JAMBI, AMPAR.ID – Rilis data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi menunjukkan penurunan pada indikator perdagangan luar negeri serta aktivitas pariwisata sepanjang bulan Juli 2026. Selasa, (1/9/2026).
1. Nilai Ekspor dan Impor Terkoreksi
Kinerja ekspor asal Provinsi Jambi pada Juli 2026 terkoreksi 4,67 persen dari bulan sebelumnya, yakni turun dari US190,78 juta menjadi US181,87 juta. Sektor industri manufaktur masih mendominasi porsi ekspor Jambi sebesar 50,74 persen, disusul pertambangan (44,90%) dan pertanian (4,36%). Lima negara tujuan utama ekspor meliputi Singapura, Malaysia, Jepang, India, dan Amerika Serikat.
Penurunan lebih dalam terjadi pada nilai impor yang anjlok 48,45 persen, dari US9,02 juta pada Juni menjadi US4,65 juta pada Juli. Impor Jambi didominasi oleh komoditas mesin dan alat angkutan yang mencapai 66,87 persen dari total nilai impor, dengan mitra pasokan utama asal Tiongkok, Malaysia, Kanada, Singapura, dan Prancis.
2. Kunjungan Hotel Bintang Turun 3,81 Persen
Sektor pariwisata daerah juga mencatatkan sedikit kelesuan. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Jambi pada Juli 2026 berada di level 52,59 persen, menyusut dibanding TPK Juni yang sempat menembus 57,37 persen.
Total tamu yang menginap turun 3,81 persen menjadi 58.932 orang. Dari total tersebut, proporsi wisatawan mancanegara tercatat rata-rata 5 orang dari setiap 1.000 tamu yang menginap, dengan durasi rata-rata lama menginap mencapai 1,58 hari. (Red)
















