• Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Aktual dan Terkini
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
Berita Terbaru
  • NEWS
  • POLITIK
  • EKBIS
  • HUKUM
  • OPINI
  • TREND
  • JAMBI
  • BENGKULU
  • SUMSEL
  • JATIM
  • LAMPUNG
  • Lainnya..

Ketersediaan Telur Ayam Aman dan Cukup Sampai Lebaran 2026

28/12/2025
PostTweetSend
Dibaca 176

AMPAR.ID, JAKARTA – Komoditas telur ayam ras sebagai salah satu pilihan protein hewani yang disukai masyarakat dipastikan ketersediaannya mencukupi. Kebutuhan konsumsi telur secara nasional selama ini bahkan dapat ditopang dari hasil peternak dalam negeri.

Dalam proyeksi Badan Pangan Nasional (Bapanas), ketersediaan telur ayam ras masih aman dan mencukupi sampai momen Lebaran mendatang. Ini berkat ada surplus dan produksi dalam negeri yang besar.

Sementara fluktuasi harga yang terjadi lebih bersifat musiman, bukan karena program prioritas Presiden Prabowo Subianto, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG). Pengaruh MBG terhadap kebutuhan konsumsi telur ayam ras di tahun ini masih belum signifikan.

“Stok telur kita secara nasional banyak. Intinya sangat memenuhi kebutuhan nasional. Secara nasional ketersediaan telur sangat banyak. Lewat Ramadhan juga aman. Surplus kita. Kita tidak ada masalah kalau telur,” ungkap Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa di Jakarta pada Rabu (24/12/2024).

“Kalau saya melihat program MBG, ada pengaruhnya tapi sedikit. Saat ini namanya sedang menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), demand-nya naik hingga ada kenaikan,” sambung Deputi Ketut.

Dalam Proyeksi Neraca Pangan Nasional yang rutin pemerintah lakukan pengkinian setiap bulannya, kebutuhan nasional telur ayam ras, termasuk untuk kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG, sepenuhnya dapat dipasok dari dalam negeri. Dari total kebutuhan konsumsi nasional, porsi kebutuhan SPPG masih belum begitu besar.

Bacajuga

Adapun kebutuhan konsumsi setahun untuk telur ayam ras totalnya diestimasikan 6,487 juta ton. Dari total itu, kebutuhan SPPG di 2025 ini berkisar 1,96 persen atau 127,3 ribu ton telur ayam ras. Sementara produksi telur setahun masih lebih besar karena dapat mencapai 6,561 juta ton.

Stok akhir tahun 2025 untuk telur ayam ras secara nasional pun meningkat pesat dibandingkan stok akhir tahun sebelumnya. Bapanas memproyeksikan stok akhir tahun telur ayam ras dapat berada di 74,5 ribu ton. Ini melonjak sampai tembus 154,2 persen dibandingkan stok akhir 2024 yang berada angka 29,3 ribu ton.

Kendati begitu, pemerintah akan terus memantau perkembangan harga telur ayam ras. Harga komoditas telur ayam ras yang diminati masyarakat perlu berada sesuai Harga Acuan Penjualan (HAP) di tingkat konsumen yang telah ditetapkan pemerintah di Rp 30.000 per kilogram (kg).

“Secara prinsip kami sudah sering rapat dengan teman-teman peternak. Mereka komitmen tetap di range harga di peternak Rp 22.000, Rp 23.000 sampai Rp 25.000. Artinya, pedagang mestinya masih bisa menjual dengan angka Rp 30.000,” tutur Deputi Ketut.

Menyadur dari Panel Harga Pangan yang diampu Bapanas, rerata harga telur ayam di tingkat konsumen ras secara nasional mulai sedikit ada depresiasi dalam seminggu terakhir. Pengawasan akan diintensifkan pemerintah agar harga telur bagi masyarakat dapat mengarah ke level harga yang wajar.

Per 24 Desember, rerata harga berada di Rp 31.595 per kg. Ini mulai ada penurunan dari seminggu sebelumnya yang Rp 31.671 per kg dan dibandingkan sehari sebelumnya yang Rp 31.669 per kg. Sementara provinsi yang memiliki rerata harga telur ayam ras paling rendah adalah Bali dengan Rp 27.635 per kg atau sekitar 7,8 persen lebih rendah dari HAP.

Adapun rerata harga telur ayam ras secara nasional berada melebihi HAP tingkat konsumen mulai terjadi di bulan Oktober. Saat itu rerata harga bulanan telur ayam ras berada di Rp 30.436 per kg. Untuk diketahui, sejak Januari 2025 rerata harga telur ayam ras yang dicatat Bapanas selalu berada di bawah HAP.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Bapanas yang juga Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman telah memberi arahan agar jajarannya tidak boleh lengah dalam memantau dinamika harga pangan pokok telur strategis. Telur ayam ras juga menjadi sorotannya karena stok nasional mencukupi.

“Tadi telur alhamdulillah baik, tetapi kita tidak boleh lengah. Telur cukup. Saya katakan tidak boleh naik. Kalau naik, kita tindak. Ini karena stok kita cukup. Telur ayam lebih dari cukup. Jadi aman,” kata Mentan/Kepala Bapanas Amran di Pasar Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur (23/12/2025).

Kata kunci: TELOR
Berita sebelumnya

14 Tahun Mengaspal Bersama, Honda Vario Club Jambi Perkuat Solidaritas Komunitas

Berita selanjutnya

Program Resmi Negara, Bukan Inisiatif Serampangan

Berita Terkait

Berita selanjutnya

Program Resmi Negara, Bukan Inisiatif Serampangan

Pemdes Talang Kuning Serah Terima Pekerjaan fisik DD 2025

Polres Mukomuko Akhiri Tahun 2025 Dengan Press Release Akhir Tahun, Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Keamanan

PHE Jambi Merang Tutup 2025 dengan Capaian On Stream PPC-01 Lampaui Target, Wamen ESDM Beri Apresiasi

Pembukaan Perdagangan Bursa Efek 2026: Pasar Modal Indonesia Fokus Pada Integritas, Likuiditas dan Ekonomi Hijau

TERHANGAT

Lirik Lagu Bintang - Anima Band/ (Foto: Cuplikan layar Youtube @AnimaBandOfficialAnima)

Lirik Lagu Bintang – Anima Band

04/02/2024

Ahli Waris Ketua RT Terima Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan

8.190 PPPK Jember Diperpanjang, Gus Fawait Siapkan Alih Status

HKI Percepat Pembangunan Jalan Tol Betung-Jambi Seksi 1A, Progress Konstruksi Capai 69%

KPM Terima BLT DD, Bukti Nyata Kepedulian Pemdes Bandar Jaya

Penyaluran BLT DD Desa Sumber Makmur Tahun 2026 Tahap 3

Viral Video Syur Mirip Gisel, Tagar Cowonya Ikut Trending di Twitter

New Honda Vario 125 dengan Penyegaran Warna Baru telah Hadir di Jambi

Honda ST125 Dax Tampil Makin Ikonik dengan Warna Baru

New Honda BeAT, Always BeAT for You

Berita Media Online

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.

INFORMASI

  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

MEDIA SOSIAL

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.