AMPAR.ID, JANGKAT TIMUR – Ruas Jalan Desa Pematang Pauh – Beringin Tinggi rusak parah. Warga secara swadaya memperbaiki jalan tersebut dari hasil sumbangan masyarakat.
Ruas jalan ini diketahui berstatus jalan milik pemerintah Kabupaten Merangin, sepanjang kurang lebih 1 KM belum tersentuh aspal dari dusun Duruan Balai Pematan Pauh sampai ke Pendakian Telun Mandung.
“jalan ini tidak bisa dilalui masyarakat saat musim hujan, karena masih tanah liat, apalagi ini menjadi akses utama menuju pusat ibukota kecamatan Jangkat Timur, ” ujar Doi Hadi, selaku Tokoh Masyarakat Desa Pematang Pauh kepada ampar.id Senin, 31 Maret 2025.

Doi Hadi, menjelaskan sumbangan yang dikumpulkan dari masyarakat kurang liebih Rp 5 juta dipergunakan untuk membeli material batu, semen, pasir dan biaya sewa alat berat untuk memperbaiki jalan berlobang ini.
“kita sudah capek bergotong royong, sangat miris dengan kondisi ini curah hujan tinggi apalagi ini saat momen lebaran banyak sanak keluarga yang mudik tidak bisa sampai langsung ke Desa karena jalan tersebut sulit dilalui dan hanya bisa di lalui dengan kendaraan roda dua,”tegasnya.
Lebih dari itu, Doi berharap adanya perhatian serius dari pemerintah kabupaten Merangin dan dewan dapil IV untuk menganggarkan jalan tersbut untuk di aspal pada tahun 2025-2026
“kami minta bapak Bupati Merangin yang baru peduli dengan kondisi jalan kami ini, agar kedepan jalan ini tidak lagi menjadi keluhan masyarakat tiga desa (Desa Pematang Pauh, Kabu dan Beringin Tinggi),” katanya.
Asal tahu saja, ruas jalan kabupaten merangin dari simpang rantau suli – beringin tinggi sepanjang 13 KM. Saat ini, baru tersentuh aspal kurang lebih 3 KM dan tersisa 10 KM yang masih kindisinya jalan tanah.
(jp/min)

















