AMPAR.ID, JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) secara resmi menyiapkan langkah strategis untuk mempercepat pembenahan infrastruktur jalan. Tiga ruas jalan yang memiliki peran vital bagi mobilitas warga dan ekonomi daerah diusulkan untuk naik status dari jalan provinsi menjadi jalan nasional pada Mei 2026 ini.
Ketiga ruas strategis tersebut meliputi:
Simpang BBC – Tempino (Kabupaten Batang Hari).
Jalan Rantau Rasau (Kabupaten Tanjung Jabung Timur).
Jalan Padang Lamo (Kabupaten Tebo).
Kepala Dinas PUTR Provinsi Jambi, Muzakir, mengungkapkan bahwa pengalihan status ini merupakan solusi konkret di tengah tingginya beban pemeliharaan dan keterbatasan anggaran daerah. Selama ini, Pemprov Jambi telah melakukan penanganan darurat melalui pola swakelola, namun mobilitas kendaraan yang tinggi menuntut standar penanganan nasional.
“Kami sedang menyiapkan seluruh data pendukung. Insyaallah bulan Mei ini akan kita usulkan. Kami akan meminta dukungan pusat melalui representasi masyarakat Jambi yang ada di Komisi V DPR RI agar usulan ini segera terealisasi,” ujar Muzakir, Selasa (28/4/2026).
Langkah Dinas PUTR Jambi ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah. Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I Bina Marga, Hendro Satrio, sebelumnya menegaskan bahwa negara memberikan ruang intervensi bagi daerah yang memiliki keterbatasan fiskal dalam menangani jalan strategis.
Dengan status jalan nasional, ketiga ruas tersebut nantinya akan mendapatkan:
Anggaran Pemeliharaan Rutin: Bersumber langsung dari APBN.
Standar Konstruksi yang Lebih Tinggi: Menyesuaikan dengan beban kendaraan logistik lintas provinsi.
Keamanan Pengguna Jalan: Penataan rambu dan marka yang lebih mumpuni sesuai standar nasional.
Usulan ini dinilai mendesak mengingat ketiga ruas tersebut merupakan urat nadi distribusi hasil bumi dan penghubung antar-kabupaten. Jalan Padang Lamo di Tebo, misalnya, merupakan jalur penting bagi masyarakat di wilayah barat Jambi, sementara Simpang BBC-Tempino adalah jalur logistik padat.
Jika usulan ini disetujui, beban APBD Jambi untuk pemeliharaan jalan diharapkan dapat berkurang, sehingga anggaran daerah bisa dialihkan untuk perbaikan jalan lingkungan atau jalan produksi di pelosok desa lainnya. (Adv)
















