JEMBER, AMPAR.ID – Pemerintah Kabupaten Jember menggandeng Kementerian Sosial RI untuk mempercepat penanganan kemiskinan ekstrem melalui validasi data penerima bantuan sosial.
Langkah tersebut dibahas dalam audiensi Bupati Jember Muhammad Fawait bersama Wakil Menteri Sosial RI Agus Jabo Priyono di Kantor Kementerian Sosial RI.
Dalam pertemuan itu, Gus Fawait menyampaikan bahwa bantuan sosial harus tepat sasaran agar benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.
“Bantuan sosial harus tepat sasaran dan dirasakan masyarakat yang memang membutuhkan,” ujar Gus Fawait.
Pemkab Jember kini melakukan groundcheck langsung ke lapangan untuk mencocokkan data masyarakat kategori miskin ekstrem dengan kondisi riil di wilayah masing-masing.
“Kami ingin memastikan data masyarakat penerima bantuan benar-benar valid dan sesuai kondisi lapangan,” kata Gus Fawait.
Menurutnya, validitas data akan mempermudah pemerintah dalam menyalurkan program bantuan secara efektif dan tepat manfaat.
Selain fokus pada bantuan sosial, Pemkab Jember juga menyiapkan program graduasi bagi keluarga penerima manfaat agar dapat mandiri secara ekonomi dan keluar dari kategori miskin ekstrem.
“Tujuan akhirnya bukan hanya menerima bantuan, tetapi masyarakat bisa meningkat kesejahteraannya secara bertahap,” lanjutnya.
Melalui koordinasi dengan pemerintah pusat, Pemkab Jember menargetkan percepatan penurunan angka kemiskinan ekstrem sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Jember.
















