP Jambi

Status sosial, intelektualitas, dan kemampuan finansialnya yang tinggi memungkinkannya tampil di posisi itu.

Kakek Thamrin, George Anton Ort, adalah pengusaha sukses berkebangsaan Inggris, yang antara lain memiliki sejumlah properti dan hotel bintang lima di Betawi pada masanya.

Bersama dua kawannya yang juga berkebangsaan Inggris, Schnell dan Palmer, Ort mengembangkan pula usaha berupa toko permata dan bisnis tembakau.

Sebagai beschermer Thamrin adalah mentor Sukarno. Meski sebagai pejuang beraliran kooperatif yang duduk di Volksraad, namun ia secara penuh memberikan dukungan kepada para pejuang beraliran non kooperatif.

Thamrin lah misalnya yang cukup banyak membantu kebutuhan finansial Sukarno selama berada di penjara dan pengasingan.

Sikap kolaboratif Thamrin ini ternyata membuat jengkel Gubernur Jenderal De Jonge kala itu, sehingga berkata: orang paling berbahaya di Hindia Belanda bukan Sukarno melainkan Thamrin.

Bagaimana pembelaannya terhadap warga Jakarta ?

Jika Sukarno digambarkan sebagai “politikus garis-besar”, karena tak masuk ke dalam urusan-urusan mikro yang dianggapnya njelimet, Thamrin justru menukik sampai ke urusan mikro.

Di Volksraad misalnya ia menyuarakan masalah-masalah kecil kota Jakarta, mulai dari soal perkampungan becek tanpa penerangan, masalah banjir, menggugat pembangunan daerah elit Menteng yang terlalu diprioritaskan, soal pajak, sewa tanah bagi petani kecil, hingga harga beras, kedelai, gula, karet, dan sebagainya.

Thamrin adalah anak Betawi yang memulai karir dari bawah sebagai anggota Dewan Gemeente (setingkat walikota), yang bukan saja menaruh hati, pikiran, dan tindakannya untuk rakyat kecil, dan mendalami persoalan-persoalan dasar tentang Jakarta, ia juga pemimpin Parindra, tokoh nasional dan kolega politik yang mengayomi sekaligus disegani oleh para pembesar Belanda.

Untuk jasa-jasanya ini Gubernur Jakarta Ali Sadikin sejak tahun 1970-an bersama PWI Jakarta setiap tahun menyelenggarakan forum penghormatan baginya berupa Anugerah Jurnalistik M.H Thamrin.

Ali Sadikin juga menamakan program perbaikan perkampungan kumuh Jakarta dengan nama MHT yang merupakan singkatan dari nama Thamrin.

Program ini cukup terkenal hingga awal 1980-an dan mendapatkan banyak atensi dari berbagai kalangan, termasuk tentu dari kalangan pers.

Kunjungan Ketua Umum JMSI (Jaringan Media Siber Indonesia) Teguh Santosa yang ikut berkhidmat dalam event ke 48 tahun Anugerah Jurnalistik M.H Thamrin, di Balai Kota Jakarta, Kamis 15 September lalu, bermakna penting.

Sebagai tokoh muda yang akan mencalonkan diri untuk menjadi Anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah) RI dari DKI Jakarta, Teguh Santosa bukan saja telah menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jasa-jasa Mohammad Husni Thamrin sebagai seorang pahlawan nasional.

Teguh Santosa hadir di forum penganugerahan jurnalistik itu juga untuk menangkap semangat perjuangan, kecintaan, dan idealisme Thamrin terhadap warga Jakarta dan bangsa.

Thamrin sendiri dalam sebuah pidatonya di Volksraad pernah berpesan kepada generasi muda dengan mengutip penyair Belanda, Henriete Roland-Holst :

“Pembangun candi bukanlah generasi kami,
Kami cuma tukang angkut batu
Kami generasi yang harus punah
Agar dari kuburan kami bangkit penerus yang lebih tangguh …”

Jiwa dan semangat Thamrin tentu tak boleh terhenti oleh sekedar seremonial penganugerahan jurnalistik belaka.

(*red)

Berita sebelumnya

Ketua DPRD Edi Purwanto: APBD Perubahan Naik jadi Rp5,2 Triliun

Berita selanjutnya

Keluarga: Ponsel Pemuda Madiun Dibeli Polisi Rp5 Juta

Berita Terkait

PH Soroti Vonis Kasus Sucolite Tirta Mayang: Mustazal dan Heri Dinilai Semestinya Bebas

24/10/2026

Serius dalam Penegakan Hukum, OJK Jatuhkan Total Denda Rp 2,52 Triliun Pelaku Pelanggaran di Pasar Modal 

24/10/2026

Tak Terbukti dalam Dakwaan Primer, Mantan Dirtek Tirta Mayang Divonis 1 Tahun Penjara

24/10/2026
Ilustrasi Seleksi KI Jambi/ Foto: Ampar

Anomali yang Dibutuhkan: Koreksi Paradigma Seleksi KIP Jambi

23/10/2026

Pesona Literasi WPI, Perkuat Ekosistem Literasi dan Melahirkan Generasi Penulis Berdaya Saing

23/10/2026

Presiden Prabowo Apresiasi Capaian TPAKD dalam Memperluas Akses Keuangan dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

23/10/2026

Sinergi PHR dan Aparat Penegak Hukum Berhasil Ungkap DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi

22/10/2026

Rocky Candra Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat, Bagikan Sembako kepada Peserta Sosialisasi

22/10/2026
Rocky Candra Anggota DPR RI dapil Jambi/ foto: Bayu

Rocky Candra Desak Kapolda Jambi Tindak Tegas PETI di TNKS dan Geopark Merangin

22/10/2026

Rocky Candra Salurkan Bantuan Alsintan dan Motor Roda Tiga Kepada Petani  Bungo

22/10/2026
Berita selanjutnya
Ilustrasi hacker/ Foto: iStockphoto

Keluarga: Ponsel Pemuda Madiun Dibeli Polisi Rp5 Juta

Ilustrasi kurang tidur/ ist.net

Penyebab Kurang Tidur dan Cara Mengatasinya

OJK Dorong Pengembangan UMKM Sebagai Pertumbuhan Ekonomi Baru di Daerah/ doc.ist

OJK Dorong Pengembangan UMKM Sebagai Pertumbuhan Ekonomi Baru di Daerah

dr Herlambang Bersama Anggota Komisi V DPR RI Tinjau Pembangunan Rusunawa RSUD Raden Mattaher./ DOC.IST

Tinjau Pembangunan Rusunawa RSUD Raden Mattaher Bersama Anggota Komisi V DPR RI , dr Herlambang: Ini Untuk Seluruh Masyarakat Jambi yang Berobat

SKK Migas dan KKKS terus melakukan upaya untuk dapat meningkatkan produksi minyak dan gas guna mengejar target produksi di tahun 2022./ doc.ist

SKK Migas dan KKKS Bahas Peningkatan Produksi Migas

TERHANGAT

Lirik Lagu Bintang - Anima Band/ (Foto: Cuplikan layar Youtube @AnimaBandOfficialAnima)

Lirik Lagu Bintang – Anima Band

04/02/2024

Ahli Waris Ketua RT Terima Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan

Langkah Nyata Pertamina EP Terhadap Penyelesaian Isu Tanah di Kota Jambi

HKI Percepat Pembangunan Jalan Tol Betung-Jambi Seksi 1A, Progress Konstruksi Capai 69%

Viral Video Syur Mirip Gisel, Tagar Cowonya Ikut Trending di Twitter

New Honda BeAT, Always BeAT for You

New Honda Vario 125 dengan Penyegaran Warna Baru telah Hadir di Jambi

Mobilitas Makin Praktis Tanpa Perlu Isi Bensin, Kenali Teknologi Honda CUV e:

Skandal Anggaran DPRD Merangin Rp19,55 Miliar, Kejati Jambi Tetapkan 6 Tersangka

Tempat Nongkrong Baru di Jambi, Jati Coffee Hadirkan Suasana Hangat untuk Semua Kalangan

Berita Media Online

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.

INFORMASI

  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

MEDIA SOSIAL

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.