“kita minta pandangan pendapat dari teman-teman dari pejabat Jawa Barat, BUMD nya dan kala itu kita minta masukkannya sebagai percontohannya,” jelasnya lagi.
BACA JUGA:
Lalu kembali dari situ, Ungkap Gubernur Jambi, Pemprov Jambi mulai menyurati PetroChina, mempelajari nya kan.
“Nah waktu itu belum ada jawaban, setelah kita mulai menemui pihak-pihak terkait ya, Alhamdulillah 2023 datang surat dari PetroChina menyatakan mereka bersedia untuk memberikan PI itu, dengan segala persyaratan diberikan,” terangnya.
Artinya Maret 2023, Sebut Al Haris, sekarang pada posisi April 2025 itu 2 tahun.
BACA JUGA:
“Sekarang posisinya itu dari kementerian ESDM sudah menyurati PetroChina, dari SKK Migas juga sudah menyurati PetroChina dan itu yang bilang ke saya Women dan Juga Pak Joko Susanto Kepala SKK Migas,” terangnya.
Saat ini, Al Haris menegaskan Pemprov Jambi tinggal lagi menunggu jawaban dari PetroChina, Pihak mereka hari ini sedang meminta persetujuan dari BUMN China.
“Karena PetroChina ini adalah BUMN nya China, ketika ini BUMN nya milik negara tentu mereka juga persetujuan dari negara, termasuk juga persetujuan dari partai pemenang di China itu. Itu infomasi yang saya dapat dari teman-teman SKK Migas dan ESDM kemarin,” tambahnya.
Dan pekan depan tanggal 29 April 2025, Presiden PetroChina akan datang berkunjung ke Jambi.
BACA JUGA:
Al Haris Lantik Pengurus PKK dan Posyandu: Pemerintah Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
“Saya sudah mengundang Dewan kemarin silakan Pansus PI ikut hadir pertemuan dengan PetroChina, mudah-mudahan ada berita baik dari mereka ya kan,” harapnya.
















