AMPAR.ID, Jambi – Usai pelaksanaan pemusatan pelatihan daerah kurang lebih 1 bulan dari tanggal 2 Agustus sampai 29 Agustus. KONI Provinsi Jambi menggelar penutupan Pelatda Inap PON Tahap II Papua XX Tahun 2021 bertempat Ballroom Shang Ratu Hotel. Minggu malam (29/08/21).

Penutupan Pelatda Inap dihadiri Ketua Umum KONI Provinsi Jambi Budi Setiawan, Gubernur Jambi yang diwakili Sri anggunaini Assisten III Setda Provinsi jambi, Kapolda Jambi Irjen Pol A.Rachmad Wibowo, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI M. Zulkifli, Kabinda Jambi Brigjen Pol Irawan David Syah, para tokoh masyarakat Papua dan Mahasiswa Papua domisili Jambi, para Atlit, pelatih dan Official.
Ketua Umum KONI Provinsi Jambi Budi Setiawan menyampaikan pada PON XX Papua Tahun 2021 Provinsi mengirim 156 yang terdiri dari 102 Atlit dan sisanya pengurus, pelatih dan official. Kontingen Jambi akan berangkat direncanakan tanggal 17 September namun setiap tidak bersamaan, dikarenakan kondisi Covid-19.

Terkait target prestasi kontingen Jambi. Menargetkan peringkatnya lebih meningkat dibanding PON Jawa Barat 2016 yang lalu. Walaupun dengan kondisi pandemi, memang kita lihat kondisi Atlit yang kita bawa memang sangat sedikit dibanding PON Jabar.
Walaupun dengan kondisi anggaran dan atlit yang sangat sedikit, ya kita tetap berusaha atau menargetkan peringkat lebih tinggi saya yakin dengan keberangkatan 102 atlit ini kan memang sudah di seleksi, bener-bener ekstra, karena yang memang benar-benar sudah meraih medali emas, perak, perunggu. Kami yakin tingkat prestasi kita akan naik dan medali kita akan lebih banyak lagi,”ujar Budi Setiawan
Terkait bonus atlit. Ketua Budi Setiawan mengatakan KONI Provinsi Jambi sudah mengajarkan anggaran ke Pemprov Jambi. Bonus untuk Atlit PON tahun ini meningkat dengan acuan peraih medali emas 300 juta, perak 150 juta dan perunggu 75 juta, itu yang kita ajukan.
Mudah-mudahan Pak Gubernur dan Pemerintah Provinsi Jambi bisa merealisasikan, karena memang ini penyemangat para atlit Jambi dan juga bonus prestasi ini adik-adik Atlit bisa juga membantu keluarga, Orang tua ataupun buat beli peralatan untuk mereka latihan.”pungkasnya
Sementara itu Kabinda Jambi Brigjen Pol Irawan David Syah dalam apresiasinya.

“Sebagai catatan, ini tentu menjadi kebanggan, dengan nama baik keluarga dan Provinsi Jambi pada umumnya.
“Saya harap ,apa yang dilakukan atlit-atlit, pelatih, official, yang selama ini latihan dapat mendapatkan prestasi yang lebih baik, dapat mengharumkan nama Provinsi Jambi dengan bertanding secara Fair play.
Begitupun hal yang disampaikan Danrem 042/Gapu Brigjen TNI M Zulkifli

“Saya tahu malam ini malam yang krusial, malam ini kita bertemu karena akan ada pertandingan Akbar iyalah PON XX Papua.
“Tentu namanya Iven Akbar pasti ada problem,, kita fahami itu,, apalagi dimasa Pandemi Covid-19. Protokol kesehatan dijaga betul jangan sampai atlit Jambi dapat permasalahan baru.”harapnya
“Kita yakini daerah lain juga sama, semua bertempur dengan Covid-19, Saya mengharapkan kepada atlit dan official dapat memberikan prestasi terbaik untuk Jambi.
Jaga kesehatan, jaga keamanan diri sendiri, jaga keamanan Tim, memberikan medali dengan perjuangan keras dengan tekad yang baik. Saya mengapresiasi perjuangan atlit-atlit Jambi.”ucap Danrem
Tidak hanya Danrem 042/Gapu yang berikan apresiasi kepada atlit. Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo berikan pesan pada seluruh kontingen Jambi

“Nanti di PON akan ketemu atlit seluruh Indonesia, Jaga betul adat dan budaya Jambi bila perlu dikenalkan kepada atlit-atlit Provinsi lainnya dan selain itu untuk saling menghargai, kesempatan kita untuk memperkenalkan Jambi.”harap Kapolda
“Nanti pasti banyak ketemu tokoh-tokoh Papua. Jaga diri dan jaga etika dan jangan ada delegasi dari Jambi menjadi Pemicu.
Atlit yang meraih prestasi saya jamin masuk polisi, nanti kita prioritaskan.
Jaga pergaulan dan pulang bawa medali, Kapolda Jambi: Atlit yang Raih Prestasi Saya Jamin Masuk Polisi,”tutupnya
Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto tak ketinggalan berikan semangat dan pesan kepada kontingen Jambi

“Hal sepele jangan dijadikan masalah, atlit harus fokus dan target meraih prestasi, selain itu KONI, Pemprov, Dispora harus Mengkoreksi diri bagaimana olah raga Jambi semakin kuat dan memikirkan masa depan atlit.
Kita yg harus menjadikan juara, bukan pelatih kita, bukan pemerintah kita, tetapi diri kita sendiri.
Saya berharap adik-adik atlit bisa meraih prestasi setinggi tingginya.
Fokus, dijaga mental atlit, official ditatar lebih baik, semua harus rapih jangan masalah kecil dibesar besarkan.
Yang pertama, Berangkatlah dengan sehat bugar dan gembira Yang kedua jangan nerveus jangan gugup, tanamkan optimis raih prestasi,”ujarnya
Ada hal yang lebih menarik dalam giat penutupan Pelatda Inap PON Tahap II Papua XX Tahun 2021

Tokoh Masyarakat Papua domisili Jambi titip salam buat warga Papua.
“Kalau kalian kesana kalian akan disambut, meski nada mereka kasar itu hanya nada bicara saja yang lantang, tapi sebenarnya tidak, mereka welcome sama setiap orang.
Orang Papua tidak suka dipanggil Beta, dan suka tersinggung, karena sapaan itu khusus untuk Maluku,
Orang Sumatera paling cepat beradaptasi tentu pasti bisa memahami.
Eliezer wettebosi (Tokoh Masyarakat Papua domisili Jambi)
Septelina Atanay (Mahasiswa Papua domisili Jambi)
(Datut Rakash)












