AMPAR.ID, JAKARTA – Anggota Komisi XII DPR RI, Rocky Candra, memberikan peringatan keras kepada Pertamina untuk menjamin ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kg selama periode Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Politisi Gerindra asal Jambi ini menegaskan bahwa pengawasan ketat harus dilakukan sejak dini guna mencegah terjadinya kelangkaan yang dapat meresahkan masyarakat.
Rocky menyebutkan bahwa konsumsi energi masyarakat dipastikan akan meningkat tajam, terutama saat mendekati hari raya Idulfitri. Oleh karena itu, ia meminta Pertamina untuk memetakan setiap potensi masalah di lapangan.
“Kita minta Pertamina untuk mengawasi setiap potensi yang akan meresahkan di tengah masyarakat, terutama terkait ketersediaan gas 3 kg dan juga BBM. Jangan sampai ada keluhan di tengah masyarakat akibat kekurangan stok,” ujar Rocky kepada awak media, Sabtu (14/2/2026).
Rocky Candra Terpilih Aklamasi Nakhodai Karang Taruna Jambi 2026-2031, Siap Kawal Asta Cita
Selain persoalan stok, Rocky juga menyoroti stabilitas harga di tingkat pengecer. Ia mendesak Pertamina untuk mengawasi distribusi elpiji 3 kg agar tidak terjadi lonjakan harga yang melampaui aturan.
“Harga elpiji 3 kg harus diawasi ketat. Pangkalan-pangkalan nakal yang bermain harga harus diberi sanksi tegas. Kami tidak ingin masyarakat terbebani di tengah suasana ibadah,” tegasnya.
Menghadapi arus mudik dan balik 2026, Rocky memberikan perhatian khusus pada kesiapan SPBU di sepanjang jalan lintas dan area perkotaan, khususnya di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).
Ia mengingatkan agar sinkronisasi data kebutuhan dan ketersediaan riil di lapangan benar-benar akurat.
“Saya akan awasi ini secara langsung. Jangan sampai di data terlihat cukup, tapi di lapangan justru terjadi antrean panjang atau kekurangan stok,” pungkas Rocky. (nda)
















