AMPAR.ID, BATANG HARI – Tim sepak bola pelajar Kabupaten Batang Hari sukses merengkuh gelar juara kategori SMA sederajat dalam kompetisi bergengsi Jambi School Football League (JSFL) Provinsi Jambi 2026. Laga final yang berlangsung sengit tersebut digelar di lapangan hijau Alun-Alun Kabupaten Batang Hari, pada Minggu (17/5/2026) malam.
Sinyal kemenangan tim tuan rumah dipastikan setelah menyudahi perlawanan tangguh dari skuad SMAN 6 Kerinci dengan skor tipis 1-0. Sementara itu, pada kategori lainnya, gelar juara tingkat SD berhasil diboyong oleh SDN 144 Muaro Bungo, dan juara tingkat SMP diraih oleh SMPN 12 Kota Jambi.
Partai puncak ini disaksikan langsung oleh Bupati Batang Hari, M. Fadhil Arief, yang juga merupakan pencetus (founder) dari ajang JSFL 2026. Fadhil melayangkan pujian dan apresiasi tinggi atas tingginya kualitas permainan serta kematangan emosi yang diperlihatkan para pelajar di sepanjang laga.
“Adik-adik kita bermain begitu baik malam ini. Tidak hanya soal teknik, tetapi bagaimana mereka mampu menyikapi tensi pertandingan dan menenangkan emosi penonton. Karakter positif seperti ini yang harus dipertahankan. Latihan harus terus berlanjut agar mereka jauh lebih kuat di kompetisi berikutnya,” ujar Fadhil seusai laga.
Fadhil menegaskan bahwa JSFL tidak sekadar dirancang sebagai wadah pemandu bakat olahraga, melainkan instrumen penting dalam membentuk karakter tangguh generasi muda demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, dinamika di dalam lapangan hijau memberikan pelajaran hidup, mentalitas, dan sportivitas yang tidak didapatkan melalui jalur pendidikan formal atau kecerdasan intelektual semata.
“Kita lihat tadi bagaimana tim yang kalah menangis. Semua orang pasti pernah mengalami fase menang atau kalah. Namun, bagaimana mereka diajarkan untuk bangkit kembali meraih prestasi, esensi interaksi itulah yang didapatkan dari sebuah pertandingan,” imbuhnya.
Guna memaksimalkan pembinaan ini, Bupati Batang Hari menekankan pentingnya sinergitas dan komunikasi tiga arah antara pihak sekolah, anak, dan orang tua. Dukungan moral dari orang tua dinilai menjadi modal utama dalam memompa mental bertanding anak.
Melalui konsistensi kompetisi ini, Fadhil optimis Jambi akan melahirkan talenta-talenta sepak bola baru yang mampu menembus skuad tim nasional Indonesia serta mengharumkan nama daerah di kancah nasional. (adv)
















