AMPAR.ID, BATANG HARI – Pemerintah Kabupaten Batang Hari merealisasikan penyaluran bantuan sosial bagi warga yang terdampak bencana alam maupun non-alam. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Batang Hari, Zulva Fadhil, kepada 13 penerima manfaat di Ruang Kaca Rumah Dinas Bupati Batang Hari, Selasa (17/3/2026).
Total anggaran sebesar Rp100 juta dikucurkan dalam program ini sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah guna meringankan beban ekonomi masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
Dalam sambutannya, Zulva Fadhil menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang dialami para korban. Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang kesulitan adalah prioritas utama.
“Kami turut berduka atas musibah yang terjadi. Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Meski bukan sebagai ganti rugi sepenuhnya, kami berharap bantuan ini menjadi stimulan bagi warga untuk kembali bangkit,” ujar Zulva.
Zulva juga memberikan apresiasi kepada jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Hari atas respons cepat mereka dalam memproses administrasi hingga bantuan tersebut dapat diterima oleh masyarakat. Namun, secara terbuka ia juga menyampaikan permohonan maaf terkait waktu penyaluran.
“Kami memohon maaf atas keterlambatan penyaluran bantuan ini yang seharusnya terealisasi sejak Desember 2025. Pemerintah Kabupaten Batang Hari akan terus berupaya responsif dalam menangani persoalan kemanusiaan di daerah ini,” tambahnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Batang Hari, Solihin, menjelaskan bahwa bantuan tersebut menyasar kategori penerima yang telah melalui proses verifikasi lapangan. Langkah ini diambil agar bantuan tepat sasaran dan sesuai dengan tingkat kerugian yang dialami warga.
“Semoga dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Batang Hari ini benar-benar dapat membantu meringankan beban para penerima, baik mereka yang terdampak bencana alam maupun situasi mendesak lainnya,” pungkas Solihin.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Batang Hari dalam memberikan perlindungan sosial dan memastikan masyarakat terdampak bencana tidak merasa berjuang sendirian. (Adv)
















