AMPAR.ID, JAMBI – Bank Jambi terus menunjukkan progres signifikan dalam upaya pemulihan layanan perbankan bagi nasabah. Hingga Senin (20/4/2026), bank kebanggaan masyarakat Jambi ini telah mengaktifkan kembali 75 unit Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan mengoperasikan 15 unit Cash Recycle Machine (CRM) yang tersebar di berbagai wilayah.
Direktur Utama Bank Jambi, H. Khairul Suhairi, menjelaskan bahwa reaktivasi ini dilakukan secara bertahap sejak Maret 2026. Pada tahap pertama, 66 unit ATM telah beroperasi di kantor cabang dan kantor cabang pembantu. Kemudian, pada tahap kedua per 20 April 2026, sebanyak 9 unit tambahan diaktifkan di lingkungan perkantoran pemerintah daerah setelah mendapatkan izin dari Bank Indonesia.
“ATM di beberapa lokasi perkantoran pemerintah daerah sebelumnya belum dapat dioperasikan karena menunggu izin. Saat ini, semuanya sudah dapat diaktifkan kembali untuk mendukung kebutuhan transaksi masyarakat,” ujar Khairul, Senin (20/4/2026) malam.
Selain memperbanyak jumlah ATM, kehadiran 15 mesin CRM menjadi inovasi layanan terbaru bagi nasabah. Khairul menyebutkan, mesin CRM memberikan efisiensi lebih karena tidak hanya melayani penarikan, tetapi juga memfasilitasi setor tunai secara langsung.
Sebagai upaya meningkatkan fleksibilitas bagi nasabah, Bank Jambi juga resmi memperpanjang jam operasional ATM di kantor cabang. Jika sebelumnya layanan hanya tersedia hingga pukul 16.00 WIB, kini nasabah dapat mengakses layanan tersebut hingga pukul 20.00 WIB.
“Perpanjangan jam operasional ini telah mendapat persetujuan dari regulator. Kami berkomitmen untuk terus mempermudah akses nasabah dalam bertransaksi,” pungkasnya.















