• Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Aktual dan Terkini
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
  • NEWS
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • POLITIK
  • EKBIS
    • OTO & TEKNO
  • HUKUM
    • KABAR TNI – POLRI
  • OPINI
  • TREND
    • SPORT
    • RELIGI
    • HIBURAN & WISATA
    • KESEHATAN
  • JAMBI
  • BENGKULU
    • KAUR
    • LEBONG
    • REJANG LEBONG
    • BENGKULU SELATAN
    • SELUMA
    • KEPAHIANG
    • MUKOMUKO
  • SUMSEL
    • MUSI BANYUASIN
  • JATIM
    • JEMBER
  • LAMPUNG
    • TULANG BAWANG
  • Lainnya..
    • PENDIDIKAN
Berita Terbaru
  • NEWS
  • POLITIK
  • EKBIS
  • HUKUM
  • OPINI
  • TREND
  • JAMBI
  • BENGKULU
  • SUMSEL
  • JATIM
  • LAMPUNG
  • Lainnya..

Tiga Usulan Menag terkait MBG untuk Santri, dari Perluasan Jangkauan sampai Rantai Pasok Makanan

29/07/2026
PostTweetSend
Dibaca 3,331

AMPAR.ID – Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan dan perluasan jangkauan penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya bagi kalangan santri di pondok pesantren. Usulan ini disampaikan mengingat jangkauan MBG bagi santri memang perlu diperluas.

Hal tersebut Menag sampaikan dalam giat Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Tata Kelola MBG di Jakarta. Rakortas ini dipimpin Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Hadir, utusan dari BGN, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Badan Komunikasi (Bakom)RI, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Kementerian PPPA, Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, dan instansi terkait lainnya.

Menag menyoroti bahwa santri adalah kelompok sasaran prioritas yang sangat membutuhkan intervensi gizi dari pemerintah, namun angka keterjangkauannya saat ini masih sangat minim.

Berdasarkan data Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Badan Gizi Nasional (BGN) per 28 Juli 2026, dari total populasi 4.268.848 santri di Indonesia, baru sebanyak 61.195 santri yang terlayani program MBG.

“Angka ini baru sekitar 1,43 persen dari total keseluruhan santri kita. Kelompok santri ini boleh dikatakan sebagai pihak yang paling memerlukan sentuhan program gizi, namun ternyata baru sekitar satu persen yang bisa tersentuh. Ini yang perlu kita dorong bersama,” papar Menag, Rabu (29/7/2026).

Menag menyadari bahwa sebagian besar pondok pesantren di Indonesia sudah memiliki dapur umum yang mandiri dan melayani kebutuhan makan santri. Meski demikian, intervensi MBG tetap penting untuk meningkatkan standar angka pemenuhan gizi para santri.

Bacajuga

Desa Tanjung Mulya Gelar Musrenbangdes Tahun Anggaran 2027

Pemdes Pauh Terenja Salurkan BLT-DD 2026 kepada 23 KPM

Tim Gabungan Pantau Pasar Tanjung dan Ritel, Harga Beras Jember Dipastikan Sesuai HET

Kisruh Muswil APJII Jambi, Kadin : Penggugat dan Tergugat Harus Segera Berdamai

Hal kedua yang diusulkan Menag adalah Badan Gizi Nasional (BGN) dapat melibatkan ekosistem pesantren dalam rantai pasok program ini. “Terkait dengan supplier bahan makanan untuk program MBG ini, kami mengusulkan agar BGN mungkin bisa memanfaatkan dan memberdayakan sumber-sumber bahan baku yang selama ini sudah ada dan dikelola secara mandiri oleh pesantren itu sendiri. Ini tak hanya akan menekan biaya logistik tetapi juga semakin menghidupkan kemandirian ekonomi pesantren,” usul Menag.

Ketiga, Menag menyampaikan masukan terkait teknis distribusi logistik MBG agar disesuaikan dengan kebiasaan di lingkungan pesantren, salah satunya adalah kebiasaan Puasa Sunah Senin-Kamis. “Di pondok pesantren itu ada kebiasaan puasa Senin dan Kamis. Hal ini tentu kurang sinkron dengan jadwal distribusi makanan dari Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) yang umumnya diantar pada siang hari. Oleh karena itu, perlu ada penyesuaian jadwal distribusi, misalnya dikirim menjelang waktu berbuka puasa agar makanan yang diterima santri tetap fresh,” jelasnya.

Terkait tata kelola, Menag menekankan bahwa validitas data adalah syarat awal yang utama agar program MBG tepat sasaran. “Kalau data kita tepat, saya kira tidak akan sulit mengurai permasalahan. Tetapi kalau datanya tidak valid, pasti akan susah untuk menyelesaikan persoalan di lapangan,” ucapnya.

Ia memastikan bahwa struktur di bawah Kemenag siap bersinergi penuh dan mengambil langkah proaktif. “Kemenag akan segera bergerak dan ini akan diselesaikan dalam waktu yang secepatnya, insyaallah. Dengan data yang valid, Kementerian Agama melalui kelompok santrinya, madrasahnya, dan kelompok-kelompok lintas agama lainnya, insyaallah akan lebih praktis untuk bekerja sama dan berkolaborasi dengan lembaga pengelola program ini ke depan,” pungkas Menag.

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pemerintah saat ini terus berupaya memperbaiki sistem tata kelola program MBG agar dampaknya lebih optimal dan tepat sasaran.

“Dalam waktu dekat, kita targetkan penataan SPPG ini segera rampung, khususnya terkait pemenuhan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SHLS). Pendataan untuk area prioritas penerima manfaat juga harus segera diselesaikan, di mana fokus utama kita menyasar wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T),” tegas Zulkifli Hasan.

Ia menggarisbawahi komitmen seluruh pihak terkait dengan percepatan data lintas sektoral. “Melalui rapat hari ini, kita juga telah menyepakati langkah percepatan. Paling lambat 5 Agustus mendatang, pemutakhiran data dari seluruh kementerian dan lembaga yang terlibat dalam program MBG ini harus sudah disetorkan. Sinkronisasi data ini adalah prioritas yang harus segera diselesaikan,” ucap Menko Pangan.

Berita sebelumnya

Menaker: Hubungan Industrial Harus Adaptif Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Berita selanjutnya

Ukir Senyum Anak Desa Kesongo, Sisi Humanis Satgas TMMD 129 Bojonegoro Sentuh Hati Warga

Berita Terkait

Desa Tanjung Mulya Gelar Musrenbangdes Tahun Anggaran 2027

28/09/2026

Pemdes Pauh Terenja Salurkan BLT-DD 2026 kepada 23 KPM

28/09/2026
Tim Satgas Saber Pangan gabungan saat sidak pasar tradisional, Senin (28/9/2026). (Foto: Teamwork)

Tim Gabungan Pantau Pasar Tanjung dan Ritel, Harga Beras Jember Dipastikan Sesuai HET

28/09/2026

Kisruh Muswil APJII Jambi, Kadin : Penggugat dan Tergugat Harus Segera Berdamai

25/09/2026

Meninggal Saat Jalankan Tugas, Pekerja DLH Kota Jambi Dapat Santunan dan Beasiswa Anak

25/09/2026

Samsung Galaxy A08 Resmi Hadirkan Baterai Besar 6.000 mAh, Fitur AI, dan Update Software Hingga 6 Tahun

25/09/2026

Tinjau Sejumlah Infrastrukur Terdampak Bencana di Solok, Wapres Dorong Percepatan Perbaikan Akses dan Layanan Publik

25/09/2026

Musyawarah RKPDes 2027 Desa Lubuk Sanai Fokus Pembangunan Rabat Beton dan TPT

25/09/2026

Pembangunan Jalan Rabat Beton 100 Meter di RT 06 Desa Suka Maju Jadi Akses Penghubung dan Dukung Aktivitas Pelajar

25/09/2026

OJK Dorong Generasi Muda Menjadi Penggerak Ekonomi dan Keuangan Syariah Melalui ISPO 2026

25/09/2026
Berita selanjutnya

Ukir Senyum Anak Desa Kesongo, Sisi Humanis Satgas TMMD 129 Bojonegoro Sentuh Hati Warga

Menembus Terik Kedungadem: Saat Personel Satgas TMMD 129 Bojonegoro Merajut Harapan Mbah Samijan

Fasilitasi Pengembalian Bayi Gia yang Dijual Ayah Kandung, Anngota DPR RI Rocky Candra: Kasih Sayang Ibu Tak Bisa Dinilai dengan Uang

Fasilitasi Pengembalian Bayi Gia yang Dijual Ayah Kandung, Anngota DPR RI Rocky Candra: Kasih Sayang Ibu Tak Bisa Dinilai dengan Uang

Bupati Jember memasang stiker di rumah warga miskin. (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

Home Care Jember Sasar Warga Miskin Hingga Pelosok

Gus Fawait mendengarkan aspirasi warga di Balai Desa Gugut, Rabu (29/7/2026). (Foto: Dok/Diskominfo Jember)

Serap Aspirasi Warga, Bupati Jember Perkuat Evaluasi Program Homecare

TERHANGAT

Lirik Lagu Bintang - Anima Band/ (Foto: Cuplikan layar Youtube @AnimaBandOfficialAnima)

Lirik Lagu Bintang – Anima Band

04/02/2024

Ahli Waris Ketua RT Terima Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan

8.190 PPPK Jember Diperpanjang, Gus Fawait Siapkan Alih Status

HKI Percepat Pembangunan Jalan Tol Betung-Jambi Seksi 1A, Progress Konstruksi Capai 69%

KPM Terima BLT DD, Bukti Nyata Kepedulian Pemdes Bandar Jaya

Penyaluran BLT DD Desa Sumber Makmur Tahun 2026 Tahap 3

New Honda Vario 125 dengan Penyegaran Warna Baru telah Hadir di Jambi

Viral Video Syur Mirip Gisel, Tagar Cowonya Ikut Trending di Twitter

Honda ST125 Dax Tampil Makin Ikonik dengan Warna Baru

New Honda BeAT, Always BeAT for You

Berita Media Online

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.

INFORMASI

  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

MEDIA SOSIAL

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Ampar
  • Disclaimer
  • Karir
  • Kode Etik
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Copyright @ 2020 Ampar.id - PT MEDIA AMPAR KJA Supported by Ara.