AMPARLLID, SAROLANGUN – Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Sarolangun, TNI, Polri, serta masyarakat setempat terus berupaya mencari Midin Torik (38), korban perahu terbalik di Sungai Limun. Hingga Minggu (19/4) petang, keberadaan korban masih belum ditemukan.
Basarnas Jambi telah menerjunkan satu tim berkekuatan 7 personel dengan membawa peralatan penyelamatan air lengkap.
Setibanya di lokasi pada Minggu sore, tim langsung melakukan penyisiran awal menggunakan perahu karet atau Landing Craft Rubber (LCR) di sekitar titik koordinat kejadian.
Perahu Ketek Terbalik di Sungai Limun Jambi, Enam Penumpang Selamat, Satu Masih Hilang
Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya:
Personel BPBD Kabupaten Sarolangun
Polsek Sarolangun dan Babinsa
Relawan PMI dan petugas Damkar
Dinas Sosial serta warga sekitar.
“Personel telah melakukan penyisiran awal di sekitar titik lokasi kejadian. Namun, hingga petang tadi hasil masih nihil,” tulis laporan resmi Basarnas Jambi.
Mengingat faktor cuaca yang berawan dan minimnya pencahayaan di malam hari, operasi pencarian dihentikan sementara pada Minggu malam untuk menjaga keamanan personel. Rencananya, operasi akan dilanjutkan kembali pada Senin pagi dengan memperluas radius pencarian di sepanjang aliran Sungai Limun. (red)















