KOTA JAMBI, AMPAR.ID – Tim SAR Gabungan memperluas radius area pencarian terhadap Indra (35), seorang pemancing yang dilaporkan hilang misterius di aliran Sungai Batanghari, Kelurahan Buluran Kenali, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi. Memasuki hari kedua operasi pencarian pada Sabtu (6/6/2026), keberadaan warga Pematang Sulur tersebut masih belum ditemukan.
Peristiwa hilangnya korban bermula saat ia pamit pergi memancing pada Kamis (4/6/2026) malam sekitar pukul 22.10 WIB. Namun, hingga keesokan harinya korban tak kunjung kembali ke rumah.
Kecurigaan pihak keluarga diperkuat setelah menemukan barang-barang pribadi milik korban, seperti sepeda motor, telepon genggam (HP), dan sandal, tertinggal di lokasi tempatnya memancing. Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jambi yang menerima laporan tersebut kemudian meneruskan informasi ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jambi pada Jumat siang untuk segera melakukan tindakan penyelamatan.
Kepala Kantor SAR Jambi, Adah Sudarsa, menyatakan bahwa operasi pencarian di hari kedua ini telah dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan melibatkan personil gabungan dari Tim Rescue Kantor SAR Jambi, TNI, Polri, Polsek Telanaipura, Koramil, Polairud, BPBD Kota Jambi, serta dibantu oleh masyarakat setempat.
Untuk mengoptimalkan pencarian, tim membagi pergerakan menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) dengan fokus menyisir permukaan air ke arah hilir sungai:
SRU 1: Melakukan penyisiran ke arah hilir sungai sejauh 6 kilometer menggunakan perahu karet (Landing Craft Rubber/LCR) milik Kantor SAR Jambi.
SRU 2: Menyisir jalur hilir dengan radius yang sama menggunakan LCR milik BPBD Kota Jambi.
SRU 3: Bergerak menyisir area permukaan air menggunakan armada LCR milik Polairud Jambi.
“Fokus kami hari ini adalah memperluas area penyisiran ke arah hilir sungai sejauh 6 kilometer. Kondisi cuaca di lokasi saat ini terpantau berawan. Kami berharap debit air dan arus sungai bersahabat sehingga mendukung kelancaran proses evakuasi,” ujar Adah Sudarsa, Sabtu (6/6).
Selain mengerahkan unit perahu karet, Tim SAR Gabungan juga telah menyiagakan peralatan medis, alat komunikasi, serta peralatan evakuasi di sekitar lokasi kejadian guna mengantisipasi kondisi darurat saat korban berhasil ditemukan. Hingga berita ini diturunkan, petugas di lapangan masih terus berupaya maksimal menyusuri aliran Sungai Batanghari.















