• Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Aktual dan Terkini
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
Berita Terbaru
  • NEWS
  • POLITIK
  • EKBIS
  • HUKUM
  • OPINI
  • TREND
  • JAMBI
  • BENGKULU
  • SUMSEL
  • JATIM
  • LAMPUNG
  • Lainnya..

Hari Gajah Internasional, Persembahan HK untuk Perjalanan Cinta Gajah di Sekitar Jalan Tol Trans Sumatera

12/08/2025
Hari Gajah Internasional, Persembahan HK untuk Perjalanan Cinta Gajah di Sekitar Jalan Tol Trans Sumatera

Hari Gajah Internasional, Persembahan HK untuk Perjalanan Cinta Gajah di Sekitar Jalan Tol Trans Sumatera

PostTweetSend
Dibaca 72

AMPAR.ID, PEKANBARU – Hari Gajah Internasional pada 12 Agustus menjadi momen penting bagi perjalanan pelestarian Gajah Sumatra. Sosok seperti “Getar” dan “Codet” kini dapat menjelajahi alam Riau dengan lebih aman, berkat inovasi PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) membangun Underpass Perlintasan Gajah (UPG) di sejumlah Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Terobosan ini bukan sekadar solusi infrastruktur, melainkan bukti nyata komitmen menjaga harmonisasi pembangunan dengan konservasi satwa langka Indonesia.

Inovasi UPG yang dilakukan Hutama Karya memungkinkan mamalia endemik ini berpindah antarhabitat tanpa hambatan. Desain terowongan dirancang berbasis data perjalanan dan perilaku gajah, didukung teknologi GPS collar untuk memantau pergerakan, perilaku dan perilaku dan keberadaan gajah secara real-time melalui perangkat yang dipasang di leher Gajah. sehingga aktivitas gajah tetap alami dan populasi tetap lestari. Dengan demikian, kehadiran jalan tol tak lagi menjadi ancaman, melainkan justru memperkuat ekosistem dan keberlanjutan Gajah Sumatra di Riau.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim menjelaskan bahwa Hutama Karya menjadi pionir dalam aksi nyata perlindungan satwa dilindungi di tanah air dengan menyediakan enam UPG di Jalan Tol Pekanbaru – Dumai (Permai) sepanjang 131,5 km.

“Teknologi GPS collar yang kami pasang membantu memahami pola perjalanan gajah antara dua kantong habitat utama untuk tujuan perkawinan, sehingga desain terowongan dapat optimal. Data menunjukkan bahwa program konservasi tahun 2024 memberikan hasil nyata bagi kelestarian gajah Sumatera. Upaya ini menjadi contoh harmonisasi pembangunan dan pelestarian, menginspirasi proyek infrastruktur ramah lingkungan di masa depan,” terang Adjib.

Lebih lanjut Adjib menyampaikan bahwa teknologi GPS collar telah membantu mengidentifikasi pola migrasi gajah, di mana periode September hingga November merupakan masa paling aktif pergerakan gajah jantan. Berdasarkan informasi ini, Hutama Karya dapat mengatur jadwal perawatan terowongan dan meningkatkan kewaspadaan tim monitoring di lapangan.

Data GPS collar juga menunjukkan bahwa gajah-gajah jantan dari kantong Balai Raja rutin melakukan perjalanan ke kantong Giam Siak Kecil untuk mencari pasangan. “Perjalanan cinta ini mencakup jarak puluhan kilometer dan menjadi dasar pembangunan underpass di kilometer 12, 61, 69, 71, 73, dan 76. Terowongan ini memiliki tinggi 5,1 meter dan lebar hingga 45 meter, memfasilitasi pergerakan alami sekaligus melindungi keselamatan gajah,” imbuh Adjib.

Bacajuga

Hutama Karya Resmi Kantongi Sertifikat Persetujuan Laik Fungsi Struktur Jembatan Musi V Tol Palembang–Betung

Kelola 14 Ruas Tol Di Indonesia, Hutama Karya Catatkan Kinerja Positif Pengelolaan Jalan Tol

Hutama Karya Pantau Trafik Jalan Tol Trans Sumatera Selama Libur Panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila Periode 28 Mei 2026

Hutama Karya Catat Kenaikan Trafik JTTS 16,4% Selama Libur Panjang Mei 2026

Monitoring intensif selama lima tahun menunjukkan migrasi rutin antar kantong dengan pola yang dapat diprediksi. Sistem pembersihan terowongan dari genangan air hujan dilakukan secara berkala, dan pemasangan kamera trap di setiap underpass memberikan data akurat tentang perilaku dan frekuensi penggunaan oleh gajah.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama Rimba Satwa Foundation (RSF) mengonfirmasi bahwa pergerakan ini merupakan perilaku alami yang penting untuk menjaga keragaman genetik populasi. “Gajah seperti Codet yang berusia 70 tahun dan Getar yang berusia 35 tahun adalah contoh nyata bagaimana satwa ini bergantung pada koridor aman untuk keberlangsungan hidup mereka,” kata Genman S. Hasibuan, Kepala BBKSDA Riau.
Sistem SMART Patrol memungkinkan monitoring real-time pertumbuhan vegetasi pakan dan pergerakan gajah menggunakan teknologi satelit dan artificial intelligence. Setiap gajah yang dipasangi GPS collar dapat dipantau lokasinya setiap 30 menit, memungkinkan tim lapangan melakukan mitigasi dini jika gajah mendekati area permukiman.

Sejak dilakukan implementasi program monitoring gajah, tingkat kecelakaan akibat konflik dengan satwa liar turun hingga nol persen. Sistem early warning yang terintegrasi memungkinkan Hutama Karya memberikan informasi real-time kepada pengguna Jalan Tol Permai melalui VMS (Variable Message Sign) dan aplikasi mobile.

“Keberhasilan program ini terukur melalui data lapangan yang komprehensif: tidak ada lagi insiden gajah menyeberang jalan tol secara berbahaya sejak optimalisasi underpass tahun 2023,” terang Adjib Populasi gajah di kantong Balai Raja dan Giam Siak Kecil terpantau stabil dengan indikasi reproduksi yang sehat. Tercatat tiga kelahiran anak gajah dalam dua tahun terakhir, menandakan kesuksesan program konservasi.

Pengembangan program konservasi akan diperluas dengan pembangunan nursery permanen untuk pembibitan tanaman pakan, pusat edukasi konservasi gajah, dan kemitraan riset dengan pemerhari gajah. Hutama Karya juga berencana menerapkan konsep serupa di proyek jalan tol lainnya yang melintasi habitat satwa dilindungi, termasuk Tol Sigli – Banda Aceh.

“Hari Gajah Internasional jadi pengingat bahwa kita bisa membangun infrastruktur maju tanpa melupakan tanggung jawab menjaga alam. Gajah Sumatra adalah bagian penting dari ekosistem yang harus kita rawat bersama,” tutup Adjib Al Hakim, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.
Pemberdayaan Masyarakat: Solusi Ekonomi Hijau di Sekitar Tol
Selain menjaga habitat gajah, Hutama Karya juga mengembangkan program pemberdayaan masyarakat di sekitar jalan tol melalui pendekatan ekonomi hijau yang berkelanjutan. Masyarakat lokal menjadi garda terdepan konservasi melalui pelibatan aktif dalam kegiatan penanaman dan budidaya.

Kelompok Tani Hutan Alam Pusaka Jaya dari Dusun Bahorok, Desa Pinggir, menjadi salah satu penerima manfaat. Mereka menerima 125 bibit durian montong premium, 4.000 bibit rumput odot, dan 3.000 batang jeruk nipis. Jeruk nipis berfungsi sebagai penghalang alami agar gajah tidak mendekati permukiman, dan rumput odot menjadi pakan favorit gajah. Sedangkan untuk durian montong diharapkan menjadi tanaman alternatif untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar.
Program ini memberi manfaat langsung bagi 75 kepala keluarga pada tahun 2024, meningkat dari 50 kepala keluarga pada tahun sebelumnya. Hasil panen tanaman pakan memberikan pendapatan tambahan rata-rata Rp2,5 juta per KK per tahun, sekaligus membangun paradigma baru bahwa keberadaan gajah bukan ancaman, melainkan potensi konservasi.

Sekretaris Kelompok Tani, Suparto mengatakan bantuan dari Hutama Karya berdampak baik tak hanya bagi lingkungan, namun juga masyarakat, “Kami tidak hanya menerima bibit, tetapi juga pelatihan teknis penanaman dan pemeliharaan. Program ini mengubah cara pandang masyarakat terhadap gajah.”

Edukasi konservasi juga telah menjangkau 15 sekolah di sekitar wilayah proyek, menanamkan nilai-nilai pelestarian sejak usia dini.
Memasuki tahun keenam operasional, Tol Permai membuktikan bahwa infrastruktur modern dapat bersinergi dengan konservasi alam dan kesejahteraan sosial. Hutama Karya berkomitmen melanjutkan program ini sebagai bagian dari strategi ESG (Environmental, Social, Governance) dan kontribusi terhadap Sustainable Development Goals, khususnya SDG 15 (Life on Land) dan SDG 11 (Sustainable Cities and Communities).

(NDA)

Kata kunci: gajahjalan tol
Berita sebelumnya

OJK Gelar National Forum of Financing Services and Microfinance 2025

Berita selanjutnya

Al Haris Lepas 88 Kontingen Pramuka Berkebutuhan Khusus ke Cibubur

Berita Terkait

Hutama Karya Resmi Kantongi Sertifikat Persetujuan Laik Fungsi Struktur Jembatan Musi V Tol Palembang–Betung

28/07/2026

Kelola 14 Ruas Tol Di Indonesia, Hutama Karya Catatkan Kinerja Positif Pengelolaan Jalan Tol

23/06/2026

Hutama Karya Pantau Trafik Jalan Tol Trans Sumatera Selama Libur Panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila Periode 28 Mei 2026

29/05/2026

Hutama Karya Catat Kenaikan Trafik JTTS 16,4% Selama Libur Panjang Mei 2026

18/05/2026

Arus Balik Libur Panjang, 118 Ribu Kendaraan Padati Jalan Tol Trans Sumatera

17/05/2026

Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, Trafik Tol Trans Sumatera Melonjak hingga 28 Persen

16/05/2026
Libur Hari Buruh 2026: Trafik Jalan Tol Trans Sumatera Melonjak 17 Persen, 470 Ribu Kendaraan Melintas

Libur Hari Buruh 2026: Trafik Jalan Tol Trans Sumatera Melonjak 17 Persen, 470 Ribu Kendaraan Melintas

04/05/2026
Pemerintah Dukung Hutama Karya Percepat Penyelesaian Jalan Tol Trans Sumatera

Pemerintah Dukung Hutama Karya Percepat Penyelesaian Jalan Tol Trans Sumatera

12/04/2026

Trafik Jalan Tol Trans Sumatera Melonjak 42 Persen

04/04/2026
Tingkatkan Konektivitas di Sumsel, Hutama Karya Resmi Operasikan Junction Palembang Mulai Hari Ini

Tingkatkan Konektivitas di Sumsel, Hutama Karya Resmi Operasikan Junction Palembang Mulai Hari Ini

02/04/2026
Berita selanjutnya

Al Haris Lepas 88 Kontingen Pramuka Berkebutuhan Khusus ke Cibubur

Al Haris Dukung Penuh Reformasi Agraria untuk Kesejahteraan Masyarakat

Katua TP-PKK Zulva Fadhil: Anak Siaga Harus Berbakti, Pantang Menyerah, dan Kreatif

Al Haris Tinjau Progres Tol Pijoan–Sebapo–Bayung Lencir

KPK RI (ilustrasi)/ist.net

KPK Setor Rp403 Miliar ke Kas Negara Selama Semester I 2025

TERHANGAT

Lirik Lagu Bintang - Anima Band/ (Foto: Cuplikan layar Youtube @AnimaBandOfficialAnima)

Lirik Lagu Bintang – Anima Band

04/02/2024

Ahli Waris Ketua RT Terima Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan

HKI Percepat Pembangunan Jalan Tol Betung-Jambi Seksi 1A, Progress Konstruksi Capai 69%

Penyaluran BLT DD Desa Sumber Makmur Tahun 2026 Tahap 3

Langkah Nyata Pertamina EP Terhadap Penyelesaian Isu Tanah di Kota Jambi

Viral Video Syur Mirip Gisel, Tagar Cowonya Ikut Trending di Twitter

New Honda Vario 125 dengan Penyegaran Warna Baru telah Hadir di Jambi

Mobilitas Makin Praktis Tanpa Perlu Isi Bensin, Kenali Teknologi Honda CUV e:

Honda ST125 Dax Tampil Makin Ikonik dengan Warna Baru

New Honda BeAT, Always BeAT for You

Berita Media Online

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.

INFORMASI

  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

MEDIA SOSIAL

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.