AMPAR.ID, JAKARTA – Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno (BBS), melakukan langkah jemput bola ke Pemerintah Pusat demi mempercepat pembangunan di daerahnya. Didampingi Sekretaris Daerah Budhi Hartono, Bupati BBS menggelar audiensi khusus dengan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, di ruang kerja Wamendagri, Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Fokus utama dalam pertemuan ini adalah mendesak percepatan pengesahan pemekaran empat desa persiapan di Kabupaten Muaro Jambi, yakni Desa Kasang Tanjung Nangko, Kasang Kebon Dalam, Air Merah, dan Bukit Beringin. Selain itu, dilaporkan pula rencana perubahan status sebagian Kelurahan Tempino menjadi Desa Suka Mulya.
Selain isu pemekaran, Bupati BBS memaparkan progres signifikan sejumlah program unggulan di Muaro Jambi yang selaras dengan kebijakan nasional, di antaranya:
Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP): Saat ini telah terbentuk 155 unit berbadan hukum dengan 68 gerai yang sedang dalam tahap pembangunan.
Makan Bergizi Gratis (MBG): Muaro Jambi telah mengoperasikan 14 Satuan Pelayanan Pemakanan Bergizi (SPPG) dari total 15 yang direncanakan.
Sekolah Rakyat: Pemerintah Kabupaten telah menyiapkan lahan seluas 7,5 hektare yang dinyatakan layak untuk segera dibangun.
Workshop Berbakti: Inovasi pembangunan empat unit workshop sebagai pusat pemeliharaan infrastruktur jalan dan pendukung ketahanan pangan.
“Pemekaran desa bukan sekadar urusan administrasi, tapi ini adalah upaya kami mendekatkan pelayanan publik dan mempercepat sirkulasi ekonomi di akar rumput. Kami ingin memastikan setiap jengkal wilayah Muaro Jambi merasakan kehadiran pemerintah secara nyata,” tegas Bupati BBS.
Menanggapi paparan tersebut, Wamendagri Bima Arya Sugiarto memberikan lampu hijau dan dukungan penuh. Ia berjanji akan segera menjadwalkan tahap ekspose untuk mempercepat status desa definitif bagi desa-desa persiapan tersebut.
Bima Arya juga memberikan apresiasi khusus terhadap inovasi Workshop Berbakti yang dianggap sebagai terobosan efektif untuk efisiensi perbaikan infrastruktur jalan.
“Inisiatif Muaro Jambi dalam mengintegrasikan program pusat seperti Makan Bergizi Gratis dengan inovasi lokal seperti Workshop Berbakti sangat luar biasa. Ini adalah model tata kelola daerah yang responsif. Terkait pemekaran desa, kami akan kawal agar prosesnya bisa segera rampung demi kepentingan masyarakat,” ujar Bima Arya.
Audiensi ini diharapkan menjadi titik terang bagi masyarakat di desa persiapan yang telah lama menantikan status definitif guna mengoptimalkan pengelolaan dana desa dan pembangunan infrastruktur di wilayah masing-masing. (adv)
















