AMPARID, SAROLANGUN – SMK Muhammadiyah Singkut resmi memperkuat posisi sebagai lembaga pendidikan vokasi unggulan melalui kerja sama strategis dengan PT Astra Honda Motor (AHM). Langkah ini ditandai dengan penandatanganan kurikulum Teknik Sepeda Motor (TSM) yang berlangsung di lingkungan sekolah pada Kamis (9/4/2026).
Sinergi bertajuk “Sinergi Bagi Negeri” ini bertujuan untuk menyelaraskan kualitas pendidikan di sekolah dengan kebutuhan nyata dunia industri, guna mencetak mekanik profesional yang siap kerja.
Acara ini menjadi momentum besar dengan kehadiran tokoh penting, di antaranya Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jambi, H. Suhaimi Chan HK, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sarolangun, H. Syukri Chan HK, serta Kabid SMK Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Harmonis, M.Pd.
Kehadiran perwakilan manajemen PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) selaku Main Dealer Honda Jambi, serta Manager Vocational PT AHM, Gunardi, menegaskan komitmen sektor industri dalam mengawal kualitas lulusan SMK di Provinsi Jambi.
Sebagai wujud implementasi nyata dari konsep link and match, SMK Muhammadiyah Singkut menerima dukungan berupa:
Donasi Unit: Sepeda motor Honda untuk kebutuhan praktik.
Peralatan (Tools): Set perlengkapan bengkel sesuai standar diler resmi.
Modul: Buku kurikulum resmi Teknik Sepeda Motor dari PT AHM.
Selain serah terima bantuan, rangkaian acara juga diisi dengan peresmian workshop sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang telah memiliki lisensi industri. Fasilitas ini memungkinkan siswa melakukan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) dengan standar yang diakui secara nasional oleh pabrikan.
General Manager Service & Part Sinsen, Erwin Susanto, menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif.
“Kami ingin menghadirkan keselarasan antara dunia pendidikan dan industri. Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri, kami berkontribusi mencetak generasi muda yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan lapangan kerja,” ujar Erwin.
Dengan adanya kerja sama ini, siswa SMK Muhammadiyah Singkut tidak hanya akan dibekali teori di kelas, tetapi juga pengalaman praktik yang relevan dengan perkembangan teknologi otomotif terkini. Hal ini diharapkan dapat memangkas kesenjangan antara kemampuan lulusan sekolah dengan kualifikasi yang dibutuhkan oleh dunia usaha dan dunia industri (DUDI). (red)
















