AMPAR.ID, MUARA BULIAN – Kondisi ruas Jalan Lintas Sumatera yang membelah Kabupaten Batang Hari, Jambi, kian memprihatinkan. Kerusakan parah di sejumlah titik badan jalan kini tidak hanya mengancam keselamatan pengguna jalan, tetapi juga memicu dampak lingkungan yang dikeluhkan warga permukiman di sepanjang jalur tersebut.
Lubang-lubang menganga di badan jalan memaksa para pengendara, terutama roda dua, untuk ekstra waspada guna menghindari kecelakaan yang mengintai sewaktu-waktu.
Selain risiko kecelakaan, warga sekitar mengeluhkan polusi debu yang pekat saat cuaca panas, yang masuk ke rumah-rumah dan mengganggu pernapasan. Hal ini diperparah dengan fakta bahwa ruas Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Muara Bulian, sebenarnya belum genap satu tahun diperbaiki oleh Pemerintah Provinsi Jambi, namun kini sudah kembali hancur.
Anggota DPRD Batang Hari dari Fraksi PDI Perjuangan, Edi Yanuar, menilai kerusakan berulang ini membuktikan bahwa kualitas perbaikan sebelumnya tidak sebanding dengan beban kendaraan yang melintas.
“Kerusakan ini terjadi karena kontur dan konstruksi jalan tidak mampu menopang beban kendaraan bertonase besar yang melintas setiap hari, terutama truk angkutan batubara yang volumenya sangat tinggi,” tegas Edi Yanuar.
Edi Yanuar menyatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dan mendorong Pemerintah Provinsi Jambi melalui dinas terkait untuk melakukan perbaikan yang lebih permanen dan berkualitas. Ia menekankan bahwa Jalan Lintas Sumatera merupakan urat nadi perekonomian yang tidak boleh dibiarkan terbengkalai.
“Saya akan mendorong pemerintah provinsi untuk segera memperbaiki jalan ini secara serius. Ini adalah jalan utama dan prioritas yang digunakan oleh masyarakat luas. Tidak boleh hanya sekadar tambal sulam yang dalam hitungan bulan rusak kembali,” tambahnya.
Legislator dari partai berlambang banteng ini berharap ada evaluasi menyeluruh terhadap spesifikasi teknis pengerjaan jalan di Batang Hari agar ketahanannya lebih terjamin, mengingat peran strategis jalur tersebut dalam mobilitas logistik antarprovinsi.
















