AMPAR.ID, DELI SERDANG – Setelah ramainya pemberitaan sebuah tempat hiburan karoke keluarga KTV ‘Valentine Karaoke Keluarga’ di Desa Emplasmen Kuala Namu, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara yang diduga menyedikan miras dan LC.
Boy Sirait, Selaku Pengacara Valentine Karaoke Keluarga mengakui Kliennya Valentine Karaoke Keluarga Tidak Ada Izin Jual Miras, katanya melalui komunikasi celuler saat ditanyakan tim awak media Senin, (20/06) Sore
Selain sebutkan jika kliennya tidak miliki izin jual miras, kepada wartawan Boy mengungkapkan dalam waktu dekat izin jual miras pada usaha kliennya itu segera dimiliki, namun Boy tampak bingung sebutkan izin miras usaha kliennya itu diterbitkan dari Dinas apa, dan pastikan bukan dari Dinas Perizinan Pemkab Deli Serdang.
Mengingat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Deli Serdang kerap tak capai target, disinyalir sebagian sebabnya adalah dampak dari dugaan pembiyaran oleh pejabat Pemda Deli Serdang terkait, karena enggan tindak temuan atas ulah oknum pengusaha yang hobi mangkir dari kewajiban pajak demi laba sendiri atau kelompoknya.
“Izin minuman beralkohol itu bukan dari Dinas Perizinan (Pemkab Deli Serdang), itu masi… dalam minggu ini uda siap itu, uda keluar izinnya itu. Iya kalo itu (SITU-MB) belum ada itu memang belum ada izinnya itu, tapi uda…uda diurus izinnya itu,” terang pengacara Owner Valentine Karaoke Keluarga KTV ini.
Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan selaku pengawas usaha industri dan dagang di Deli Serdang kepada wartawan yakin sepengetahuannya, Bupati tidak pernah terbitkan SITU-MB bagi usaha KTV keluarga di Deli Serdang.
Lebih lanjut, berdasarkan informasi dari berita yang diterbitkan Media Purna Polri pada tanggal 12 April 2020, disinggung wartawan terkait tentang pernah pada 8 April 2020 pengunjung Valentine Karaoke Keluarga KTV inisial BS (19) diduga meninggal dalam kondisi mulut keluarkan buih (keracunan atau over dosis), Boy sontak meminta wartawan untuk tidak ungkap kasus yang menurutnya telah selesai.
“Kalo itu saya gak tau itu, apa hubungannya kesitu rupanya bos. Kok kait-kaitkan kesitu lagi,” ucap Boy Sirait meminta untuk tidak diungkap kasus dugaan pelanggan Valentine Karaoke Keluarga yang berada di Desa Emplasmen Kuala Namu Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang yang meninggal, dikabarkan OD. Tim awak media pun bertanya Tanya, ada apa kenapa kita diminta untuk tidak mengungkap kembali pengunjung yang meninggal yang diduga overdosis (OD) tersebut.
Tentang usaha Kliennya yang disinyalir telah lama berjalan mulus tanpa terganjal aturan dalam jajakan miras dan wanita berpakaian seksi diduga guna pikat pelanggan, serta beroprasi diluar jam ketentuan pada izin yang di tegaskan Kadis Perizinan Pemkab Deli Serdang, hingga belakangan di soal oleh banyak media. Saat ditanya lebih mendetail terkait usaha Kliennya, bernada kecaman, Boy Sirait himbau kekuatan tulang kepada wartawan.
“Jangan. Jangan di… di buat-buat isu-isu yang enggak- enggak. Emang… emang uda kuat rupanya tulang kering yang bilang ada isu-isu (informasi yang diterima media) itu, biar tau kita kalo uda kuat tulang keringnya,” kecam Boy tanpa merinci maksud dari himbauannya.
(Tim)
















